By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Marak Hoaks dan Penipuan Online, Pemerintah Sidak Kantor Meta di Jakarta
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Marak Hoaks dan Penipuan Online, Pemerintah Sidak Kantor Meta di Jakarta

Terkini

Marak Hoaks dan Penipuan Online, Pemerintah Sidak Kantor Meta di Jakarta

Jack
By
Jack
4 months ago
Share
4 Min Read
Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid saat memberikan keterangan kepada wartawan usai melakukan inspeksi mendadak ke kantor Meta di Jakarta Selatan, Rabu (4/2/2026). (Foto: Antaranews)
SHARE

INVERSI.ID – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) melakukan inspeksi mendadak ke kantor perusahaan teknologi Meta di Jakarta Selatan pada Rabu. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kepatuhan platform digital terhadap aturan yang berlaku di Indonesia.

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengatakan sidak tersebut merupakan tindak lanjut dari kewenangan pemerintah dalam menjaga kepentingan publik, khususnya terkait penyebaran informasi di ruang digital.

“Sore ini kita melakukan giat sidak di kantor Meta. Ini adalah sebagai tindak lanjut dari Pasal 40 Undang-Undang ITE yang menyampaikan bahwa pemerintah bertugas untuk melindungi keselamatan dan kepentingan umum dari segala jenis gangguan akibat misinformasi dan disinformasi,” kata Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid saat ditemui seusai sidak.

Meutya menjelaskan bahwa pemerintah sebelumnya telah berkomunikasi dengan pihak Meta melalui berbagai jalur, baik secara resmi maupun pendekatan persuasif. Namun karena dinilai masih terdapat sejumlah kewajiban yang belum dipenuhi, pemerintah akhirnya memutuskan melakukan kunjungan langsung ke kantor perusahaan yang mengelola platform Facebook dan Instagram tersebut.

Menurutnya, salah satu perhatian utama pemerintah adalah terkait maraknya penyebaran disinformasi di media sosial yang dinilai belum sepenuhnya ditangani secara optimal oleh platform digital.

“Akhirnya terpaksa harus sidak karena banyak kepatuhan yang belum dilaksanakan. Kita tahu disinformasi bukan hanya masalah di Indonesia, tapi global,” ujar Meutya.

Dalam kegiatan tersebut, Kemkomdigi juga meminta Meta untuk lebih transparan dalam sistem kerja platformnya, termasuk mengenai algoritma serta mekanisme moderasi konten. Selain itu, perusahaan teknologi tersebut juga diminta memenuhi kewajiban pelaporan sesuai regulasi yang berlaku di Indonesia.

Isu disinformasi sendiri menjadi perhatian serius di tingkat global. Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Forum Ekonomi Dunia bahkan telah menempatkan disinformasi sebagai salah satu ancaman terbesar bagi dunia saat ini.

Meutya menegaskan bahwa pemerintah tidak akan tinggal diam terhadap berbagai bentuk penyebaran informasi yang menyesatkan di ruang digital.

Baca Juga :

Wajib Tahu! 5 Fakta Menarik Hari Ini yang Bikin Kamu Makin Keren di Tongkrongan
Harga Minyak Turun, Pertamax Belum? Ekonom Bongkar Alasannya!

Ia mengungkapkan bahwa salah satu jenis disinformasi yang paling sering ditemukan di media sosial berkaitan dengan isu kesehatan.

“Kami banyak sekali menerima komplain, masukan dari dokter-dokter dan mereka yang bergerak di sektor kesehatan, terkait misinformasi yang berakibat terhadap hilangnya nyawa anak-anak dan masyarakat,” ucapnya.

Selain itu, maraknya kejahatan digital seperti penipuan daring atau digital scamming juga menjadi perhatian pemerintah. Modus penipuan ini dinilai semakin beragam dan menyasar berbagai lapisan masyarakat.

Menurut Meutya, korban penipuan digital tidak hanya berasal dari kalangan menengah, tetapi juga masyarakat dengan kondisi ekonomi yang lebih rentan.

“Jadi bayangkan penipuan juga menyasar kepada mereka yang memang hidupnya sudah sulit, tapi juga konten-konten yang terkait digital scamming juga cukup banyak,” katanya.

Jenis disinformasi lain yang juga banyak beredar berkaitan dengan isu pemerintahan dan pembangunan. Konten-konten semacam ini kerap digunakan untuk memicu perpecahan di tengah masyarakat.

Penyebaran informasi yang menyesatkan tersebut dinilai berpotensi menimbulkan polarisasi sosial hingga memicu kebencian antarkelompok masyarakat.

Dalam sidak tersebut, Kemkomdigi tidak bekerja sendiri. Sejumlah lembaga negara turut hadir mendampingi, di antaranya Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Badan Intelijen Negara (BIN), Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam), Polri, serta TNI.

Kehadiran berbagai institusi ini menunjukkan bahwa penanganan disinformasi dan kejahatan digital merupakan isu lintas sektor yang menjadi perhatian serius pemerintah.

“Jadi ini bukan hanya Kemkomdigi, tapi pesan keseluruhan dari pemerintah Indonesia agar Meta selaku industri, yang tentu berbasis di tanah air dan mengambil keuntungan dari industri yang dilaksanakan di Indonesia, harus patuh kepada hukum-hukum yang berlaku di Indonesia,” tandas Meutya.

You Might Also Like

Inggris Mandek! Tembok Ghana Bongkar PR Besar Three Lions di Piala Dunia 2026
Ronaldo Bangkit! Portugal Dapat Sinyal Kuat Menuju Gelar Dunia
Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat
Bola “Meriam” dan Rahasia Banjir Gol di Piala Dunia 2026
Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan
TAGGED:DisinformasiKemkomdigi
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Waspada Obesitas! Bisa Picu PCOS, Jantung hingga Alzheimer
Next Article Pelni Siapkan 751 Ribu Tiket untuk Mudik Lebaran 2026, Ini Jadwal Puncak Arusnya
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

Bahlil Gelontorkan Rp10 Triliun! Ribuan Desa Siap Keluar dari Gelap

Program BPBL Bahlil Terangi 220 Ribu Rumah, Listrik Gratis Tembus Pelosok

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Dramatis! Aljazair Paksa Yordania Angkat Koper Lebih Cepat

22 hours ago
Pildun 2026Terkini

Haaland Menggila, Viking Norwegia Meluncur Mulus ke Fase Gugur

22 hours ago
Pildun 2026Terkini

Tak Cuma Mbappe! Trio Maut Prancis Kirim Sinyal Bahaya ke Semua Rival

23 hours ago
Pildun 2026Terkini

Argentina Tanpa Messi? Jawabannya Mulai Terlihat dan Bikin Suporter Was-was

24 hours ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index