By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Pemerintah Prioritaskan Layanan Kesehatan Kelompok Rentan dalam Pemulihan Pascabencana
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Pemerintah Prioritaskan Layanan Kesehatan Kelompok Rentan dalam Pemulihan Pascabencana

Politik

Pemerintah Prioritaskan Layanan Kesehatan Kelompok Rentan dalam Pemulihan Pascabencana

Iqbal Prakoso
By
Iqbal Prakoso
7 months ago
Share
3 Min Read
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin berinteraksi dengan seorang anak di lokasi terdampak bencana di Sumatra, Sabtu (20/12/2025). (Foto : ANTARA)
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin berinteraksi dengan seorang anak di lokasi terdampak bencana di Sumatra, Sabtu (20/12/2025). (Foto : ANTARA)
SHARE

JAKARTA, INVERSI – Pemerintah Republik Indonesia menegaskan komitmennya untuk memprioritaskan layanan kesehatan bagi kelompok rentan dalam proses pemulihan pascabencana di sejumlah wilayah terdampak. Kelompok rentan yang dimaksud meliputi anak anak, lanjut usia, serta masyarakat dengan keterbatasan fisik maupun sosial yang dinilai memiliki risiko lebih tinggi terhadap gangguan kesehatan setelah bencana.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyampaikan bahwa perlindungan terhadap kelompok tersebut menjadi fokus utama pemerintah dalam menjaga keberlangsungan layanan kesehatan masyarakat. Menurutnya, pemulihan kesehatan tidak hanya berorientasi pada penanganan medis darurat, tetapi juga memastikan seluruh lapisan masyarakat tetap mendapatkan akses layanan kesehatan yang layak.

“Kita ingin memastikan pelayanan kesehatan bagi seluruh masyarakat,” ujar Budi saat dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu.

Budi menjelaskan bahwa sejumlah wilayah terdampak bencana masih berada dalam kondisi terisolasi, sehingga berpotensi menghambat distribusi layanan kesehatan dasar. Kondisi tersebut mendorong pemerintah pusat untuk turun langsung ke lapangan guna memantau situasi serta mengidentifikasi kebutuhan nyata masyarakat.

“Kabupaten ini masih terisolasi, jadi saya ingin lihat langsung operasionalnya dan apa yang bisa pemerintah pusat bantu,” katanya.

Selain pelayanan medis, pemerintah juga menyalurkan berbagai bentuk dukungan penunjang untuk menjaga keselamatan dan kesehatan kelompok rentan. Dukungan tersebut mencakup penyediaan listrik cadangan, distribusi air bersih, serta penguatan akses komunikasi di wilayah terdampak. Menurut Budi, langkah ini penting agar layanan kesehatan dapat berjalan optimal sekalipun infrastruktur dasar belum sepenuhnya pulih. Upaya tersebut dilakukan untuk mencegah munculnya krisis kesehatan baru di tengah proses pemulihan pascabencana.

Pemerintah juga menekankan penguatan layanan kesehatan berbasis komunitas sebagai strategi utama dalam situasi darurat. Budi menyebut pendekatan ini memungkinkan masyarakat terdampak tetap memperoleh layanan kesehatan tanpa harus bergantung pada rumah sakit rujukan yang aksesnya terbatas akibat kerusakan infrastruktur. Layanan primer yang kuat dinilai mampu menjangkau masyarakat lebih cepat dan efisien.

Dalam konteks ini, puskesmas memegang peran sentral dalam menjaga kesehatan warga. Menurut Budi, penguatan layanan primer menjadi kunci agar pelayanan promotif dan preventif tetap berjalan, terutama bagi kelompok rentan yang membutuhkan pemantauan kesehatan secara berkelanjutan. Setelah proses revitalisasi rumah sakit selesai dilakukan, perhatian pemerintah kini diarahkan pada penguatan fasilitas kesehatan tingkat pertama.

“Sekarang kami mulai merevitalisasi sekitar 800 puskesmas di tiga provinsi,” ujar Budi.

Baca Juga :

Deretan Menteri Merapat ke Istana Sore Ini, Bahas Apa dengan Prabowo?
Cara Melihat Hasil Seleksi Administrasi PLD Kemendesa, Cek Disini!

Revitalisasi tersebut bertujuan memastikan puskesmas memiliki kapasitas yang memadai untuk memberikan layanan kesehatan dasar, termasuk pemeriksaan rutin, penanganan penyakit ringan, serta edukasi kesehatan kepada masyarakat.

Dengan keberadaan layanan kesehatan yang lebih dekat dan mudah dijangkau, pemerintah berharap risiko keterlambatan penanganan penyakit dapat ditekan. Selain itu, penguatan puskesmas juga diharapkan mampu mengurangi beban rumah sakit rujukan yang turut terdampak bencana dan masih dalam tahap pemulihan.

Pendekatan kesehatan berbasis komunitas ini menjadi bagian dari strategi pemulihan kesehatan jangka menengah pemerintah. Melalui langkah terintegrasi antara pelayanan medis, dukungan infrastruktur dasar, dan penguatan fasilitas kesehatan primer, pemerintah menargetkan pemulihan kesehatan masyarakat terdampak bencana dapat berjalan secara berkelanjutan dan inklusif, dengan kelompok rentan sebagai prioritas utama.

You Might Also Like

Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!
Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP
Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”
Pat Gulipat Hasil Korupsi? Polri Geledah 12 Lokasi dari Kafe, Money Changer hingga Rumah Mewah
Korupsi Masuk Jantung Penegak Hukum, Polri Bongkar 3 Mega Kasus
TAGGED:PemerintahPemulihan PascabencanaSumatera
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Presiden Prabowo Subianto memberikan sambutan pada acara akad massal Rumah Subsidi Menyala di Perumahan Pondok Banten Indah, Kota Serang, Banten, Sabtu (20/12/2025). (Foto : ANTARA) Prabowo Apresiasi Prestasi Atlet Indonesia, 91 Emas di SEA Games 2025 Catat Sejarah Baru
Next Article Mantan Pelatih timnas Kanada John Herdman. (Foto : Reuters) John Herdman Segera Resmi Nahkodai Timnas Indonesia, PSSI Siap Umumkan Akhir Desember
1 Comment
  • Pingback: Pemulihan Jaringan Telekomunikasi Aceh Tembus 80 Persen, Pemerintah Percepat Akses Komunikasi Pascabencana - inversiid

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

Lolos dari Selat Hormuz! Pertamina Jaga Pasokan 2 Juta Barel Minyak Bagi Ketahanan Energi RI

Janji Tinggal Janji? Kepercayaan Warga Karo Tergerus di Tengah Sengketa RSUD Kabanjahe

Ekonom Sebut Gebrakan B50 Akan Perkuat Rupiah, Selamatkan APBN dan Stop Impor Solar

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

PolitikTerkini

Moncer di Ruang Digital! Riset SSI Sebut Bahlil Jadi Penopang Terkuat Citra Positif Prabowo

1 week ago
HukumTerkini

RUU Pidana LGBT Bisa Langsung Jadi UU? Ini Jalan Panjang yang Harus Ditempuh di DPR

2 weeks ago
HukumTerkini

Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Chromebook

2 weeks ago
Foto : Ilustrasi Program MBG untuk akselerasi bangsa (Sumber : bgn.id)
MBG

Cakupan MBG & Ekonomi Daerah: DPR Ajak Pemerintah Sinergikan Potensi Lokal

2 weeks ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index