By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Pendidikan Tanpa Perbedaan Jadi Komitmen Pemerintah untuk Seluruh Anak Indonesia
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Pendidikan Tanpa Perbedaan Jadi Komitmen Pemerintah untuk Seluruh Anak Indonesia

Pendidikan

Pendidikan Tanpa Perbedaan Jadi Komitmen Pemerintah untuk Seluruh Anak Indonesia

Jack
By
Jack
3 months ago
Share
4 Min Read
Kegiatan Forum Nasional Sekolah 3 Bahasa se-Indonesia. (Foto: Antara)
SHARE

INVERSI.ID – Pemerintah menegaskan bahwa pendidikan merupakan hak seluruh warga negara tanpa memandang latar belakang apa pun. Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan sistem pendidikan yang setara, inklusif, dan dapat diakses semua kalangan di Indonesia.

Hal itu disampaikan Asisten Deputi Bidang Penyelenggaraan Sidang Kabinet Sekretariat Negara, Sjahriati Rochmah, saat menghadiri Forum Nasional Sekolah 3 Bahasa se-Indonesia di Sekolah 3 Bahasa Putera Harapan (Puhua School), Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Sabtu.

“Kami menyampaikan bahwa sesuai konstitusi Pasal 33 UUD 1945, negara hadir untuk masyarakat, untuk semua. Bahwa pendidikan itu semuanya memiliki hak dan tidak ada perbedaan, semuanya setara,” kata Sjahriati Rochmah.

Ia menuturkan prinsip kesetaraan dalam pendidikan sejalan dengan semangat Bhinneka Tunggal Ika yang menjadi fondasi kehidupan berbangsa di Indonesia.

Menurutnya, forum nasional tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor demi meningkatkan kualitas pendidikan nasional, termasuk melalui pembelajaran multibahasa dan penguatan pemahaman budaya.

“Kami di sini akan memberikan dukungan penuh agar pembelajarannya, pendidikan dan pengenalan budaya baik Indonesia maupun negara sahabat menjadi lebih kuat,” katanya.

Dalam forum tersebut juga digelar Deklarasi “Pendidikan Tanpa Perbedaan” yang menekankan pentingnya menciptakan lingkungan belajar yang terbuka dan inklusif bagi seluruh peserta didik.

Sementara itu, Atase Pendidikan dan Kebudayaan RI di Beijing periode 2022-2025, Yudil Chatim, menilai kemajuan pendidikan tidak dapat dicapai tanpa kolaborasi antara akademisi, dunia usaha, pemerintah, komunitas, dan media.

“Akademik tidak bisa berjalan sendiri, harus bermitra dengan dunia usaha, pemerintah, komunitas, dan media. Kerja sama ini sudah berjalan melalui kemitraan antarkampus dan dengan berbagai provinsi di Tiongkok,” katanya.

Baca Juga :

Siswa MTsN 1 HSU Banjir Prestasi! Sabet 10 Medali di Dua Olimpiade Nasional
Tak Reda Selama 27 Bulan! BPS Ungkap Emas Perhiasan Bikin Inflasi Melonjak di November

Ia menambahkan kerja sama internasional perlu terus diperkuat, terutama dalam mendukung transfer teknologi serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia agar mampu bersaing secara global.

“Perkembangan Tiongkok sangat cepat, sehingga kita perlu belajar, termasuk melalui penguasaan bahasa dan budaya,” katanya.

Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok untuk Indonesia di Surabaya, Mr Ye Su, juga menyoroti pentingnya keberadaan sekolah tiga bahasa dalam meningkatkan minat generasi muda Indonesia mempelajari bahasa Mandarin.

“Sekolah trilingual merupakan model penting untuk pendidikan bahasa Mandarin di Indonesia, seiring meningkatnya hubungan historis, investasi, dan kerja sama perdagangan kedua negara,” katanya.

Menurutnya, kebutuhan tenaga kerja yang menguasai bahasa Mandarin terus meningkat seiring bertambahnya perusahaan asal Tiongkok yang beroperasi di Indonesia.

“Semakin banyak pemuda Indonesia yang belajar bahasa Mandarin akan memperkuat hubungan kedua negara,” katanya.

