By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Jakarta Darurat Begal. TNI Turun Tangan Perkuat Polisi
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Jakarta Darurat Begal. TNI Turun Tangan Perkuat Polisi

Terkini

Jakarta Darurat Begal. TNI Turun Tangan Perkuat Polisi

Nicholas
By
Nicholas
2 months ago
Share
3 Min Read
Komisioner Kompolnas Irjen Pol (Purn) Ida Oetari Poernamasasi dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jumat (22/5/2026). Kompolnas ingin memastikan bahwa penegakan hukum yang dilakukan terhadap para tersangka pelaku kejahatan tetap menjunjung tinggi aturan yang berlaku. (Foto, Dok/Kompolnas)
SHARE

JAKARTA — Maraknya aksi begal dan kejahatan jalanan di Jakarta kini memunculkan fenomena yang jarang terjadi. Tentara Nasional Indonesia (TNI) ikut turun tangan langsung memburu pelaku kriminal jalanan. Situasi ini memicu perdebatan publik besar — apakah kondisi keamanan ibu kota memang sudah sedarurat itu hingga pasukan tempur harus ikut bergerak?

Keresahan masyarakat terhadap aksi begal yang semakin brutal disebut menjadi alasan utama munculnya keterlibatan TNI dalam pengamanan wilayah rawan. Dilaporkan TNI sampai menurunkan batalion tempur untuk membantu patroli dan pengamanan menghadapi meningkatnya kejahatan jalanan di Jakarta dan sekitarnya.

Data terbaru menunjukkan kasus begal dan kejahatan jalanan di Jakarta melonjak tajam. Dalam kurun waktu 1–22 Mei 2026, tercatat 1.283 laporan polisi dengan 870 kasus berhasil diungkap dan 173 pelaku ditangkap.

Fenomena ini langsung menjadi sorotan karena selama ini penanganan kriminalitas jalanan identik menjadi ranah utama kepolisian.

Namun meningkatnya keresahan warga membuat pendekatan keamanan kini mulai bergeser menjadi operasi gabungan lintas institusi. Meskipun, keterlibatan TNI disebut masih berada dalam koridor tugas bantuan pengamanan dan perlindungan masyarakat.

Sejumlah pihak menilai langkah tersebut sah selama dilakukan dalam koordinasi bersama aparat kepolisian dan difokuskan untuk membantu menciptakan rasa aman di wilayah rawan kriminalitas.

Di sisi lain, muncul pertanyaan besar di tengah masyarakat: mengapa aksi begal di Jakarta bisa berkembang sampai memerlukan keterlibatan pasukan militer?

Kejahatan jalanan di ibu kota beberapa bulan terakhir memang menjadi perhatian serius publik. Mulai dari perampasan motor bersenjata tajam, pengeroyokan pengendara malam hari, hingga aksi brutal di gang sempit dan jalan protokol terus viral di media sosial. Banyak warga mulai merasa takut keluar malam, terutama di titik-titik rawan yang dianggap minim pengawasan.

Data terbaru menunjukkan kasus begal dan kejahatan jalanan di Jakarta melonjak tajam: dalam kurun waktu 1–22 Mei 2026, tercatat 1.283 laporan polisi dengan 870 kasus berhasil diungkap dan 173 pelaku ditangkap.

Baca Juga :

SMKN 4 Bandar Lampung Cetak Lulusan Kejuruan Unggul Akademik & Non-Akademik
Jokowi Minta BPKP Audit PDN Usai Diretas Hacker

Komisioner Kompolnas Irjen Pol (Purn) Ida Oetari Poernamasasi dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jumat (22/5/2026), mengatakan, Kompolnas secara aktif memantau kegiatan kepolisian, termasuk perkara yang menjadi perhatian publik.

“Kompolnas ingin memastikan bahwa penegakan hukum yang dilakukan terhadap para tersangka tetap menjunjung tinggi aturan yang berlaku. Proses hukum harus profesional, terukur, dan menghormati hak asasi manusia,” ujarnya. Ia menambahkan, langkah preventif dan patroli masif diperlukan untuk memulihkan rasa aman masyarakat.

Narasi keamanan pun kini berkembang bukan hanya soal penindakan, tetapi juga tentang hadirnya negara di ruang publik yang mulai dianggap rawan.

Sebagian masyarakat menyambut positif kehadiran TNI karena dinilai memberi efek psikologis terhadap pelaku begal. Kehadiran aparat bersenjata lengkap dianggap mampu menekan keberanian kelompok kriminal yang selama ini beraksi secara brutal dan terorganisir.

Namun sebagian lain mengingatkan bahwa solusi jangka panjang tetap harus bertumpu pada penguatan fungsi kepolisian, intelijen wilayah, pencahayaan jalan, pengawasan kawasan rawan, hingga penanganan akar sosial ekonomi kriminalitas.

You Might Also Like

Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo
Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!
Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia
Argentina Terlalu Tangguh untuk Swiss, Jadi Penyelamat Amerika Latin di Piala Dunia 2026
Inggris Tunjukkan Mental Juara, Singkirkan Norwegia dan Melaju ke Semifinal
TAGGED:kompolnasTNI
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article BBM Dunia Bergejolak! India Naik 3 Kali, RI Justru Tahan Pertamax Demi Rakyat
Next Article Foto : Badan Gizi Nasional (BGN) terus memperkuat pengawasan dan peningkatan kualitas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di seluruh Indonesia (Sumber : https://bgn.go.id/) BGN Bekukan Sementara Operasional 1.152 Dapur SPPG
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

Pat Gulipat Hasil Korupsi? Polri Geledah 12 Lokasi dari Kafe, Money Changer hingga Rumah Mewah

Lolos dari Selat Hormuz! Pertamina Jaga Pasokan 2 Juta Barel Minyak Bagi Ketahanan Energi RI

Korupsi Masuk Jantung Penegak Hukum, Polri Bongkar 3 Mega Kasus

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Internasional

Konflik AS-Iran Memanas, PBB Ingatkan Ancaman bagi Stabilitas Dunia

3 days ago
Internasional

Cuaca Ekstrem Melanda Korea Selatan, Pemerintah Tetapkan Siaga Gelombang Panas Level Peringatan

3 days ago
Pildun 2026Terkini

Mbappe Cs Tampil Super Attacking, Les Bleus Makin Difavoritkan Juara

3 days ago
Pildun 2026Terkini

Messi, Mbappe, Haaland atau Kane? Siapa yang Akan Raih Sepatu Emas Piala Dunia 2026

4 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index