By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Menhut Siapkan Pencabutan 20 Izin PBPH, Termasuk di Kawasan Terdampak Banjir Sumatera
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Menhut Siapkan Pencabutan 20 Izin PBPH, Termasuk di Kawasan Terdampak Banjir Sumatera

Politik

Menhut Siapkan Pencabutan 20 Izin PBPH, Termasuk di Kawasan Terdampak Banjir Sumatera

Iqbal Prakoso
By
Iqbal Prakoso
7 months ago
Share
4 Min Read
Menhut Raja Juli Antoni (ketiga kiri) dan Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo (ketiga kanan) menjawab pertanyaan wartawan usai pertemuan di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Kamis (4/12/2025). (Foto : ANTARA)
Menhut Raja Juli Antoni (ketiga kiri) dan Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo (ketiga kanan) menjawab pertanyaan wartawan usai pertemuan di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Kamis (4/12/2025). (Foto : ANTARA)
SHARE

Inversi.id – Kementerian Kehutanan mempercepat langkah korektif dalam pengelolaan kawasan hutan nasional setelah banjir besar melanda sejumlah wilayah di Sumatera. Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengumumkan rencana pencabutan 20 izin Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan atau PBPH yang dianggap berkinerja buruk. Total area yang masuk dalam proses pencabutan izin tersebut mencapai kurang lebih 750 ribu hektare dan sebagian berada pada kawasan yang terdampak banjir bandang di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Raja Juli Antoni menjelaskan bahwa langkah ini merupakan kelanjutan dari kebijakan pemerintah sebelumnya. Pada Februari 2025, Kementerian Kehutanan telah mencabut 18 izin PBPH dengan luas total 526.144 hektare sebagai implementasi instruksi Presiden Prabowo Subianto terkait pembenahan sektor kehutanan.

“Kementerian Kehutanan, atas persetujuan Bapak Presiden akan kembali mencabut izin sekitar 20 PBPH berkinerja buruk seluas kurang lebih 750 ribu hektare di seluruh Indonesia, termasuk pada tiga provinsi terdampak banjir,” ujarnya.

Selain pencabutan izin, kementerian juga menyiapkan kebijakan moratorium penerbitan PBPH baru untuk Hutan Alam dan Hutan Tanaman. Raja Juli Antoni menyebut kebijakan ini diperlukan untuk memastikan pengelolaan hutan berjalan sesuai standar keberlanjutan serta mencegah terjadinya eksploitasi yang tidak terkendali.

“Saya juga akan memoratorium izin baru PBPH hutan alam dan hutan tanaman,” katanya.

Rencana pencabutan izin PBPH ini tidak terlepas dari perkembangan di lapangan terkait banyaknya gelondongan kayu yang terbawa arus banjir dan longsor di wilayah Sumatera. Temuan ini memicu pertanyaan publik mengenai kemungkinan adanya aktivitas penebangan kayu dalam skala besar, baik legal maupun ilegal, yang berperan dalam memperparah bencana hidrometeorologi tersebut. Pemerintah pusat merespons dengan melakukan investigasi menyeluruh terhadap asal-usul kayu yang terseret banjir.

Untuk mengungkap fakta di lapangan, Kementerian Kehutanan bekerja sama dengan Polri membentuk tim investigasi. Kedua instansi akan melakukan analisis terhadap jenis kayu, karakteristik fisik, dan kemungkinan tanda perlakuan manusia pada kayu-kayu gelondongan tersebut. Raja Juli Antoni menegaskan bahwa kementeriannya telah mengantongi data awal dari sejumlah titik terdampak.

“Keingintahuan publik tentang asal-usul material kayu itu sudah kami respons. Kami memiliki data awal dari penerbangan drone di daerah terdampak, dan memanfaatkan perangkat lunak AIKO untuk mengetahui jenis kayunya dan merekonstruksi asal-muasal kayu tersebut,” ungkapnya.

Teknologi Alat Identifikasi Kayu Otomatis atau AIKO menjadi salah satu instrumen utama dalam investigasi. Perangkat tersebut membantu mendeteksi jenis kayu dan mengidentifikasi kemungkinan keterkaitan material dengan kawasan konsesi tertentu. Bersama dengan data citra udara dari drone, kementerian menyatakan bahwa proses evaluasi kini berjalan lebih cepat dan akurat.

