By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: FKMPI Bantu Warga Terdampak Banjir dan Longsor di Aceh Tamiang!
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » FKMPI Bantu Warga Terdampak Banjir dan Longsor di Aceh Tamiang!

Terkini

FKMPI Bantu Warga Terdampak Banjir dan Longsor di Aceh Tamiang!

Adrian
By
Adrian
6 months ago
Share
5 Min Read
Forum Komunikasi Masyarakat Perhutanan Indonesia (FKMPI) menyerahkan bantuan bagi masyarakat terdampak banjir dan longsor di Desa Babo, Kecamatan Bandar Pusaka, Kabupaten Aceh Tamiang, Sabtu (20/12/2025) (Sumber : antaranews.com)
Forum Komunikasi Masyarakat Perhutanan Indonesia (FKMPI) menyerahkan bantuan bagi masyarakat terdampak banjir dan longsor di Desa Babo, Kecamatan Bandar Pusaka, Kabupaten Aceh Tamiang, Sabtu (20/12/2025) (Sumber : antaranews.com)
SHARE

Inversi Forum Komunikasi Masyarakat Perhutanan Indonesia (FKMPI) menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak banjir dan longsor di Desa Babo, Kecamatan Bandar Pusaka, Kabupaten Aceh Tamiang.

Aksi kemanusiaan tersebut merupakan bagian dari Program Tanggap Bencana Sektor Kehutanan, yang digagas sebagai respon terhadap bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah di Aceh dan Sumatra.

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) Soewarso, mewakili FKMPI, mengatakan penyaluran bantuan ini tidak hanya dimaksudkan sebagai pemenuhan kebutuhan logistik masyarakat, tetapi juga sebagai wujud rasa empati, solidaritas, dan kepedulian sektor kehutanan terhadap masyarakat yang terdampak bencana.

“Bantuan ini tidak hanya dimaksudkan sebagai dukungan logistik, tetapi juga sebagai bentuk empati dan solidaritas. Kami ingin memastikan bahwa sektor kehutanan hadir untuk masyarakat, terutama ketika mereka menghadapi masa-masa sulit,” ujar Soewarso dalam keterangannya di Jakarta, Minggu.

Bantuan yang disalurkan meliputi genset berkapasitas 3.000 watt untuk kebutuhan listrik darurat, paket sembako, selimut, karpet, dan perlengkapan khusus perempuan. Bantuan tersebut secara simbolis diserahkan Ketua Umum APHI kepada Anggota DPRD Aceh Tamiang, Muhammad Yunus, untuk kemudian diteruskan kepada masyarakat terdampak di Desa Babo.

Menurut Soewarso, kepedulian sosial merupakan bagian dari komitmen pengelolaan hutan berkelanjutan. Keberlanjutan sektor kehutanan tidak hanya dinilai dari aspek ekonomi dan lingkungan saja, tetapi juga dari sejauh mana sektor ini mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Keberlanjutan itu tidak hanya soal lingkungan dan ekonomi. Ia juga tentang bagaimana sektor ini hadir, membantu, dan menguatkan masyarakat ketika mereka berada dalam kondisi krisis,” tegasnya.

FKMPI menegaskan bahwa seluruh bantuan disusun berdasarkan kebutuhan nyata di lapangan. Penyusunan bantuan dilakukan setelah melalui koordinasi dengan pengurus daerah dan pemangku kepentingan setempat, agar penyaluran bantuan benar-benar tepat sasaran, terutama bagi kelompok masyarakat rentan seperti perempuan, anak-anak, dan lansia.

FKMPI sendiri merupakan forum kolaboratif dari berbagai asosiasi sektor kehutanan, antara lain APHI, APKI, APKINDO, ISWA, ASMINDO, ILWA, dan HIMKI. Sinergi ini diharapkan menjadi kekuatan besar dalam mempercepat pemulihan masyarakat terdampak bencana.

Baca Juga :

Kebiasaan Begadang di Usia Muda Bisa Picu Penyakit Mematikan!
SD Pusri Palembang Gegerkan Kota! Siswa-siswi Berprestasi Berjejer Sepanjang 2025, Dari Sains Sampai Renang!

Lebih lanjut, Soewarso menjelaskan bahwa penyaluran bantuan di Desa Babo merupakan bagian dari rangkaian program yang dilakukan secara bertahap di wilayah terdampak banjir dan longsor di Aceh dan Sumatra Utara. Program ini dirancang tidak hanya untuk fase tanggap darurat, tetapi juga untuk mendukung proses pemulihan awal masyarakat.

