By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Pembangunan Jembatan Penentu Logistik 817 Ribu Pengungsi Aceh Terus Dikebut
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Pembangunan Jembatan Penentu Logistik 817 Ribu Pengungsi Aceh Terus Dikebut

Terkini

Pembangunan Jembatan Penentu Logistik 817 Ribu Pengungsi Aceh Terus Dikebut

Dede isharuddin
By
Dede isharuddin
6 months ago
Share
2 Min Read
Presiden Prabowo Subianto menyapa para pengungsi korban banjir bandang di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, Jumat (12/12/2025). (Foto, Antara/HO-BPMI Sekretariat Presiden)
SHARE

JAKARTA

Upaya penanganan darurat di Provinsi Aceh kini berfokus pada percepatan pembangunan infrastruktur krusial, terutama jembatan Bailey di wilayah-wilayah yang terdampak paling parah. Dengan 817.742 jiwa masih mengungsi akibat banjir bandang dua pekan lalu, kehadiran jembatan fungsional menjadi penentu lancarnya distribusi bantuan bagi ratusan ribu warga di Bireuen, Aceh Tengah, dan daerah sekitarnya.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menegaskan kerusakan jembatan secara langsung menghambat suplai logistik dan akses menuju titik-titik pengungsian. “Upaya penanganan darurat terus dilakukan pemerintah, termasuk percepatan pembangunan jembatan bailey pada beberapa ruas terdampak untuk memulihkan akses transportasi,” ujarnya di Jakarta, Jumat (12/12).

Selain jumlah pengungsi yang sangat besar, BNPB juga mencatat 407 korban meninggal dan 31 orang masih hilang, menjadikan percepatan infrastruktur sebagai prioritas mutlak.

Abdul Muhari menambahkan, BNPB bersama personel Yonzipur TNI dan Kementerian Pekerjaan Umum kini bekerja tanpa jeda untuk mempercepat pemasangan jembatan bailey di tiga titik utama di Kabupaten Bireuen, wilayah yang mengalami kerusakan jembatan paling parah.

Mulai dari Jembatan Teupin Reudeup sepanjang 30 meter yang kini progres pekerjaannya sudah mencapai 77 persen, Jembatan Teupin Mane yang 85 persen hampir rampung setelah mendapat suplai material oleh Kementerian PU, dan Jembatan Kutablang, yang baru mencapai 17,5 persen, namun terus dikebut karena menjadi jalur vital Bireuen–Lhokseumawe sebagai akses utama distribusi bantuan.

Sedangkan, di Aceh Tengah, Jembatan Jeurata yang menghubungkan Pidie–Takengon juga mulai dikerjakan untuk menjaga konektivitas wilayah pegunungan yang terisolasi akibat longsor dan banjir.

Abdul menegaskan setiap jembatan bailey yang tengah dibangun didesain mamp menopang beban hingga 50 ton, sehingga memungkinkan kendaraan logistik, alat berat, dan armada penanganan bencana untuk melintas tanpa hambatan.

Infrastruktur kunci ini bukan hanya menjadi jalur transportasi sementara, tetapi tulang punggung operasi kemanusiaan untuk memastikan bantuan tiba lebih cepat diterima ratusan ribu pengungsi yang masih bertahan di titik-titik aman. Dengan percepatan pembangunan ini, pemerintah berharap distribusi logistik, evakuasi medis, dan mobilitas tim lapangan di Aceh berangsur stabil dalam waktu dekat.

Baca Juga :

Prompt Engineer, Peluang Karier Baru di Era AI yang Tak Perlu Jago Coding
MotoGP Mandalika 2025 Dongkrak Ekonomi NTB: Tiket Ludes, Hotel Penuh, UMKM Panen Omzet

You Might Also Like

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan
Dramatis! Aljazair Paksa Yordania Angkat Koper Lebih Cepat
Haaland Menggila, Viking Norwegia Meluncur Mulus ke Fase Gugur
Tak Cuma Mbappe! Trio Maut Prancis Kirim Sinyal Bahaya ke Semua Rival
Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN
TAGGED:BNPBJembatan BaileyPengungsi di Aceh
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article BNPB Berpacu dengan Cuaca, Hujan Tinggi Tantangan Pemulihan Listrik di Tapanuli Utara
Next Article Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat menyapa 13.111 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu Formasi 2025 di Stadion Jatidiri, Kota Semarang. (Foto: Humas Pemprov Jateng) Jateng Angkat 13.111 PPPK Paruh Waktu 2025, Terbanyak Secara Nasional
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

Bahlil Gelontorkan Rp10 Triliun! Ribuan Desa Siap Keluar dari Gelap

Program BPBL Bahlil Terangi 220 Ribu Rumah, Listrik Gratis Tembus Pelosok

Bahlil Bongkar Faktanya! 87% Batu Bara PLN Sudah Aman, Tak Perlu Panik

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Argentina Tanpa Messi? Jawabannya Mulai Terlihat dan Bikin Suporter Was-was

4 hours ago
Pildun 2026Terkini

Belgia Terancam Pulang Lagi, Iran Bikin Kejutan! Grup G Piala Dunia Makin Brutal

1 day ago
Pildun 2026Terkini

Cape Verde Tinggal Selangkah Ukir Sejarah ke Babak Gugur Piala Dunia

1 day ago
Pildun 2026Terkini

Mo Salah Antar Mesir Puncaki Grup! Selangkah Lagi ke Babak Gugur Piala Dunia

1 day ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index