By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Pemulihan Jaringan Telekomunikasi Aceh Tembus 80 Persen, Pemerintah Percepat Akses Komunikasi Pascabencana
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Pemulihan Jaringan Telekomunikasi Aceh Tembus 80 Persen, Pemerintah Percepat Akses Komunikasi Pascabencana

Terkini

Pemulihan Jaringan Telekomunikasi Aceh Tembus 80 Persen, Pemerintah Percepat Akses Komunikasi Pascabencana

Iqbal Prakoso
By
Iqbal Prakoso
7 months ago
Share
4 Min Read
Menkomdigi Meutya Hafid (kedua kanan) meninjau perangkat spectrum analyzer usai pelaksanaan apel bersama Posko Siaga Kualitas Layanan Telekomunikasi Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Jakarta, Jumat (19/12/2025). (Foto : ANTARA)
Menkomdigi Meutya Hafid (kedua kanan) meninjau perangkat spectrum analyzer usai pelaksanaan apel bersama Posko Siaga Kualitas Layanan Telekomunikasi Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Jakarta, Jumat (19/12/2025). (Foto : ANTARA)
SHARE

JAKARTA, INVERSI – Kementerian Komunikasi dan Digital mencatat kemajuan signifikan dalam pemulihan infrastruktur telekomunikasi di Provinsi Aceh pascabencana. Hingga Jumat, 19 Desember, sebanyak 80,63 persen menara Base Transceiver Station atau BTS di wilayah tersebut telah kembali berfungsi. Capaian ini menunjukkan percepatan pemulihan konektivitas yang dinilai krusial bagi pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak.

Peningkatan tersebut terbilang signifikan jika dibandingkan dengan kondisi pada Selasa, 16 Desember, ketika tingkat pemulihan BTS di Aceh masih berada di angka 45,58 persen. Dari total 23 kabupaten dan kota yang terdampak, sebanyak 20 daerah telah mencatat pemulihan jaringan di atas 50 persen. Dengan capaian tersebut, sebagian besar masyarakat kini dapat kembali terhubung untuk berkomunikasi, mengakses informasi, serta mendukung aktivitas sosial dan ekonomi secara bertahap.

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan bahwa upaya pemulihan jaringan difokuskan pada wilayah yang masih mengalami keterbatasan akses komunikasi. Menurutnya, konektivitas merupakan kebutuhan mendasar yang tidak terpisahkan dari proses penanganan dan pemulihan pascabencana.

“Saya meminta operator untuk memfokuskan upaya pemulihan di kabupaten dan kota yang tingkat pemulihannya masih di bawah 50 persen, yakni Kabupaten Aceh Tamiang, Kabupaten Bener Meriah, dan Kabupaten Gayo Lues. Konektivitas di wilayah wilayah ini penting agar warga tidak merasa terisolasi,” ujar Meutya dalam keterangannya di Jakarta.

Meutya menjelaskan bahwa keberadaan jaringan komunikasi di tengah situasi darurat memiliki peran langsung terhadap keselamatan warga. Akses komunikasi memungkinkan koordinasi bantuan, pemanggilan layanan darurat, serta penyebaran informasi penting kepada masyarakat. Selain itu, jaringan telekomunikasi juga menjadi fondasi bagi pemulihan aktivitas sosial dan ekonomi yang terdampak akibat bencana.

Pemerintah, kata Meutya, memberikan apresiasi kepada para operator telekomunikasi, teknisi lapangan, serta seluruh pihak terkait yang terus bekerja di tengah keterbatasan dan risiko di lapangan. Upaya tersebut dinilai menjadi kunci percepatan pemulihan konektivitas, terutama di wilayah dengan kondisi geografis dan infrastruktur yang menantang. Menurutnya, kerja kolaboratif antara pemerintah dan sektor swasta menjadi faktor penting dalam memastikan layanan komunikasi dapat kembali dinikmati masyarakat.

