INVERSI.ID – Meski sering dicap sebagai generasi yang boros dan impulsif, Generasi Z (Gen Z) justru diprediksi akan menjadi generasi terkaya dalam sejarah. Laporan terbaru dari Bank of America mengungkapkan bahwa pada tahun 2035, total pendapatan Gen Z diperkirakan mencapai US\$ 36 triliun, dan akan melonjak menjadi US\$ 74 triliun pada 2040. Angka ini menjadikan mereka generasi dengan kekayaan terbesar dalam dekade mendatang.
Lebih dari itu, pada 2040 nanti, Gen Z juga diprediksi mencakup sekitar 30% populasi global, menjadikan pengaruh ekonomi mereka semakin besar.
Dari Tekanan Finansial ke Potensi Finansial
Meskipun kini menghadapi tantangan seperti inflasi, biaya hidup tinggi, serta utang pendidikan, nasib finansial Gen Z perlahan mulai berubah. Menurut Amanda Frances, pakar literasi keuangan yang dijuluki “Ratu Uang”, ada dua faktor besar yang mendorong perubahan tersebut.
“Pertama, mereka baru memasuki pasar kerja dengan pertumbuhan upah yang tinggi. Kedua, mereka adalah generasi digital yang sangat terbuka pada peluang baru — mulai dari fintech, e-commerce, hingga bisnis berbasis AI,” ujar Frances seperti dikutip dari New York Post.
Data juga menunjukkan bahwa pertumbuhan upah Gen Z meningkat hingga 8% secara tahunan, dua kali lipat lebih tinggi dari rata-rata nasional di Amerika Serikat.
Gemar Belanja, Tapi Punya Akses Membangun Aset
Meski disebut sebagai generasi yang “hobi belanja”, Gen Z dinilai akan mengubah wajah konsumen masa depan. Mereka saat ini memang lebih banyak membelanjakan uang ketimbang menabung, namun potensi membangun kekayaan jangka panjang tetap terbuka lebar.
Laporan Bank of America menyebutkan bahwa Gen Z akan “mendefinisikan ulang makna konsumen modern”. Ditambah lagi, tingkat pendidikan Gen Z juga tergolong tinggi. Sebanyak 57% remaja usia 18–21 tahun tercatat sedang menempuh pendidikan di perguruan tinggi, lebih tinggi dibanding generasi sebelumnya.
Dengan latar belakang pendidikan dan keterampilan digital, Gen Z berpeluang menciptakan pendapatan pasif dan aset sejak usia muda.
Siap Mewarisi “Great Wealth Transfer”
Salah satu faktor terbesar yang membuat Gen Z diperkirakan menjadi generasi terkaya adalah potensi mereka menerima pewarisan kekayaan terbesar dalam sejarah, yang dikenal dengan istilah Great Wealth Transfer. Diperkirakan sekitar US\$ 84 triliun akan berpindah dari generasi Boomer ke Gen X, Milenial, dan Gen Z sebelum tahun 2045.
“Mereka yang mampu mengambil keputusan bijak soal keuangan—menabung, berinvestasi, dan membangun aset—akan jadi pemenang di masa depan,” kata Frances.
Ia menekankan pentingnya untuk menjadi investor sejak dini, bukan sekadar konsumen. Bahkan, investasi kecil secara rutin bisa berkembang menjadi kekayaan besar dalam jangka panjang.
Masa Depan di Tangan Gen Z
Dengan segala peluang yang ada—mulai dari e-commerce, AI, hingga konten digital—Frances optimistis bahwa mereka yang bisa beradaptasi dan berinovasi akan memimpin ledakan ekonomi baru.
“Gen Z punya peluang besar. Sekarang tinggal bagaimana mereka mengelola uang, bukan sekadar menghabiskannya,” pungkas Frances.***