Baca Juga :

Polisikan Virgoun dan Tenri Anisa Dugaan Perzinahan, Inara Rusli Pegang Bukti yang Kuat
Fakta-fakta Ban Mobil RI 1 Bocor hingga Jokowi Jalan Kaki Sapa Masyarakat

Selain investigasi terhadap material kayu, pencabutan izin PBPH menjadi upaya sistematis pemerintah untuk mendorong peningkatan kepatuhan pemegang izin. Kementerian menilai bahwa sejumlah perusahaan tidak menjalankan kewajiban pengelolaan hutan sesuai regulasi sehingga menimbulkan risiko degradasi lingkungan dalam jangka panjang. Kebijakan pencabutan izin diharapkan memberi efek jera dan memperkuat tata kelola kehutanan.

Situasi banjir di Sumatera menjadi momen evaluasi menyeluruh bagi pemerintah dalam menata kembali perizinan di sektor kehutanan. Dengan adanya indikasi hubungan antara kerusakan kawasan hutan dan dampak bencana, langkah penindakan serta pembenahan struktural dipandang penting untuk mencegah terulangnya bencana serupa di masa mendatang.

Kementerian Kehutanan memastikan bahwa seluruh proses investigasi dan evaluasi perizinan dilakukan secara transparan dan berdasarkan data ilmiah. Pemerintah juga menegaskan komitmen untuk mengambil langkah penegakan hukum apabila ditemukan unsur pelanggaran atau praktik ilegal yang berkontribusi pada kerusakan hutan.

Dengan kebijakan pencabutan izin, moratorium perizinan baru, serta investigasi menyeluruh terhadap temuan kayu gelondongan di wilayah banjir, pemerintah berharap dapat memperkuat perlindungan kawasan hutan dan meminimalkan risiko bencana ekologis di masa depan. Langkah ini sekaligus menjadi sinyal bahwa tata kelola kehutanan ke depan akan diarahkan pada standar keberlanjutan yang lebih ketat dan akuntabel.

Baca Juga : https://inversi.id/kemenhut-dan-polri-bentuk-tim-investigasi-asal-kayu-terseret-pasca-banjir-bandang-di-sumatera/

You Might Also Like

Isyana Bagoes Oka Sebut Kunjungan Jokowi ke Daerah, Tak Terkait Safari Politik
Bertemu Prabowo di Istana, Chatib Basri Buka Suara soal Rumor Menteri Keuangan
Marinir TNI AL Matangkan Akurasi Tembakan untuk Tampil Maksimal di RIMPAC 2026
Presiden Prabowo Lantik Empat Pejabat Negara Baru di Istana Negara
Prabowo Bentuk BUMN Ekspor Raksasa, Kebocoran SDA Rp2.600 Triliun Diburu !
TAGGED:Banjir SumateraPBPHSumatera
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Banjir bandang menerjang Batang Toru, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Indonesia, Sabtu (29/11/2025). (Foto : REUTERS/Arif Nasution) Terkuaknya Sebaran Tambang Ilegal di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat di Tengah Bencana Hidrometeorologi
Next Article Sampah kayu-kayu gelondongan yang terseret banjir dan menumpuk di pemukiman warga dan sungai pasca banjir bandang, Sabtu (29/11/2025). (Foto : ANTARA/Yudi Manar) Kemenhut Identifikasi 12 Perusahaan yang Diduga Berkontribusi Memicu Banjir Sumatera
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Royalti Jumbo dari Timah, Bangka Belitung Kebagian Rp 425 Miliar Atas Kontribusi Untuk Negara

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

PolitikTerkini

Dunia Memanas, Indonesia Tambah Gahar! Rafale hingga Rudal Canggih Resmi Perkuat TNI

1 month ago
PolitikTerkini

Bongkar “Sistem Kasta”, Ketum Golkar Tegaskan Partai Beringin Rumah Bersama Semua Kader

1 month ago
PolitikTerkini

Dipuji Prabowo! Satgas PKH di Bawah Bahlil Bikin Bandit Perampok Ketar-Ketir

1 month ago
PolitikTerkini

Diam-Diam Bahlil Bergerak di Filipina! Misi Energi Prabowo di KTT ASEAN Jadi Sorotan

2 months ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index