By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Kementerian ESDM Selamatkan 50 Ribu Ton Batubara Ilegal di Kutai Kartanegara, Siap Dilelang untuk PNBP
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Kementerian ESDM Selamatkan 50 Ribu Ton Batubara Ilegal di Kutai Kartanegara, Siap Dilelang untuk PNBP

Ekonomi

Kementerian ESDM Selamatkan 50 Ribu Ton Batubara Ilegal di Kutai Kartanegara, Siap Dilelang untuk PNBP

Iqbal Prakoso
By
Iqbal Prakoso
6 months ago
Share
4 Min Read
Direktorat Jenderal Penegakan Hukum (Ditjen Gakkum) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyita 50 ribu ton batu bara yang diduga barasal dari tambang ilegal di Kutai, Kalimantan Timur. (Foto : Dok. Kementerian ESDM)
Direktorat Jenderal Penegakan Hukum (Ditjen Gakkum) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyita 50 ribu ton batu bara yang diduga barasal dari tambang ilegal di Kutai, Kalimantan Timur. (Foto : Dok. Kementerian ESDM)
SHARE

JAKARTA, INVERSI – Pemerintah kembali menunjukkan sikap tegas dalam menjaga tata kelola sektor energi nasional. Melalui operasi penegakan hukum, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral berhasil mengamankan sekitar 50.000 ton batubara tak bertuan yang diduga kuat berasal dari aktivitas pertambangan ilegal di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Temuan ini menjadi salah satu pengungkapan terbesar di awal 2026 dalam upaya memberantas praktik tambang tanpa izin.

Operasi tersebut dilakukan oleh Direktorat Jenderal Penegakan Hukum ESDM di sepanjang jalur Sungai Mahakam, kawasan yang selama ini dikenal sebagai salah satu urat nadi distribusi komoditas tambang. Batubara ditemukan dalam bentuk tumpukan atau stockpile di sejumlah dermaga bongkar muat barang tambang atau jetty, dengan total berat diperkirakan mencapai puluhan ribu ton.

Hasil penelusuran awal menunjukkan bahwa stockpile batubara tersebut tersebar di enam titik lokasi berbeda. Sebagian berada di pelabuhan khusus batubara, sementara lainnya ditemukan langsung di area penambangan di Kecamatan Loa Kulu dan Kecamatan Sebulu, wilayah administratif Kabupaten Kutai Kartanegara. Operasi pengamanan dilaksanakan selama dua hari, yakni pada 14 hingga 15 Januari 2026, sebagai bagian dari agenda pengawasan rutin namun diperketat di sektor energi dan sumber daya mineral.

Direktur Jenderal Penegakan Hukum ESDM, Jeffri Huwae, menegaskan bahwa tumpukan batubara tersebut langsung dikategorikan sebagai aset negara yang rawan disalahgunakan apabila tidak segera diamankan. Oleh karena itu, tim Ditjen Gakkum ESDM langsung melakukan pengamanan lapangan dengan memasang garis segel resmi serta plang larangan di seluruh lokasi temuan.

“Batubara ini kami amankan karena statusnya tidak jelas dan berpotensi hilang. Saat ini seluruh stockpile telah dipasangi segel Ditjen Gakkum ESDM dan dinyatakan sebagai aset negara,” ujar Jeffri dalam keterangannya di Jakarta, Selasa 20 Januari 2026.

Jeffri menjelaskan bahwa pengamanan ini baru merupakan tahap awal. Langkah berikutnya adalah melakukan penelusuran mendalam terkait asal-usul batubara, termasuk pihak yang bertanggung jawab atas aktivitas penambangan dan distribusinya. Selain itu, pemerintah juga akan melakukan penilaian kuantitas dan kualitas batubara secara menyeluruh.

Proses penilaian tersebut akan melibatkan pihak independen, baik surveyor profesional maupun instansi berwenang, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Pemerintah memastikan seluruh tahapan dilakukan secara transparan dan akuntabel guna menghindari potensi sengketa di kemudian hari.

