By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Perang Timur Tengah Guncang Dunia, RI Siapkan Jurus Darurat Impor Minyak
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Perang Timur Tengah Guncang Dunia, RI Siapkan Jurus Darurat Impor Minyak

EkonomiTerkini

Perang Timur Tengah Guncang Dunia, RI Siapkan Jurus Darurat Impor Minyak

Dede isharuddin
By
Dede isharuddin
4 months ago
Share
3 Min Read
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia saat menyampaikan pemaparan dalam Keterangan Pers Menteri ESDM tentang perkembangan terkini Timur Tengah dan implikasi terhadap sektor ESDM di Jakarta, Selasa (3/3/2026). (Foto, Dok. Kementerian ESDM)
SHARE

JAKARTA – Pemerintah bergerak cepat merespons eskalasi konflik global yang berdampak langsung pada jalur energi dunia. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa penutupan Selat Hormuz akibat perang yang melibatkan Israel, Amerika Serikat, dan Iran menjadi perhatian serius Presiden.

“Atas arahan bapak presiden melihat perkembangan yang ada. Sekarang Selat Hormuz ditutup akibat perang Israel, Amerika, Iran ini dampaknya pada energi global,” ujar Bahlil dalam konferensi pers di Kementerian ESDM, Selasa (3/3/2026).

Selat Hormuz sendiri merupakan salah satu jalur pelayaran energi terpenting dunia, penghubung utama distribusi minyak dari kawasan Teluk ke pasar global. Ketegangan di wilayah ini langsung memicu lonjakan harga minyak dunia dan meningkatkan risiko gangguan pasokan.

Bahlil memerinci bahwa dari total impor minyak mentah Indonesia, sekitar 20–25 persen berasal dari kawasan Timur Tengah, yang distribusinya melewati Selat Hormuz. Sementara sisanya dipasok dari sejumlah negara lain seperti Afrika, Amerika Serikat, dan Brasil.

Artinya, jika jalur tersebut terganggu dalam waktu lama, pasokan dalam negeri berpotensi tertekan. Situasi ini juga berdampak pada perhitungan subsidi energi, terutama BBM, yang sensitif terhadap fluktuasi harga minyak global.

Mengantisipasi ketidakpastian durasi konflik, pemerintah menyiapkan langkah mitigasi. “Ini tidak bisa diramal kapan selesai. Ini gak bisa diramal. Bisa cepat bisa lambat. Kami ambil alternatif terjelek skenarionya sekarang ini crude dari Timur Tengah sebagian dialihkan ambil dari Amerika supaya ada kepastian ketersediaan,” kata Bahlil.

Langkah pengalihan sebagian impor minyak mentah ke Amerika Serikat dinilai sebagai strategi menjaga kepastian suplai di tengah dinamika global yang belum menentu.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto juga disebut telah memastikan kesiapan Indonesia menghadapi dampak konflik global, termasuk dari sisi cadangan energi dan stabilitas fiskal. Pemerintah diminta berhitung cermat agar gejolak harga minyak tidak membebani APBN secara berlebihan, khususnya pada pos subsidi dan kompensasi energi.

Penutupan Selat Hormuz tidak hanya berdampak pada pasokan, tetapi juga pada harga. Ketika harga minyak mentah melonjak, beban subsidi BBM otomatis meningkat jika harga jual dalam negeri ditahan.

Baca Juga :

Sebut Masih Banyak Pernikahan hingga Kehamilan, Jokowi: Sebuah Kekuatan Ekonomi
Tren Kacamata Retro Jadi Gaya Ikonik Generasi Z: Unik, Stylish, dan Fungsional

Karena itu, Presiden memerintahkan koordinasi lintas kementerian terus dilakukan untuk memastikan berbagai hal. Mulai dari ketahanan stok energi nasional tetap aman, skema impor lebih fleksibel, perhitungan subsidi tetap terkendali, dan stabilitas ekonomi makro terjaga. Pemerintah menegaskan bahwa skenario terburuk sudah disiapkan, sembari terus memantau perkembangan geopolitik.

You Might Also Like

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat
Bola “Meriam” dan Rahasia Banjir Gol di Piala Dunia 2026
Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan
Dramatis! Aljazair Paksa Yordania Angkat Koper Lebih Cepat
Haaland Menggila, Viking Norwegia Meluncur Mulus ke Fase Gugur
TAGGED:Bahlil LahadaliaKementerian ESDMKonflik Timur TengahSelat Hormuz
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Prabowo Bahas Eskalasi Perang Teluk 3,5 Jam di Istana, Ini Dampaknya untuk Indonesia
Next Article Dunia Bergejolak, BBM Subsidi Tetap! Prabowo–Bahlil Pasang “Bantalan Sosial” agar Lebaran Rakyat Tenang
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

Bahlil Gelontorkan Rp10 Triliun! Ribuan Desa Siap Keluar dari Gelap

Program BPBL Bahlil Terangi 220 Ribu Rumah, Listrik Gratis Tembus Pelosok

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Tak Cuma Mbappe! Trio Maut Prancis Kirim Sinyal Bahaya ke Semua Rival

22 hours ago
Pildun 2026Terkini

Argentina Tanpa Messi? Jawabannya Mulai Terlihat dan Bikin Suporter Was-was

23 hours ago
Pildun 2026Terkini

Belgia Terancam Pulang Lagi, Iran Bikin Kejutan! Grup G Piala Dunia Makin Brutal

2 days ago
Pildun 2026Terkini

Cape Verde Tinggal Selangkah Ukir Sejarah ke Babak Gugur Piala Dunia

2 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index