Di sisi lain, Ketua Dewan Pengembangan Puhua sekaligus Sekretaris Yayasan Putera Harapan Banyumas, Shanti K Nugroho, mengatakan kegiatan tersebut digelar untuk memperingati 20 tahun berdirinya Sekolah 3 Bahasa Putera Harapan.

“Sejak berdiri, kami meyakini pendidikan harus berakar pada nilai kebangsaan sekaligus terbuka pada dunia global melalui penguasaan bahasa,” katanya.

Ia menjelaskan konsep sekolah tiga bahasa menggabungkan penggunaan Bahasa Indonesia, bahasa daerah, dan bahasa asing sebagai bekal generasi muda menghadapi tantangan era globalisasi.

Menurutnya, konsep “Pendidikan Tanpa Perbedaan” menjadi pondasi penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang menghargai keberagaman.

“Sekolah ini menjadi miniatur Indonesia, tempat anak-anak dari berbagai latar belakang belajar bersama dan saling menghargai,” katanya.

Ketua Perkumpulan Sekolah Tiga Bahasa Indonesia (Perstibi), Yudi Susanto, menambahkan sekolah tiga bahasa terus berkembang sebagai bagian dari transformasi pendidikan nasional yang semakin terbuka dan inklusif.

“Sekolah tiga bahasa ini adalah model pendidikan yang terus berkembang dan menunjukkan kontribusinya bagi Indonesia, terutama dalam memperkuat kompetensi bahasa dan keterbukaan global,” katanya.

Ia menilai tantangan ke depan adalah memperluas akses pendidikan berkualitas sekaligus meningkatkan kualitas tenaga pendidik agar mampu menjawab kebutuhan zaman.

You Might Also Like

Beasiswa Garuda Tak Sekadar Kuliah, Mahasiswa Diminta Bangun Ekosistem Riset Nasional
Program Sekolah Rakyat Dikebut, Kemensos Ingatkan Pentingnya Tata Kelola yang Transparan
Prabowo Dukung Kampus IIT dan IIM Berdiri di Indonesia, Perkuat Pendidikan Nasional
Cakupan MBG & Ekonomi Daerah: DPR Ajak Pemerintah Sinergikan Potensi Lokal
Beasiswa LPDP Tahap II 2026 Resmi Dibuka, Ini Jadwal, Program, dan Syarat Terbarunya
TAGGED:PemerintahPendidikan
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Dokter Anak Ungkap Cara Kejar Ketertinggalan Vaksin Anak Lewat Catch-Up Immunization
Next Article Foto : Relawan SPPG MBG (Sumber : www.bgn.go.id) Program MBG Ubah Pola Hidup Relawan SPPG Lebih Disiplin
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Bahlil Selamatkan Harga Sawit, Petani Bisa Lega!

Gaikindo Ketok Palu! B50 Dipastikan Aman, Mesin Diesel Tak Perlu Khawatir

BBM Nelayan Rp15 Ribu Disahkan! Jurus Bahlil Lindungi Dompet Tanpa Sentuh APBN

Jakarta Darurat Judol. Ribuan Warga Pilih Jalan Spekulasi demi Bertahan Hidup

Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo

Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia

Hadapi Musim Kemarau, Pemerintah Pastikan Stok Pangan Nasional Tetap Aman

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

PendidikanTerkini

Ini Respons Akademisi Saat Bahlil Tantang Kampus Uji Kebijakan Energi di KSTI 2026

2 weeks ago
Foto : Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf) Teuku Riefky Harsya (kiri) bersama Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Juri Ardiantoro (tengah) dan Deputi Bidang Strategi dan Sistem Komunikasi Badan Komunikasi Pemerintah Fahd Pahdepie (kanan) (Sumber : bgn.go.id)
MBG

Fokus pada “Libatkan Publik” untuk demokratis diusung pemerintah di proses kreatif ini

3 weeks ago
Pendidikan

Dari Aceh hingga Papua, SMA Unggul Garuda Antar Ratusan Siswa ke Universitas Kelas Dunia

3 weeks ago
Pendidikan

Kabar Baik! 80 Ribu Pelajar SMA/SMK Swasta di Jabar Dapat Bantuan Pendidikan

3 weeks ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index