By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Jerami Jadi BBM Alternatif: Gratis Bahannya, Mahal Ongkos Produksinya
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Jerami Jadi BBM Alternatif: Gratis Bahannya, Mahal Ongkos Produksinya

Terkini

Jerami Jadi BBM Alternatif: Gratis Bahannya, Mahal Ongkos Produksinya

Iqbal Prakoso
By
Iqbal Prakoso
8 months ago
Share
3 Min Read
Ilustrasi Jerami. (Foto: Pinterest/Hhuynh)
Ilustrasi Jerami. (Foto: Pinterest/Hhuynh)
SHARE

INVERSI.ID – Jerami kini dilirik sebagai bahan bakar alternatif ramah lingkungan di Indonesia. Bahan baku yang melimpah dan gratis ini dianggap mampu mengurangi ketergantungan pada energi fosil. Namun, tantangan besar muncul dari sisi biaya produksi yang masih tinggi, sehingga pemanfaatannya belum bisa dilakukan secara masif

Indonesia adalah salah satu negara agraris dengan produksi padi yang tinggi. Setiap musim panen, jutaan ton jerami dihasilkan sebagai limbah pertanian. Selama ini, jerami sering dibakar atau dibiarkan membusuk, padahal memiliki potensi energi besar.

Menurut penelitian, jerami bisa diolah menjadi biofuel melalui proses fermentasi atau teknologi gasifikasi. Energi yang dihasilkan dapat digunakan sebagai bahan bakar cair (bioethanol) maupun gas (biogas), sehingga bisa menjadi substitusi BBM fosil.

Keunggulan Jerami sebagai Bahan Bakar

  1. Bahan baku gratis dan melimpah – jerami tersedia di hampir seluruh daerah penghasil padi.
  2. Ramah lingkungan – mengurangi emisi karbon dibandingkan BBM fosil.
  3. Mendukung ekonomi sirkular – limbah pertanian dimanfaatkan kembali untuk energi.
  4. Mengurangi impor BBM – jika dikembangkan, bisa menekan ketergantungan pada energi fosil impor.

Meski bahan bakunya gratis, biaya produksi biofuel dari jerami masih sangat tinggi. Proses konversi jerami menjadi energi membutuhkan teknologi canggih, seperti enzim khusus untuk fermentasi atau reaktor gasifikasi. Infrastruktur ini membutuhkan investasi besar.

Selain itu, rantai distribusi jerami dari petani ke pabrik juga belum terorganisir dengan baik. Akibatnya, harga biofuel dari jerami masih jauh lebih mahal dibandingkan BBM fosil.

Baca Juga : https://inversi.id/bobibos-bbm-ron-98-dari-jerami-inovasi-energi-hijau-karya-anak-bangsa/

Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta Kementerian Pertanian mulai mendorong riset pemanfaatan jerami sebagai energi alternatif. Beberapa universitas di Indonesia juga melakukan penelitian untuk menekan biaya produksi.

Salah satu solusi yang dikaji adalah penggunaan teknologi biorefinery yang mampu mengolah jerami menjadi berbagai produk energi sekaligus, sehingga lebih efisien.

Baca Juga :

Biodata dan Profil Muhammad Saleh Mustafa yang Gantikan Maruli Jadi Pangkostrad
Profil dan Biodata Atox Daeng Sila, Suami Fenny Frans Selingkuh dengan ART

Jika teknologi ini berhasil dikembangkan, pemanfaatan jerami sebagai BBM alternatif akan membawa dampak besar:

  • Petani mendapat tambahan penghasilan dari penjualan jerami.
  • UMKM energi lokal bisa tumbuh di pedesaan.
  • Pengurangan polusi udara akibat pembakaran jerami di sawah.
  • Peningkatan ketahanan energi nasional dengan sumber daya lokal.

Selain jerami, Indonesia juga mengembangkan energi alternatif lain seperti biodiesel dari kelapa sawit, bioethanol dari tebu, dan biogas dari limbah ternak. Namun, jerami memiliki keunggulan karena ketersediaannya yang sangat besar dan tidak bersaing dengan kebutuhan pangan.

Para peneliti berharap biaya produksi biofuel dari jerami bisa ditekan melalui inovasi teknologi. Jika berhasil, jerami bisa menjadi salah satu solusi energi hijau di Indonesia. Pemerintah juga diharapkan memberikan insentif bagi investor dan pelaku usaha yang mau mengembangkan industri biofuel berbasis jerami.

Baca Juga : https://inversi.id/kandungan-bbm-alternatif-bobibos-dan-potensinya-untuk-indonesia/

Jerami memiliki potensi besar sebagai BBM alternatif ramah lingkungan. Bahan bakunya gratis dan melimpah, namun tantangan utama ada pada ongkos produksi yang masih mahal. Dengan dukungan riset, teknologi, dan kebijakan pemerintah, jerami bisa menjadi energi masa depan yang mendukung ketahanan energi nasional sekaligus mengurangi dampak lingkungan.

You Might Also Like

Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo
Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!
Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia
Argentina Terlalu Tangguh untuk Swiss, Jadi Penyelamat Amerika Latin di Piala Dunia 2026
Inggris Tunjukkan Mental Juara, Singkirkan Norwegia dan Melaju ke Semifinal
TAGGED:bbmBobibosJerami
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa merespons permintaan sebagian pedagang baju bekas (thrifting) yang ingin aktivitasnya dilegalkan dengan membayar pajak. (Foto: Dok. CNN Indonesia/Sakti Darma Abhiyoso) Menkeu Purbaya Tegaskan Penjual Thrifting Ilegal Akan Ditindak
Next Article MENPORA ERICK THOHIR - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir puji prestasi Timnas Atletik Indonesia usai cetak sejarah di Kejuaraan Atletik Asia Tenggara. (Foto: Kemenpora/Andre) Timnas Atletik Indonesia Cetak Sejarah di ASEAN, Erick Thohir Beri Pujian dan Dorongan untuk Masa Depan
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

Pat Gulipat Hasil Korupsi? Polri Geledah 12 Lokasi dari Kafe, Money Changer hingga Rumah Mewah

Lolos dari Selat Hormuz! Pertamina Jaga Pasokan 2 Juta Barel Minyak Bagi Ketahanan Energi RI

Korupsi Masuk Jantung Penegak Hukum, Polri Bongkar 3 Mega Kasus

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Internasional

Konflik AS-Iran Memanas, PBB Ingatkan Ancaman bagi Stabilitas Dunia

3 days ago
Internasional

Cuaca Ekstrem Melanda Korea Selatan, Pemerintah Tetapkan Siaga Gelombang Panas Level Peringatan

3 days ago
Pildun 2026Terkini

Mbappe Cs Tampil Super Attacking, Les Bleus Makin Difavoritkan Juara

3 days ago
Pildun 2026Terkini

Messi, Mbappe, Haaland atau Kane? Siapa yang Akan Raih Sepatu Emas Piala Dunia 2026

4 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index