Selain Aceh, pemulihan infrastruktur telekomunikasi di wilayah terdampak bencana lainnya juga menunjukkan hasil yang menggembirakan. Di Sumatra Barat, tingkat pemulihan BTS telah mencapai 99,14 persen, sementara di Sumatra Utara tercatat sebesar 97,35 persen per Jumat, 19 Desember. Capaian ini menunjukkan bahwa sebagian besar wilayah terdampak di Pulau Sumatra telah kembali memiliki akses komunikasi yang memadai.

Pemerintah memastikan proses pemulihan jaringan telekomunikasi akan terus dipantau dan dilaporkan secara berkala hingga menjangkau seluruh wilayah terdampak. Fokus utama tetap diarahkan pada daerah yang masih memiliki tingkat pemulihan rendah agar tidak terjadi kesenjangan akses komunikasi di tengah masyarakat.

Meutya menegaskan bahwa pemulihan jaringan di wilayah terdampak banjir di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat merupakan prioritas nasional.

Baca Juga :

Khasiat Buah Belimbing untuk Darah Tinggi dan Kolesterol, serta Cara Mengolahnya
Penyaluran BLT Kesra Capai 26,2 Juta Penerima, Pemerintah Pastikan Rampung pada Desember

“Kami berupaya maksimal agar masyarakat kembali terhubung. Akses komunikasi memengaruhi proses penyelamatan dan penyaluran bantuan. Setiap BTS yang pulih berarti lebih banyak warga bisa memberi kabar dan menerima informasi yang mereka perlukan,” ujarnya.

Pemerintah berharap pemulihan konektivitas yang berkelanjutan dapat mempercepat proses pemulihan kehidupan masyarakat secara menyeluruh.

Baca Juga : https://inversi.id/pemerintah-prioritaskan-layanan-kesehatan-kelompok-rentan-dalam-pemulihan-pascabencana/

You Might Also Like

Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo
Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!
Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia
Argentina Terlalu Tangguh untuk Swiss, Jadi Penyelamat Amerika Latin di Piala Dunia 2026
Inggris Tunjukkan Mental Juara, Singkirkan Norwegia dan Melaju ke Semifinal
TAGGED:AcehbencanaPemerintahTelekomunikasi
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Pesepak bola Dewa United Nick Kuipers (kiri) dan pesepak bola Persita Tangerang Andrejic Aleksa (kanan) berusaha menjangkau bola pada pertandingan BRI Super League 2025/2026 di Banten International Stadium, Kabupaten Serang, Banten, Sabtu (29/11/2025). Dewa United mengalahkan Persita Tangerang dengan skor 1-0. (Foto : ANTARA) Dewa United Gilas Persis Solo 5–1, Banten Warriors Bangkit dari Zona Bawah
Next Article Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir memberikan keterangan terkait perkembangan kompetisi SEA Games 2025 di Rumah Indonesia, Bangkok, Senin (15/12/2025). (Foto : NOC Indonesia) Indonesia Lampaui Target Medali SEA Games 2025, Erick Thohir Tegaskan Bonus Atlet Emas Siap Disalurkan
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

Pat Gulipat Hasil Korupsi? Polri Geledah 12 Lokasi dari Kafe, Money Changer hingga Rumah Mewah

Lolos dari Selat Hormuz! Pertamina Jaga Pasokan 2 Juta Barel Minyak Bagi Ketahanan Energi RI

Korupsi Masuk Jantung Penegak Hukum, Polri Bongkar 3 Mega Kasus

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Internasional

Konflik AS-Iran Memanas, PBB Ingatkan Ancaman bagi Stabilitas Dunia

3 days ago
Internasional

Cuaca Ekstrem Melanda Korea Selatan, Pemerintah Tetapkan Siaga Gelombang Panas Level Peringatan

3 days ago
Pildun 2026Terkini

Mbappe Cs Tampil Super Attacking, Les Bleus Makin Difavoritkan Juara

3 days ago
Pildun 2026Terkini

Messi, Mbappe, Haaland atau Kane? Siapa yang Akan Raih Sepatu Emas Piala Dunia 2026

4 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index