By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Gemas Boleh, Tapi Jangan Asal Cium Anak Orang Saat Lebaran
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Gemas Boleh, Tapi Jangan Asal Cium Anak Orang Saat Lebaran

Kesehatan

Gemas Boleh, Tapi Jangan Asal Cium Anak Orang Saat Lebaran

Jack
By
Jack
3 months ago
Share
3 Min Read
Ilustrasi cium anak. (Foto: Freepik)
SHARE

INVERSI.ID – Dokter spesialis anak dr. Leonirma Tengguna, M.Sc, Sp.A, CIMI mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati saat berinteraksi dengan anak-anak ketika bersilaturahmi pada momen Lebaran. Ia menyoroti kebiasaan menyentuh atau mencium anak secara spontan yang dinilai berpotensi membahayakan kesehatan mereka.

Menurut dokter lulusan Universitas Gadjah Mada tersebut, kebiasaan lain yang juga perlu dihindari saat bertemu anak-anak adalah memberi makanan secara sembarangan tanpa persetujuan orang tua.

“Gemas sama anak orang boleh, tapi jangan main cium, pegang, apalagi asal suapin. Kita gak tau kuman apa yang nempel di tangan kita dan apakah makanan itu aman dimakan si anak,” katanya dalam unggahan di akun Instagram @dokteranak_leonirma dan telah dikonfirmasi, Rabu.

Leonirma menjelaskan bahwa sistem kekebalan tubuh anak masih belum berkembang secara sempurna dibandingkan orang dewasa. Kondisi tersebut membuat anak lebih rentan terserang penyakit jika terpapar kuman, termasuk melalui sentuhan tangan yang tidak bersih.

Karena itu, ia menyarankan masyarakat untuk tetap menjaga batasan saat ingin berinteraksi dengan anak-anak milik orang lain.

Jika ingin berinteraksi atau menunjukkan rasa sayang kepada anak, dokter yang tergabung dalam Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) tersebut menyarankan agar terlebih dahulu meminta izin kepada orang tua mereka.

Hal ini juga penting terutama jika ingin memberikan makanan atau camilan kepada anak. Persetujuan orang tua diperlukan untuk memastikan makanan yang diberikan aman dan tidak memicu alergi atau masalah kesehatan lainnya.

Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan tangan sebelum berinteraksi dengan anak. Mencuci tangan menggunakan sabun atau cairan antiseptik dapat membantu mengurangi risiko penularan kuman melalui sentuhan.

Bagi orang yang sedang merasa kurang sehat, penggunaan masker juga dianjurkan agar aktivitas silaturahmi saat Lebaran tetap aman bagi semua orang, khususnya anak-anak.

Baca Juga :

Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting Meninggal Dunia
Khasiat Daun Pegagan untuk Kesehatan dan Cara Mengolahnya

Menutup pesannya, dokter Leonirma mengingatkan bahwa rasa sayang kepada anak tidak selalu harus ditunjukkan dengan sentuhan fisik.

“Kasih THR-nya aja. Sayang anak gak harus pegang, peduli gak harus bikin anak sakit.”

Pesan tersebut juga relevan dengan kondisi kesehatan masyarakat saat ini, di mana sejumlah penyakit menular seperti super flu dan campak dilaporkan tengah meningkat di Indonesia.

Sentuhan secara sembarangan kepada anak berpotensi menjadi media penularan penyakit tersebut, terutama jika tidak diimbangi dengan penerapan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

You Might Also Like

Dokter Ungkap Gejala Stroke yang Sering Tak Disadari, Salah Satunya Vertigo Mendadak
Dokter Ungkap Waktu Terbaik dan Manfaat Olahraga bagi Ibu Hamil
IDAI: Polusi Udara Sebabkan 7 Juta Kematian Dini, Anak Jadi Kelompok Paling Rentan
Rupiah Melemah, Harga Obat Bakal Melambung: Ketahanan Kesehatan RI Diuji
Dokter Ingatkan Bahaya Flu Singapura, Vaksinasi Jadi Perlindungan Penting
TAGGED:kesehatanLebaranVirus
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Syuting Film Ikatan Darah, Derby Romero Sempat Alami Gejala Heat Stroke
Next Article Airlangga: Indonesia Berpotensi Masuk Lima Ekonomi Terbesar Dunia pada 2050
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Kesehatan

Waspada! Diare Tak Kunjung Sembuh Bisa Jadi Gejala Radang Usus Kronis

4 weeks ago
Foto : Ibu memberikan Makanan Bergizi Gratis kepada Balita di Posyando Bougenville, Makassar, Sulawesi Selatan (Sumber : https://bgn.go.id/)
MBG

Sinergi Posyandu & SPPG! Kawal Anak dan Kesehatan Ibu dari Program MBG

1 month ago
Kesehatan

Ahli Sebut COVID-19 Masih Ada, Tapi Dampaknya Tak Separah Masa Pandemi

1 month ago
Kesehatan

Warga Mulai Khawatir Hantavirus, DPRD DKI Desak Pemerintah Perkuat Edukasi

1 month ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index