By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: MPLS SMA/SMK Jabar 2025, Libatkan TNI-Polri dan Tekankan Karakter Pancawaluya
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » MPLS SMA/SMK Jabar 2025, Libatkan TNI-Polri dan Tekankan Karakter Pancawaluya

Pendidikan

MPLS SMA/SMK Jabar 2025, Libatkan TNI-Polri dan Tekankan Karakter Pancawaluya

Jack
By
Jack
12 months ago
Share
5 Min Read
SHARE

INVERSI.ID – Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SMA/SMK Jawa Barat 2025 dipastikan berlangsung lebih istimewa dengan melibatkan TNI dan Polri. Selain mengenalkan lingkungan sekolah, MPLS tahun ajaran 2025/2026 ini juga akan menjadi momentum untuk menanamkan pendidikan karakter dan wawasan kebangsaan bagi peserta didik baru.

Contents
Pendidikan Karakter Jadi Fokus MPLSPenetapan Jam Masuk SekolahTanggapan Ombudsman soal Kewenangan Jam MasukHarapan Pemprov pada MPLS 2025

Sekretaris Daerah Jawa Barat, Herman Suryatman, menyampaikan bahwa TNI dan Polri tidak sekadar hadir sebagai tamu, melainkan turut memberi motivasi, inspirasi, serta pendampingan bagi para siswa baru.

“MPLS ini bukan sekadar orientasi biasa, tetapi harus menjadi magic moment bagi siswa untuk tumbuh dengan tekad kuat menjadi generasi Pancawaluya,” kata Herman, dikutip dari siaran pers Humas Pemprov Jabar, Kamis, 10 Juli 2025.

Program MPLS SMA/SMK tahun ini akan digelar selama lima hari mulai 14 Juli 2025. Kegiatan orientasi terpadu ini dikolaborasikan dengan program pendidikan karakter Gapura Panca Waluya, yang menekankan pada pembentukan karakter siswa yang cageur (sehat), bageur (baik hati), bener (saleh), pinter (cerdas), dan singer (berinisiatif).

Pendidikan Karakter Jadi Fokus MPLS

Menurut Herman, melibatkan unsur TNI dan Polri dalam MPLS bertujuan untuk membentuk disiplin, memperkuat jiwa nasionalisme, serta menanamkan nilai-nilai bela negara kepada siswa. Kehadiran para personel TNI dan Polri juga diharapkan dapat memberi materi tentang wawasan kebangsaan dan cinta tanah air kepada para siswa baru.

“Waktunya memang hanya lima hari, tetapi jika dilaksanakan efektif, hasilnya bisa membangkitkan semangat kebangsaan sekaligus menanamkan karakter yang kuat pada peserta didik untuk menghadapi masa depan,” tambahnya.

Dalam pelaksanaannya, setiap sekolah SMA/SMK/SLB akan melibatkan sekitar dua hingga tiga personel TNI atau Polri sebagai pembina selama kegiatan MPLS berlangsung. Herman memastikan pihaknya sudah melakukan konsolidasi dengan jajaran TNI dan Polri untuk memastikan kesiapan pelaksanaan.

Penetapan Jam Masuk Sekolah

Selain pembaruan pada MPLS, Pemprov Jawa Barat juga akan mulai menerapkan jam masuk sekolah pukul 06.30 WIB untuk jenjang SMA/SMK sederajat. Aturan ini merupakan arahan langsung dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang sebelumnya telah menyampaikan edaran terkait kebijakan jam sekolah.

“Untuk SMA/SMK, yang merupakan kewenangan provinsi, jelas dan tidak ada persoalan untuk menerapkan aturan jam masuk pukul 06.30 WIB sejak MPLS,” ujar Herman.

Baca Juga :

Sosok Tanri Abeng, Menteri BUMN Pertama yang Bertalenta
Tips Pilih Rental Mobil yang Tepat, Agar Perjalanan Lancar

Adapun untuk jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga SMP, ia menyebut masih perlu koordinasi lebih lanjut dengan pemerintah kabupaten/kota di seluruh Jawa Barat.

Tanggapan Ombudsman soal Kewenangan Jam Masuk

Sementara itu, Ombudsman RI Perwakilan Jawa Barat, melalui Kepala Perwakilannya Dan Satriana, menyampaikan bahwa surat edaran Gubernur Dedi Mulyadi mengenai jam masuk sekolah hanya berlaku pada satuan pendidikan yang berada di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, yakni SMA, SMK, dan pendidikan khusus (SLB).

