INVERSI.ID – Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan pentingnya peran anak muda dalam proses pengambilan keputusan global. Hal ini ia sampaikan saat memberikan sambutan pada gelaran Youth 20 (Y20) Indonesia Summit 2022 yang berlangsung di Hotel Shangri-La, Jakarta, Minggu malam (17/7).
Dalam pidatonya di hadapan para delegasi muda dari berbagai negara, Puan menyampaikan bahwa generasi muda bukan hanya masa depan, tetapi juga kekuatan utama dalam pembangunan ekonomi dan sosial dunia saat ini.
“Anak muda adalah motor masa depan pembangunan ekonomi. Mereka adalah pemimpin masa depan yang harus mulai mengambil peran hari ini,” ujar Puan.
Puan mengungkapkan keprihatinannya terhadap minimnya representasi anak muda dalam lembaga legislatif di seluruh dunia. Berdasarkan data yang ia miliki, hanya 2,6 persen anggota parlemen global yang berusia di bawah 30 tahun.
“Padahal, inklusi anak muda sangat penting untuk memperkuat demokrasi dan mewujudkan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs),” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa keterlibatan anak muda akan membuka jalan bagi ide-ide segar dalam merespons tantangan global, mulai dari perubahan iklim, ketimpangan ekonomi, hingga krisis kesehatan.
Komitmen dan Aksi Nyata Jadi Kunci
Dalam forum Y20, Puan mengajak para pemuda untuk berani mengambil peran dan menyuarakan aspirasi mereka melalui komitmen nyata. Ia menekankan bahwa proses pengambilan keputusan tidak hanya milik para elite, tetapi juga perlu melibatkan suara anak muda.
“Generasi muda bisa memulai dari langkah kecil: membangun komitmen, aktif dalam diskusi kebijakan, dan menyuarakan solusi,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh peserta untuk bersama-sama menciptakan masa depan yang lebih inklusif, damai, dan berkelanjutan.
“Dunia yang resilient adalah dunia yang memberi ruang bagi anak muda untuk berkembang dan berkontribusi,” tambah Puan.
Y20 Bahas Rekomendasi Kebijakan untuk G20
Sebagai bagian dari rangkaian Presidensi G20 Indonesia 2022, Youth 20 Summit resmi dibuka pada Senin (18/7). Kegiatan ini berlangsung selama lima hari dengan agenda utama menyusun Communiqué, yaitu dokumen berisi rekomendasi kebijakan dari delegasi muda yang akan disampaikan kepada Presiden Joko Widodo, sebelum akhirnya dibahas bersama para pemimpin negara anggota G20 lainnya.
Co-Chair Y20 Indonesia 2022, Indra Dwi Prasetyo, berharap hasil dari forum ini dapat memberikan dampak strategis dan konkret.
“Ini adalah kesempatan istimewa bagi kita untuk menyuarakan aspirasi anak muda dari seluruh dunia. Saya berharap kebijakan yang dihasilkan dapat menjawab kebutuhan generasi hari ini dan masa depan,” ucap Indra.***