By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Mengenal Ratu Kalinyamat, Pemimpin Tangguh Asal Jepara Diangkat jadi Pahlawan Nasional
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Mengenal Ratu Kalinyamat, Pemimpin Tangguh Asal Jepara Diangkat jadi Pahlawan Nasional

Terkini

Mengenal Ratu Kalinyamat, Pemimpin Tangguh Asal Jepara Diangkat jadi Pahlawan Nasional

Natio
By
Natio
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Follow:
1 year ago
Share
4 Min Read
SHARE

Inversi.id – Sosok Ratu Kalinyamat sedang jadi sorotan publik khususnya warga Jepara. Pasalnya, dalam memperingati Hari Pahlawan Nasional 10 November 2023 nanti ada enam tokoh yang diangkat jadi pahlawan nasional oleh pemerintah pusat, salah satunya Ratu Kalinyamat.

Banyak publik kepo dengan kisah Ratu Kalinyamat dan ingin mengenal lebih jauh sosok pemimpin asal Jepara itu. Oleh karena itu, Inversi.id akan menyajikan kisah dan profil dari Ratu Kalinyamat. Langsung saja sibuk berikut ini.

Profil Ratu Kalinyamat

Ratu Kalinyamat adalah putri Pangeran Trenggana dan cucu Raden Patah, Sultan Demak pertama. Ia memiliki nama asli Ratna Kencana.

Setelah dewasa, Ratu Kalinyamat menikah dengan Pangeran Hadiri, putra Sultan Ibrahim dari Aceh yang bergelar Sultan Mughayat Syah. 

Setelah menikah dengan Ratu Kalinyamat, ia diberi gelar Pangeran Hadiri, yang berarti yang hadir dari Aceh ke Jepara.

Pernikahan Ratu Kalinyamat dengan Pangeran Hadiri tidak berlangsung lama. Sebab, sang Pangeran Hadiri meninggal pada tahun 1549 karena dibunuh oleh utusan Arya Penangsang.

Meninggalnya Pangeran Hadiri, Ratu Kalinyamat mengambil alih kepemimpinan dan menjabat sebagai ratu di Jepara. Selama masa kekuasaannya, Jepara semakin berkembang menjadi Bandar terbesar di pantai utara Jawa, dan memiliki armada laut yang besar serta kuat.

Pangeran Hadiri dan Ratu Kalinyamat Tidak Punya Keturunan

Baca Juga :

Sejarah Rokok Indonesia, dari Pedagang Portugis hingga Kebun Tembakau di Banten
Banyak Remaja Alami Masalah Kesehatan Mental Tapi Enggan ke Psikolog, Kenapa?

Pangeran Hadiri tidak meninggalkan keturunan ketika ia pergi. Untuk mengisi kekosongan tersebut, Ratu Kalinyamat mengasuh anak dari adiknya, Pangeran Timur yang nantinya menjadi adipati di Madiun.

Selain itu sejarah Banten juga mencatat bahwa Ratu Kalinyamat mengasuh Pangeran Arya, putera dari Maulana Hasanuddin, Raja Banten tahun 1500-an yang nantinya akan menjadi pengganti Ratu Kalinyamat memerintah Jepara. Ia juga memiliki putri angkat bernama Dewi Wuryan, putri Sultan Cirebon.

Kiprah Ratu Kalinyamat di Bidak Politik

Di masa kepemimpinan Ratu Kalinyamat pelabuhan Jepara dipercaya sebagai pusat pengiriman ekspedisi-ekpedisi militer untuk turut memperluas kekuasaan ke Bangka dan Kalimantan Selatan yaitu Tanjung Pura dan Lawe. 

Pada tahun 1573, Ratu Kalinyamat sekali lagi diminta oleh Sultan Ali Mukhayat Syah dari Aceh untuk menggempur Portugis di Malaka.