“Surat edaran tersebut tidak mengikat pemerintah kabupaten/kota, karena urusan pendidikan dasar seperti SD, SMP, PAUD, serta pendidikan nonformal merupakan kewenangan pemerintah daerah kabupaten/kota,” terang Dan Satriana pada Selasa, 10 Juni 2025.

Ia juga menegaskan bahwa surat edaran tersebut tidak berlaku bagi madrasah, karena pengelolaan madrasah berada di bawah Kementerian Agama, bukan pemerintah daerah. Dengan demikian, penerapan aturan jam masuk sekolah lebih awal hanya berlaku untuk sekolah di bawah naungan provinsi.

Harapan Pemprov pada MPLS 2025

Pemprov Jawa Barat berharap rangkaian MPLS tahun ini benar-benar menjadi titik awal bagi siswa untuk membangun semangat belajar, sikap disiplin, serta nilai-nilai kebangsaan sejak awal masuk sekolah.

“Kami ingin MPLS tidak lagi dipandang sekadar kegiatan pengenalan, tetapi menjadi momentum pembentukan karakter generasi muda Jawa Barat,” tutup Herman.

Program Gapura Panca Waluya sendiri telah lama menjadi salah satu pilar pendidikan karakter di Jawa Barat. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dianggap relevan dengan tantangan abad 21 yang menuntut siswa untuk memiliki kecerdasan emosional, sosial, dan kemampuan kepemimpinan.

Pelibatan TNI dan Polri dalam MPLS 2025 bagi SMA/SMK/SLB di Jawa Barat merupakan langkah nyata Pemprov untuk membentuk generasi muda yang disiplin, berkarakter, dan berwawasan kebangsaan. Kebijakan ini sejalan dengan program pendidikan karakter Gapura Panca Waluya yang menjadi visi besar Pemprov Jawa Barat.

Dengan tambahan aturan jam masuk sekolah lebih pagi, diharapkan peserta didik bisa membiasakan diri untuk lebih siap secara mental maupun fisik dalam menjalani proses belajar mengajar. Pemerintah daerah pun memastikan semua aturan dan program pendidikan tetap berjalan sesuai koridor kewenangan masing-masing tingkatan pendidikan.

You Might Also Like

UI Kembali Jadi Kampus Terbaik Indonesia, Bertahan di 200 Besar Dunia Versi QS WUR 2027
Dedi Mulyadi Ancam Cabut Subsidi Sekolah Swasta Gratis bagi Siswa yang Tawuran
Disdik Jabar Ingatkan Peserta SPMB Tahap 1 untuk Daftar Ulang, Tahap 2 Segera Dibuka
Lebih dari 1.000 Pelajar di Jakarta Barat Terima Beasiswa PIP, Dukung Pendidikan Generasi Masa Depan
Unhas Tembus Peringkat 861 Dunia, Melonjak 111 Posisi di QS World University Rankings 2027
TAGGED:JabarMPLSPolriSMAsmkTNI
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Kaltara Kandidat Kuat Lokasi Sekolah Garuda Prabowo: Janjikan Pendidikan Kelas Dunia dan Asrama Lengkap bagi Seluruh Siswa!
Next Article Rekomendasi Skincare dan Makeup Remaja SMA yang Aman, Terjangkau, dan Bebas Jerawat
3 Comments
  • Pingback: Pemprov Jabar Siapkan Ruang Baru dan AC untuk SMA
  • Pingback: Daftar Lengkap Sekolah SMA dan SMK Swasta Gratis di
  • Pingback: Kesehatan Reproduksi Remaja di MPLS SMK Muda Genteng

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pendidikan

Rusia Buka Kesempatan Kuliah Gratis untuk Mahasiswa Indonesia, Ini Syaratnya

1 week ago
Pendidikan

Tak Kebagian Sekolah Negeri? Pemprov Jabar Siapkan Bantuan untuk Masuk Swasta

1 week ago
PendidikanTerkini

Putra Timur Dijegal? Bahlil Pertanyakan Keadilan di Kampus UI

1 week ago
Pendidikan

Empat Sekolah di Banten Masuk SMA Unggul Garuda Transformasi 2026, Siap Cetak Generasi Emas

1 week ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index