By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Jangan Asal Panaskan Ulang, Ini Tips Aman Menyimpan Makanan
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Jangan Asal Panaskan Ulang, Ini Tips Aman Menyimpan Makanan

Kesehatan

Jangan Asal Panaskan Ulang, Ini Tips Aman Menyimpan Makanan

Jack
By
Jack
5 months ago
Share
3 Min Read
ilustrasi makanan bergizi
SHARE

Ahli gizi Dr. Rita Ramayulis, DCN, M.Kes mengingatkan bahwa penyimpanan makanan sebaiknya direncanakan sejak awal proses memasak guna mencegah penurunan kualitas dan kerusakan kandungan zat gizi.

Contents
Strategi Menyimpan Makanan Sejak Proses MemasakTips Menyimpan Opor dan Makanan BersantanRisiko Pemanasan Ulang Makanan yang Dimasak Lama

Menurut Rita, kebiasaan menyimpan makanan sisa lalu memanaskannya kembali tidak disarankan karena berisiko mengurangi nilai gizi. Ia menekankan pentingnya memisahkan porsi makanan yang akan disimpan sejak awal sebelum proses memasak selesai.

“Kalau kita ingin menyimpan makanan, sebaiknya itu dilakukan di awal, maksudnya bukan makanan sisa yang disimpan lalu dipanaskan nah itu enggak terlalu baik,” kata Rita.

Strategi Menyimpan Makanan Sejak Proses Memasak

Rita mencontohkan pengolahan makanan berbahan santan seperti rendang dan opor. Untuk rendang, makanan sebaiknya disimpan pada tahap kalio atau gulai, sebelum proses memasak dilanjutkan hingga benar-benar matang.

Pada tahap tersebut, sebagian masakan dapat disisihkan untuk dibekukan, sementara sisanya dimasak hingga menjadi rendang siap santap. Cara ini memungkinkan makanan hanya melalui satu rangkaian proses pemasakan utama.

“Kalau ini kemudian sudah habis, maka yang kalio itu yang dibekukan dalam bentuk kalio itu bisa direndangkan lagi. Jadi satu kali proses pemasakan gitu,” imbuh dia.

Tips Menyimpan Opor dan Makanan Bersantan

Sementara untuk opor, ahli gizi lulusan Universitas Indonesia itu menyarankan agar makanan disisihkan ketika baru mencapai satu kali titik didih dan belum dimasak terlalu lama. Menurutnya, opor dengan kondisi tersebut masih relatif aman untuk dipanaskan ulang dan disajikan kembali.

“Jadi artinya makanan yang kita sudah memisahkan dari awal mana yang enggak akan habis yang akan disimpan sebagian, mana yang memang sekali masak itu langsung habis. Itu tips supaya tidak terjadi kerusakan,” ujar Ketua Pengurus Pusat Indonesian Sport Nutritionist Association (PP ISNA) Periode 2019-2024 itu.

Risiko Pemanasan Ulang Makanan yang Dimasak Lama

Lebih lanjut, Rita mengingatkan bahwa makanan yang melalui proses pemasakan panjang perlu perhatian ekstra jika akan dipanaskan kembali. Rendang, misalnya, dimasak dalam waktu lama dengan santan dan paparan suhu tinggi sejak awal.

Baca Juga :

BABEL ON TARGET: 9 Sharp Shooters Meluncur ke POPNAS!
Fakta-Fakta Helikopter Presiden Iran Ebrahim Raisi Jatuh, Dilahap si Jago Merah

Meski santan tergolong cukup stabil saat dipanaskan berulang karena kandungan lemak MCT, proses pemasakan rendang yang sudah lama membuat pemanasan ulang berisiko mempercepat kerusakan zat gizi dan memicu pembentukan senyawa kimia tertentu.

“Kalau dalam proses awal aja udah dipanaskan lama seperti pembuatan rendang, ketika dipanaskan berulang tentu sudah makin memicu terjadinya kerusakan zat gizi. Tapi dengan menggunakan santan dipanaskan berupa misalnya sayur lodeh itu kan hanya dipanaskan sebentar, hanya satu kali titik didih. Itu masih boleh untuk dipanaskan ulang masih tidak merusak,” jelas Rita.

You Might Also Like

Dokter Ungkap Gejala Stroke yang Sering Tak Disadari, Salah Satunya Vertigo Mendadak
Dokter Ungkap Waktu Terbaik dan Manfaat Olahraga bagi Ibu Hamil
IDAI: Polusi Udara Sebabkan 7 Juta Kematian Dini, Anak Jadi Kelompok Paling Rentan
Rupiah Melemah, Harga Obat Bakal Melambung: Ketahanan Kesehatan RI Diuji
Dokter Ingatkan Bahaya Flu Singapura, Vaksinasi Jadi Perlindungan Penting
TAGGED:ahli giziMakanan Bergizi
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Mengenalkan Puasa pada Anak Tanpa Tekanan Psikologis
Next Article Jangan Salah Ucap, Ini Hal yang Tak Perlu Ditanyakan pada Orang Berduka
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

MBG

Marak Penipuan Berkedok MBG, BGN Pastikan Verifikasi SPPG Tanpa Biaya

4 weeks ago
Kesehatan

Waspada! Diare Tak Kunjung Sembuh Bisa Jadi Gejala Radang Usus Kronis

4 weeks ago
MBG

Program MBG Dievaluasi, BGN Buka Ruang Dialog dengan JMI

4 weeks ago
MBG

Kebijakan Baru BGN: Insentif Dihentikan Jika Layanan MBG Tak Sesuai Standar

4 weeks ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index