“Melalui Program Tanggap Bencana ini, kami ingin memastikan bahwa sektor kehutanan hadir tidak hanya pada fase darurat. Kami juga ingin membantu proses pemulihan sosial masyarakat agar mereka bisa kembali bangkit,” ucapnya.

Bencana banjir dan longsor yang melanda Aceh Tamiang diketahui membawa dampak besar bagi masyarakat, baik secara sosial maupun ekonomi. Desa Babo menjadi salah satu wilayah yang mengalami kerusakan cukup parah.

Anggota DPRD Aceh Tamiang, Muhammad Yunus, yang turut menerima bantuan tersebut mengungkapkan kondisi masyarakat yang benar-benar terpukul akibat bencana. Menurutnya, Desa Babo yang sebelumnya menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat kini nyaris tidak tersisa akibat terjangan banjir dan longsor.

“Desa Babo yang sebelumnya menjadi pusat perekonomian sekarang tidak bersisa, habis diterjang banjir dan longsor. Kehadiran bantuan yang sesuai kebutuhan lapangan sangat berarti bagi masyarakat dalam masa pemulihan,” ujarnya.

Muhammad Yunus juga menegaskan pentingnya penguatan kolaborasi lintas sektor dalam penanganan bencana. Menurutnya, kerja sama antara pemerintah, dunia usaha, asosiasi, serta masyarakat harus terus diperkuat sebagai bagian dari semangat gotong royong nasional.

Selain memberikan bantuan, program ini juga diharapkan mampu memperkuat ketahanan masyarakat ke depan. Dengan adanya sinergi berkelanjutan antara sektor kehutanan, pemerintah, dan masyarakat, diharapkan proses pemulihan dapat berjalan lebih cepat dan efektif.

Program Tanggap Bencana Sektor Kehutanan yang dijalankan FKMPI bukan hanya sekadar penyerahan bantuan, melainkan juga bagian dari upaya jangka panjang untuk membangun kesadaran sosial dan tanggung jawab bersama dalam menghadapi risiko bencana alam.

Aksi kemanusiaan di Desa Babo diharapkan menjadi inspirasi bagi sektor lain untuk ikut serta membantu masyarakat di daerah terdampak. Kehadiran sektor kehutanan melalui FKMPI menunjukkan bahwa dunia usaha tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang kuat.

Dengan tersalurkannya bantuan ini, diharapkan masyarakat Desa Babo dapat terbantu dalam memenuhi kebutuhan mendasar mereka selama masa pemulihan, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam menghadapi bencana.

You Might Also Like

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat
Bola “Meriam” dan Rahasia Banjir Gol di Piala Dunia 2026
Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan
Dramatis! Aljazair Paksa Yordania Angkat Koper Lebih Cepat
Haaland Menggila, Viking Norwegia Meluncur Mulus ke Fase Gugur
TAGGED:AcehAceh TamiangBanjirBanjir dan LongsorBantuFKMPILongsorWarga
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena (Sumber : antaranews.com) Gubernur NTT Dorong ASN Wajib Belanja Produk UMKM di NTT Mart!
Next Article Bantuan bagi warga terdampak banjir d ari Pemkab Pasaman Barat sampai di Jorong Sikabau, Nagari Ranah Koto Tinggi, Kecamatan Koto Balingka, Minggu (21/12/2025) (Sumber : antaranews.com) Pemkab Pasaman Barat Salurkan Bantuan ke Sikabau, Pastikan Pemulihan Pascabanjir
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

Bahlil Gelontorkan Rp10 Triliun! Ribuan Desa Siap Keluar dari Gelap

Program BPBL Bahlil Terangi 220 Ribu Rumah, Listrik Gratis Tembus Pelosok

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Tak Cuma Mbappe! Trio Maut Prancis Kirim Sinyal Bahaya ke Semua Rival

5 hours ago
Pildun 2026Terkini

Argentina Tanpa Messi? Jawabannya Mulai Terlihat dan Bikin Suporter Was-was

7 hours ago
Pildun 2026Terkini

Belgia Terancam Pulang Lagi, Iran Bikin Kejutan! Grup G Piala Dunia Makin Brutal

1 day ago
Pildun 2026Terkini

Cape Verde Tinggal Selangkah Ukir Sejarah ke Babak Gugur Piala Dunia

1 day ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index