Baca juga: Cerita Horor Poppo, Hantu Dapat Terbang Tinggi Punya Suara Khas

Armada yang dikirim sekitar 300 buah kapal, 80 buah kapal masing- masing berbobot 400 ton. Sekitar 40 armada kapal diisi empat sampai lima ribu prajurit.

Wilayah Kesultanan Demak juga menjadi saksi pertempuran antara Arya Penangsang dengan keturunan Sultan Trenggana. Setelah berakhirnya peperangan melawan Arya Penangsang, Ratu Kalinyamat terus memimpin kerajaannya.

Peran Ratu Kalinyamat di Bidang Ekonomi

Di tangan beliau, Jepara menjadi Kerajaan Bahari di mana rakyatnya hidup dengan mengandalkan lautan sebagai sumber utama penghidupannya.

Ratu inilah yang berhasil mendirikan kerajaan Maritim yang kuat. Di bawah kekuasaannya, Jepara mengalami perkembangan yang amat pesat yaitu menjadi pelabuhan terbesar di tanah Jawa serta memiliki armada laut yang besar dan kuat.

Di bawah pemerintahannya, pada pertengahan abad ke-16 perdagangan Jepara dengan daerah seberang laut semakin ramai. Pedagang- pedagang dari kota-kota pelabuhan di Jawa seperti Banten, Cirebon,Demak, Tuban, Gresik, dan juga Jepara menjalin hubungan dengan pasar internasional Malaka.

Dari Jepara, para pedagang mendatangi Bali, Maluku, Makassar, dan Banjarmasin dengan barang- barang hasil produksi daerahnya masing-masing. Selain itu, hubungan baik yang terjalin antara Jepara dengan beberapa wilayah di Nusantara seperti Johor, Aceh, Maluku, Banten, dan Cirebon.

Semua itu menegaskan bahwa misi diplomatik yang dibawa Ratu Kalinyamat telah berhasil dengan gemilang. Tidaklah berlebihan jika sosoknya dikenal sebagai seorang ratu maritim yang merintis hubungan antar bangsa.

Ratu Kalinyamat diperkirakan memimpin Jepara selama 30 tahun, mulai 1549 sampai 1579. Selama 30 tahun masa pemerintahannya, Jepara mencapai masa kejayaannya.

Sumber: Ratu Kalinyamat: Sejarah atau Mitos’ oleh Bambang Sulistyanto

You Might Also Like

BBM Nelayan Rp15 Ribu Disahkan! Jurus Bahlil Lindungi Dompet Tanpa Sentuh APBN
Jakarta Darurat Judol. Ribuan Warga Pilih Jalan Spekulasi demi Bertahan Hidup
LRT Velodrome–Manggarai Segera Beroperasi, Tapi Siapkah Manggarai Tampung Lonjakan Penumpang
PT Timah Bantu Bangun Sumur Bor, SMPN 3 Simpang Katis Segera Nikmati Akses Air Bersih
Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo
Share This Article
Facebook Email Print
Share
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Follow:
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Previous Article Ada Pihak Menjuluki MK Sebagai Mahkamah Keluarga, Anwar Usman: Semoga Diampuni Allah SWT
Next Article Kisah Penunggu Museum di Riau, Sosok Perempuan Rambut Acak Senang Pantau Pengunjung
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia

Hadapi Musim Kemarau, Pemerintah Pastikan Stok Pangan Nasional Tetap Aman

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Argentina Terlalu Tangguh untuk Swiss, Jadi Penyelamat Amerika Latin di Piala Dunia 2026

2 days ago
Pildun 2026Terkini

Inggris Tunjukkan Mental Juara, Singkirkan Norwegia dan Melaju ke Semifinal

2 days ago
Internasional

Konflik AS-Iran Memanas, PBB Ingatkan Ancaman bagi Stabilitas Dunia

4 days ago
Internasional

Cuaca Ekstrem Melanda Korea Selatan, Pemerintah Tetapkan Siaga Gelombang Panas Level Peringatan

4 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index