By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Intelijen AS Sebut Iran Masih Simpan 70 Persen Kekuatan Rudal, Ketegangan Timur Tengah Belum Reda
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Intelijen AS Sebut Iran Masih Simpan 70 Persen Kekuatan Rudal, Ketegangan Timur Tengah Belum Reda

Internasional

Intelijen AS Sebut Iran Masih Simpan 70 Persen Kekuatan Rudal, Ketegangan Timur Tengah Belum Reda

Jack
By
Jack
2 months ago
Share
2 Min Read
Ilustrasi rudal Iran. (Foto: Antara)
SHARE

INVERSI.ID – Ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah kembali menjadi sorotan setelah laporan intelijen Amerika Serikat mengungkap bahwa Iran masih mempertahankan sebagian besar kemampuan militernya, khususnya pada sektor rudal.

Laporan yang dikutip The New York Times menyebutkan Iran masih memiliki sekitar 70 persen kapasitas rudalnya. Tak hanya itu, Teheran juga disebut berhasil memulihkan akses ke 30 dari 33 titik peluncuran rudal yang berada di dekat Selat Hormuz.

Data intelijen tersebut mengungkap bahwa sekitar 70 persen sistem peluncuran rudal Iran masih dapat digunakan. Bahkan, hampir 90 persen fasilitas bawah tanah dan sistem peluncuran rudal dilaporkan telah kembali dapat dioperasikan, baik sebagian maupun sepenuhnya.

Temuan ini memunculkan dugaan bahwa dampak serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap fasilitas strategis Iran tidak sebesar yang sebelumnya diklaim.

Dalam laporan itu disebutkan bahwa Presiden Amerika Serikat Donald Trump bersama para penasihat militernya dinilai terlalu membesar-besarkan tingkat kerusakan fasilitas rudal Iran. Di sisi lain, kemampuan Iran untuk bangkit dan memulihkan kekuatan militernya justru dianggap diremehkan.

Sebelumnya, pada 28 Februari, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan ke sejumlah wilayah Iran. Teheran kemudian membalas dengan menyerang wilayah Israel serta fasilitas militer milik Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.

Washington dan Tel Aviv awalnya menilai operasi militer tersebut sebagai langkah untuk menghadapi ancaman dari program nuklir Iran. Namun, belakangan keduanya memperjelas bahwa serangan itu juga berkaitan dengan keinginan untuk melihat perubahan kepemimpinan di Iran.

Situasi sempat mereda setelah Amerika Serikat dan Iran mengumumkan gencatan senjata pada 7 April. Kedua negara lalu melanjutkan pembicaraan di Islamabad, Pakistan, meski perundingan tersebut dilaporkan belum menghasilkan kesepakatan penting.

Hingga kini belum ada laporan terkait pecahnya kembali konflik bersenjata. Meski demikian, Amerika Serikat diketahui masih memberlakukan blokade terhadap sejumlah pelabuhan Iran, membuat tensi politik dan keamanan di kawasan tetap berada dalam kondisi sensitif.

Baca Juga :

Jadwal Tayang Sinetron Aku Mencintaimu Karena Allah di RCTI
Kesal Pada Kepala Daerah yang Tak Dukung Piala Dunia U-20, Gibran: Venue Sudah Jadi

You Might Also Like

Iran Klaim Serang Pangkalan Militer AS di Tiga Negara Teluk
Konflik AS-Iran Memanas, PBB Ingatkan Ancaman bagi Stabilitas Dunia
Cuaca Ekstrem Melanda Korea Selatan, Pemerintah Tetapkan Siaga Gelombang Panas Level Peringatan
Dampak Perang Timur Tengah Kian Terasa, Ekonomi Jerman Kehilangan Momentum
Bahlil Pasang Rem! Ekspor Listrik ke Singapura Belum Deal, RI Tak Mau Jual Murah
TAGGED:IranIran-ASKonflik Timur Tengah
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Foto : Program Makan Bergizi Gratis (MBG) (Sumber : www.bgn.go.id) Program MBG Serap 1,28 Juta Pekerja & 142 Ribu Pemasok Lokal
Next Article Foto : Bendera Iran, Miniatur Donald Trump (Sumber : kontan.co.id) Iran Pasang Lima Syarat ke AS Sebelum Negosiasi Dilanjutkan, Selat Hormuz Jadi Sorotan
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Bahlil Selamatkan Harga Sawit, Petani Bisa Lega!

Gaikindo Ketok Palu! B50 Dipastikan Aman, Mesin Diesel Tak Perlu Khawatir

BBM Nelayan Rp15 Ribu Disahkan! Jurus Bahlil Lindungi Dompet Tanpa Sentuh APBN

Jakarta Darurat Judol. Ribuan Warga Pilih Jalan Spekulasi demi Bertahan Hidup

Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo

Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia

Hendri Satrio Buka Suara soal Teddy Nyetir Mobil Golf saat Dampingi Prabowo dan Modi

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

EkonomiInternasional

Malaysia Terancam Krisis BBM, ASN Resmi WFH Mulai Agustus!

2 weeks ago
Pildun 2026

Nestapa Iran! Sudah Berjuang, Tetap Tersingkir AFC Sisakan Jepang dan Australia

2 weeks ago
Internasional

Diduga Ada Bom Perang Dunia II, Operasional Bandara Labuan Malaysia Dihentikan

3 weeks ago
Internasional

Dmitry Peskov Sebut Nuklir Satu-satunya Faktor yang Menahan Perang Global

3 weeks ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index