“Setelah proses penelusuran dan penilaian selesai, batubara ini akan dilelang. Hasil lelangnya akan masuk sebagai Penerimaan Negara Bukan Pajak atau PNBP di sektor ESDM,” kata Jeffri.

Menurutnya, langkah ini tidak hanya menyelamatkan potensi kerugian negara, tetapi juga memperkuat kontribusi sektor energi terhadap keuangan negara.

Baca Juga :

Cara Sehat Makan Kolak saat Berbuka Puasa Agar Tak Kelebihan Asupan Gula
10 Hobi Anak Muda yang Bikin Kamu Terlihat Keren dan Berkelas

Lebih jauh, Jeffri menegaskan bahwa temuan ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah tidak memberi ruang bagi praktik pertambangan ilegal. Penegakan hukum akan terus dilakukan secara konsisten, terutama di wilayah yang selama ini rawan menjadi jalur distribusi hasil tambang tanpa izin.

Selama proses pengamanan berlangsung, situasi di lapangan dilaporkan aman dan kondusif. Keberhasilan operasi ini juga tidak lepas dari sinergi lintas instansi, termasuk dukungan dari Kodam VI/Mulawarman, Polda Kalimantan Timur, serta Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara.

Dengan pengamanan 50 ribu ton batubara ini, pemerintah berharap dapat memberikan efek jera bagi pelaku tambang ilegal sekaligus menegaskan komitmen negara dalam menjaga kedaulatan sumber daya alam. Langkah tegas ini juga menjadi pesan bahwa setiap sumber daya mineral yang diambil tanpa izin pada akhirnya akan kembali ke negara dan dimanfaatkan untuk kepentingan publik.

You Might Also Like

Jakarta Darurat Judol. Ribuan Warga Pilih Jalan Spekulasi demi Bertahan Hidup
Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo
Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat
Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya
Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia
TAGGED:Bahlil LahadaliaBatubaraESDMKementerian ESDM
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Survei Disdik DKI Ungkap Dampak Positif Pembatasan Gawai di Sekolah
Next Article Petugas PLN dari UID Lampung menyelesaikan penanaman tiang listrik di Desa Gegarang, Kecamatan Bintang, Aceh Tengah, Aceh, Minggu (11/1/2026). (Foto : ANTARA FOTO/SYIFA YULINNAS) Kelistrikan di Wilayah Terdampak Bencana Sumatera Hampir Pulih, Kementerian ESDM Pastikan Pemulihan Hampir Tuntas
1 Comment
  • Pingback: Kelistrikan di Wilayah Terdampak Bencana Sumatera Hampir Pulih, Kementerian ESDM Pastikan Pemulihan Hampir Tuntas - inversiid

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!

Hadapi Musim Kemarau, Pemerintah Pastikan Stok Pangan Nasional Tetap Aman

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

Pat Gulipat Hasil Korupsi? Polri Geledah 12 Lokasi dari Kafe, Money Changer hingga Rumah Mewah

Lolos dari Selat Hormuz! Pertamina Jaga Pasokan 2 Juta Barel Minyak Bagi Ketahanan Energi RI

Korupsi Masuk Jantung Penegak Hukum, Polri Bongkar 3 Mega Kasus

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

EkonomiTerkini

Ekonom Sebut Gebrakan B50 Akan Perkuat Rupiah, Selamatkan APBN dan Stop Impor Solar

1 week ago
InternasionalTerkini

Bahlil Pasang Rem! Ekspor Listrik ke Singapura Belum Deal, RI Tak Mau Jual Murah

1 week ago
EkonomiTerkini

Gas CNG Merah Putih Hadir! Hemat 40%, Kompor Lama Tetap Bisa Dipakai

1 week ago
EkonomiTerkini

Bahlil Desak PLN Gerak Cepat Atasi Kegelapan Warga Kalimantan dan Sumatera

1 week ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index