By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Gen Z dan Dunia Kerja: Antara Harapan Besar dan Tantangan Mentalitas
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Gen Z dan Dunia Kerja: Antara Harapan Besar dan Tantangan Mentalitas

Terkini

Gen Z dan Dunia Kerja: Antara Harapan Besar dan Tantangan Mentalitas

Jack
By
Jack
1 year ago
Share
3 Min Read
Anak Muda
SHARE

INVERSI.ID – Usia 18 hingga 23 tahun sering disebut sebagai usia emas dalam memasuki dunia kerja dan berkontribusi dalam pembangunan ekonomi. Kelompok usia ini didominasi oleh Generasi Z (Gen Z), generasi yang tumbuh di era digital dan dikenal adaptif terhadap teknologi. Namun, kesiapan mental mereka dalam menghadapi tantangan dunia kerja masih menjadi sorotan.

Contents
Peran Perguruan Tinggi dalam Membentuk Mental TangguhKeseimbangan Hidup Jadi Prioritas Gen ZSuka Tantangan dan Cepat Belajar, Asalkan Didukung

Hal ini disampaikan oleh Prof. Dr. Fithriatus Shalihah, S.H., M.H., dosen Magister Hukum Universitas Ahmad Dahlan (UAD), dalam kuliah bersama bertema “Gen Z di Dunia Kerja” yang digelar pada 5 Mei 2025 di Kampus IV UAD.

“Gen Z memiliki keinginan dan harapan besar, tetapi kesiapan mental dan keterampilan praktis masih perlu ditingkatkan. Ini menjadi tantangan bagi dunia pendidikan dan industri,” ujar Prof. Fithriatus.

Peran Perguruan Tinggi dalam Membentuk Mental Tangguh

Prof. Fithriatus menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab penting untuk menyiapkan mahasiswa menghadapi realitas dunia kerja. Hal ini mencakup peningkatan kualitas pendidikan, pelatihan keterampilan praktis, dan penyediaan akses terhadap pengalaman kerja sejak dini.

“Perlu adanya fasilitasi lapangan kerja skala kecil di kampus, agar mahasiswa punya pengalaman nyata sebelum benar-benar terjun ke dunia kerja,” tambahnya.

Keseimbangan Hidup Jadi Prioritas Gen Z

Ciri khas Gen Z dalam bekerja berbeda dibanding generasi sebelumnya. Mereka mengutamakan work-life balance, menghargai waktu pribadi, dan menghindari tekanan kerja yang berlebihan. Lingkungan kerja yang fleksibel, seperti sistem kerja remote atau hybrid, menjadi daya tarik utama bagi mereka.

“Gen Z sangat memperhatikan kesehatan mental. Jika tempat kerja tidak nyaman, mereka tidak ragu untuk pindah,” jelas Fithriatus.

Perilaku ini sering kali menimbulkan kesan bahwa Gen Z kurang loyal atau tidak tahan banting, meski di sisi lain menunjukkan bahwa mereka memiliki kesadaran tinggi terhadap kesejahteraan diri.

Suka Tantangan dan Cepat Belajar, Asalkan Didukung

Meski banyak tantangan, Gen Z juga membawa harapan besar. Mereka dikenal sebagai generasi yang cepat beradaptasi, menyukai tantangan, dan terbuka terhadap peluang pengembangan diri.

Baca Juga :

Puan Maharani soal Sengketa Pemilu 2024 di MK, Indonesia Negara Hukum
Fakta-fakta Putra Wibowo, Buronan Kasus Trading Viral Blast Berhasil Ditangkap

“Kabar baiknya, Gen Z punya semangat untuk berkembang. Mereka hanya perlu ruang yang tepat untuk mengekspresikan potensi,” kata Fithriatus.

Dengan pendekatan yang tepat dari dunia pendidikan dan dunia kerja, Gen Z bisa menjadi pendorong utama terciptanya lingkungan kerja yang inovatif, kreatif, dan kompetitif. Hal ini diharapkan dapat menekan angka pengangguran serta meningkatkan daya saing tenaga kerja muda Indonesia.***

You Might Also Like

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat
Bola “Meriam” dan Rahasia Banjir Gol di Piala Dunia 2026
Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan
Dramatis! Aljazair Paksa Yordania Angkat Koper Lebih Cepat
Haaland Menggila, Viking Norwegia Meluncur Mulus ke Fase Gugur
TAGGED:gen zkerja
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Viral! Tiga Siswi Jabar Kritik Politisi, Minta Dikirim ke Barak Militer
Next Article Kenapa Gen Z Suka Podcast Horor? Ini Alasannya yang Lebih Dalam dari Sekadar Takut
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

Bahlil Gelontorkan Rp10 Triliun! Ribuan Desa Siap Keluar dari Gelap

Program BPBL Bahlil Terangi 220 Ribu Rumah, Listrik Gratis Tembus Pelosok

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Tak Cuma Mbappe! Trio Maut Prancis Kirim Sinyal Bahaya ke Semua Rival

15 hours ago
Pildun 2026Terkini

Argentina Tanpa Messi? Jawabannya Mulai Terlihat dan Bikin Suporter Was-was

16 hours ago
Pildun 2026Terkini

Belgia Terancam Pulang Lagi, Iran Bikin Kejutan! Grup G Piala Dunia Makin Brutal

2 days ago
Pildun 2026Terkini

Cape Verde Tinggal Selangkah Ukir Sejarah ke Babak Gugur Piala Dunia

2 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index