By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Tak Reda Selama 27 Bulan! BPS Ungkap Emas Perhiasan Bikin Inflasi Melonjak di November
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Tak Reda Selama 27 Bulan! BPS Ungkap Emas Perhiasan Bikin Inflasi Melonjak di November

EkonomiTerkini

Tak Reda Selama 27 Bulan! BPS Ungkap Emas Perhiasan Bikin Inflasi Melonjak di November

Dede isharuddin
By
Dede isharuddin
7 months ago
Share
2 Min Read
BPS nilai emas perhiasan yang terus naik kembali menjadi penyebab inflasi bulan November. (Foto, Antara)
SHARE

JAKARTA
Badan Pusat Statistik (BPS) kembali mengungkap fakta mengejutkan soal inflasi November 2025. Emas perhiasan, yang harganya terus meroket mengikuti penguatan harga emas dunia, kembali menjadi biang kerok inflasi bulanan. BPS mencatat inflasi sebesar 0,17 persen (month to month/mtm), dengan emas perhiasan menyumbang andil terbesar yakni 0,08 persen.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini dalam jumpa pers di Jakarta, Senin (1/12) menegaskan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya kembali menjadi penyumbang utama inflasi, dengan laju 1,21 persen (mtm) yang didorong inflasi emas perhiasan selama 27 bulan berturut-turut.

Pudji memaparkan, inflasi emas perhiasan pada November mencapai 3,99 persen (mtm)—lebih rendah dari bulan sebelumnya, namun tetap menjadi komoditas paling dominan dalam kelompoknya. Tak hanya itu, kelompok transportasi dan makanan, minuman, serta tembakau juga ikut mengerek inflasi.

Secara historis, kata Pudji, kelompok transportasi selalu mencatat inflasi setiap November, termasuk tahun ini dengan inflasi 0,34 persen (mtm). Penyebabnya? Kenaikan tarif angkutan udara dengan inflasi 6,02 persen (mtm) yang juga menyumbang andil 0,04 persen. “Pola historis menunjukkan tarif angkutan udara cenderung meningkat dari Oktober hingga Desember,” ujar Pudji.

Kelompok makanan, minuman, dan tembakau turut menyumbang 0,02 persen pada inflasi bulanan, terutama akibat lonjakan harga bawang merah dan wortel, masing-masing memberi andil 0,03 persen dan 0,02 persen.

Pudji menjelaskan, bawang merah secara konsisten mengalami inflasi tiap November sejak 2023, sementara wortel mengalami volatilitas tinggi sejak pertengahan 2024. Secara keseluruhan, IHK November 2025 berada di level 109,22, membawa inflasi tahunan ke 2,72 persen (yoy). Inflasi inti tercatat 0,17 persen (mtm) dan 2,36 persen (yoy), sedangkan administered prices naik 0,24 persen (mtm). Komponen volatile food mencatat inflasi 0,02 persen (mtm) dan melejit 5,48 persen (yoy).

You Might Also Like

Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo
Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!
Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat
Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya
Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia
TAGGED:BPSemas perhiasanInflasi November naik
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Pesawat CN 295 P-4501 Dikebut ke Aceh – Sumbar Bawa Bantuan Besar dan Tim SAR
Next Article Terminal Kalideres Antisipasi Potensi Kenaikan Harga Tiket Bus Jelang Nataru 2025/2026
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

Pat Gulipat Hasil Korupsi? Polri Geledah 12 Lokasi dari Kafe, Money Changer hingga Rumah Mewah

Lolos dari Selat Hormuz! Pertamina Jaga Pasokan 2 Juta Barel Minyak Bagi Ketahanan Energi RI

Korupsi Masuk Jantung Penegak Hukum, Polri Bongkar 3 Mega Kasus

Janji Tinggal Janji? Kepercayaan Warga Karo Tergerus di Tengah Sengketa RSUD Kabanjahe

Ekonom Sebut Gebrakan B50 Akan Perkuat Rupiah, Selamatkan APBN dan Stop Impor Solar

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Argentina Terlalu Tangguh untuk Swiss, Jadi Penyelamat Amerika Latin di Piala Dunia 2026

22 hours ago
Pildun 2026Terkini

Inggris Tunjukkan Mental Juara, Singkirkan Norwegia dan Melaju ke Semifinal

22 hours ago
Internasional

Konflik AS-Iran Memanas, PBB Ingatkan Ancaman bagi Stabilitas Dunia

3 days ago
Internasional

Cuaca Ekstrem Melanda Korea Selatan, Pemerintah Tetapkan Siaga Gelombang Panas Level Peringatan

3 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index