By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Hamas Disebut Serahkan Senjata demi Status Politik, Israel Menolak
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Hamas Disebut Serahkan Senjata demi Status Politik, Israel Menolak

Internasional

Hamas Disebut Serahkan Senjata demi Status Politik, Israel Menolak

Jack
By
Jack
6 months ago
Share
3 Min Read
Ilustrasi Hamas. (Foto: Antara)
SHARE

INVERSI.ID – Amerika Serikat (AS) dan gerakan Palestina Hamas dilaporkan mencapai kesepakatan strategis yang mencakup penyerahan senjata serta peta terowongan bawah tanah di Jalur Gaza. Sebagai imbalannya, Hamas disebut akan tetap mempertahankan statusnya sebagai partai politik dan tidak dikenai tindakan tertentu.

Contents
Isi Kesepakatan AS dan HamasPenolakan Israel dan Rencana Pemerintahan GazaTahap Baru Rencana Perdamaian Gaza

Informasi tersebut disampaikan penyiar Sky News Arabia pada Kamis (22/1) dengan mengutip sejumlah sumber yang mengetahui proses pembicaraan kedua pihak.

Isi Kesepakatan AS dan Hamas

Menurut laporan tersebut, kesepakatan memungkinkan Hamas menyerahkan persenjataan dan informasi jaringan terowongan di Gaza kepada pihak Amerika Serikat. Sebagai gantinya, status Hamas sebagai partai politik tetap diakui.

“Telah dicapai kesepakatan antara Hamas dan Amerika Serikat terkait penyerahan senjata dan peta terowongan bawah tanah Gaza sebagai imbalan atas dipertahankannya status gerakan tersebut sebagai partai politik yang tidak akan dikenai tindakan apa pun,” ujar seorang sumber kepada Sky News Arabia.

Kesepakatan itu juga disebut membuka peluang bagi para pemimpin politik dan militer Hamas untuk meninggalkan Jalur Gaza dengan jaminan perlindungan dari Amerika Serikat. Perlindungan tersebut termasuk bagi tokoh Hamas yang berada di luar negeri, agar tidak menghadapi penuntutan di masa depan oleh Israel.

Penolakan Israel dan Rencana Pemerintahan Gaza

Meski demikian, sumber yang sama mengungkapkan bahwa Israel menolak sejumlah poin penting dalam kesepakatan tersebut, termasuk pengakuan Hamas sebagai partai politik.

“Washington berupaya mengintegrasikan sebagian personel kepolisian yang berafiliasi dengan Hamas serta mantan anggota gerakan tersebut ke dalam pemerintahan baru Gaza, dengan syarat mereka menjalani proses pemeriksaan oleh Amerika Serikat dan Israel,” tambah sumber itu.

Langkah ini disebut sebagai bagian dari upaya membentuk struktur pemerintahan baru di Gaza yang lebih stabil pascakonflik.

Tahap Baru Rencana Perdamaian Gaza

Sebelumnya pada hari yang sama, Presiden AS Donald Trump memperingatkan Hamas saat upacara penandatanganan inisiatif Board of Peace. Ia menegaskan bahwa penolakan untuk menyerahkan senjata akan berdampak fatal bagi kelompok tersebut.

Baca Juga :

Tips Semangat Kerja Setelah Libur Lebaran, Ingat Tujuan dan Atur Pola Tidur
Muda, Berani, dan Peduli: Inovasi Sosial Anak Muda di Youth Sociopreneur Competition 2025

Pada 14 Januari, utusan khusus Presiden AS Steve Witkoff mengumumkan dimulainya tahap kedua dari rencana 20 poin Trump untuk mengakhiri perang di Gaza. Tahap ini mencakup transisi dari gencatan senjata menuju demiliterisasi, pembentukan pemerintahan teknokratik, serta agenda rekonstruksi wilayah.

Pada waktu yang sama, kementerian luar negeri Mesir, Qatar, dan Turki mengumumkan pembentukan komite teknokrat Palestina yang akan memerintah Gaza. Komite tersebut dipimpin oleh Ali Shaath, mantan wakil menteri pemerintahan Palestina yang sebelumnya bertanggung jawab atas pengembangan kawasan industri.

You Might Also Like

Konflik AS-Iran Memanas, PBB Ingatkan Ancaman bagi Stabilitas Dunia
Cuaca Ekstrem Melanda Korea Selatan, Pemerintah Tetapkan Siaga Gelombang Panas Level Peringatan
Dampak Perang Timur Tengah Kian Terasa, Ekonomi Jerman Kehilangan Momentum
Bahlil Pasang Rem! Ekspor Listrik ke Singapura Belum Deal, RI Tak Mau Jual Murah
Malaysia Terancam Krisis BBM, ASN Resmi WFH Mulai Agustus!
TAGGED:Amerika SerikatHamasIsraelpalestina
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Prabowo di WEF Davos: Indonesia Konsisten Pilih Perdamaian dan Kerja Sama Global
Next Article Pemerintah Siapkan 10 Universitas Baru dan Ribuan Sekolah Modern
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo

Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Pulang Terhormat, Turki Bungkam Amerika Serikat 3-2 di Laga Penutup

2 weeks ago
Internasional

Diduga Ada Bom Perang Dunia II, Operasional Bandara Labuan Malaysia Dihentikan

2 weeks ago
Internasional

Dmitry Peskov Sebut Nuklir Satu-satunya Faktor yang Menahan Perang Global

3 weeks ago
EkonomiInternasionalTerkini

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

3 weeks ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index