By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Journaling, Cara Kreatif Gen Z Menjaga Kesehatan Mental
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Journaling, Cara Kreatif Gen Z Menjaga Kesehatan Mental

LifeStyle

Journaling, Cara Kreatif Gen Z Menjaga Kesehatan Mental

Jack
By
Jack
8 months ago
Share
3 Min Read
SHARE

INVERSI.ID – Aktivitas menulis catatan harian yang dulu dikenal dengan istilah diary kini berevolusi menjadi fenomena baru yang disebut journaling. Kegiatan ini tak lagi dipandang sekadar menulis curahan hati rahasia di balik buku harian, melainkan berkembang menjadi bagian dari gaya hidup modern, khususnya di kalangan Generasi Z. Journaling kini menjadi simbol perpaduan antara self-care, kreativitas, serta estetika yang banyak diunggah di media sosial.

Berbeda dari bentuknya di masa lalu, journaling modern hadir sebagai medium ekspresi diri yang menyenangkan dan visual. Tidak hanya berisi tulisan, jurnal kini dihiasi dengan berbagai elemen dekoratif seperti stiker, washi tape, dan alat tulis berwarna.

Banyak anak muda menjadikan kegiatan ini sebagai pelarian positif di tengah tekanan hidup sehari-hari. Popularitas journaling meningkat seiring dengan naiknya kesadaran tentang pentingnya kesehatan mental dan kebutuhan generasi muda untuk memiliki ruang pribadi yang aman untuk mengekspresikan diri.

Fenomena ini juga mencerminkan bagaimana Gen Z menanggapi tantangan zaman. Tekanan akademik, kompetisi kerja yang semakin ketat, serta pengaruh media sosial yang memunculkan rasa Fear of Missing Out (FOMO), menjadi pemicu meningkatnya tingkat stres dan kecemasan (burnout). Dalam situasi ini, journaling menjadi salah satu cara efektif untuk menenangkan diri, menata pikiran, sekaligus mengembalikan fokus pada hal-hal positif.

Jika dahulu diary hanya berisi tulisan sederhana, kini bentuk journaling menjadi jauh lebih bervariasi dan penuh kreativitas. Ada yang menggunakan sistem Bullet Journal (BuJo) dengan kode simbol dan tata letak teratur untuk membantu perencanaan kegiatan, pelacakan kebiasaan, serta pencapaian tujuan pribadi.

BuJo menjadi populer karena fleksibilitasnya serta kemampuannya beradaptasi dengan gaya hidup penggunanya. Selain itu, muncul pula tren Gratitude Journal yang berfokus pada rasa syukur. Dalam jurnal ini, seseorang menuliskan 3–5 hal baik yang terjadi setiap hari—sebuah kebiasaan sederhana namun terbukti membantu mengalihkan perhatian dari hal-hal negatif.

Di sisi lain, Junk Journal menjadi bentuk lain dari kreativitas yang tak kalah menarik. Gaya ini memanfaatkan barang bekas seperti potongan tiket bioskop, kemasan makanan, atau majalah lama sebagai bahan kolase. Hasilnya menghadirkan nuansa vintage yang unik sekaligus ramah lingkungan.

Ada pula Art Journaling yang menggabungkan unsur seni visual dengan kebebasan berekspresi. Para pelakunya sering memadukan lukisan, gambar, dan potongan visual dalam satu halaman jurnal, menciptakan ruang personal yang artistik dan penuh makna.

Transformasi journaling menjadi lebih dari sekadar kebiasaan menulis harian menunjukkan bahwa di tengah derasnya arus digital, masih ada kerinduan untuk kembali pada sesuatu yang lebih autentik.

Baca Juga :

Fakta-fakta Alat Belajar SLB Ditagih Bea Masuk Ratusan Juta Rupiah hingga Alasan Bea Cukai
Generasi Muda Bantul Jadi Penggerak Pembangunan Berbasis Pariwisata dan Budaya

Melalui tinta dan kertas, anak muda menemukan kembali cara untuk mengenali diri sendiri, menyalurkan emosi, dan menata hidup dengan lebih sadar. Journaling bukan sekadar tren estetika, melainkan gerakan self-care yang membumi dan relevan di tengah generasi yang haus akan keseimbangan antara produktivitas dan ketenangan batin.

You Might Also Like

Wisata Indonesia Makin Bergairah, Kunjungan Turis Asing dan Wisnus Kompak Meningkat
Komdigi: Akun Influencer Daerah Jadi Target Utama Spam Judi Online di Media Sosial
WhatsApp Bakal Hadirkan Fitur Username, Chat Tanpa Perlu Bagikan Nomor Telepon
Indonesia Kejar Posisi Teratas GMTI 2026, Kemenpar Perkuat Promosi Wisata Halal
Pemerintah Jepang Resmi Usulkan Sistem Dua Ibu Kota untuk Kurangi Sentralisasi Tokyo
TAGGED:JurnalKesehatan MentalMenulis
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Foto : Direktur Bisnis Perum Bulog Febby Novita (kedua kanan) bersama pembicara lainnya dalam Nusantara Food Summit 2025 yang digelar di Tangerang, Banten. Bulog Ajak Pemuda dari Konsumen Menjadi Akselerator Ketahanan Pangan Nasional
Next Article Sekretariat Presiden Presiden Prabowo Subianto Mengabadikan Perjuangan 10 Tokoh sebagai Pahlawan Nasional
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo

Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Travel

Kebijakan Bebas Visa Dinilai Jadi Kunci Tingkatkan Daya Saing Pariwisata Indonesia

3 weeks ago
Travel

Target Wisman Naik Tajam, Kemenpar Optimistis Indonesia Dikunjungi 19,1 Juta Turis Asing pada 2027

4 weeks ago
Travel

Bandara Soekarno-Hatta Tambah Rute Baru ke Tiongkok, Spring Airlines Resmi Terbang ke Jakarta

4 weeks ago
LifeStyleTerkini

Pamer Liburan, Tapi Keluhkan Pertamax? Fenomena yang Memicu Perdebatan di Medsos

4 weeks ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index