By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Prabowo di Forum WEF Davos: Indonesia Tegas Pilih Perdamaian
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Prabowo di Forum WEF Davos: Indonesia Tegas Pilih Perdamaian

InternasionalPolitikTerkini

Prabowo di Forum WEF Davos: Indonesia Tegas Pilih Perdamaian

Adrian
By
Adrian
6 months ago
Share
5 Min Read
Foto : Presiden Prabowo Subianto saat berpidato di atas panggung Annual Meeting Davos, World Economic Forum (WEF) 2026, Davos, Swiss (Sumber : antaranews.com)
Foto : Presiden Prabowo Subianto saat berpidato di atas panggung Annual Meeting Davos, World Economic Forum (WEF) 2026, Davos, Swiss (Sumber : antaranews.com)
SHARE

Inversi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan sikap politik luar negeri Indonesia yang konsisten memilih jalan perdamaian dan stabilitas global dalam pidato khususnya pada Annual Meeting World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss, Kamis sore waktu setempat.

Di hadapan para pemimpin dunia, ekonom global, investor internasional, akademisi, dan pelaku usaha, Presiden Prabowo menyampaikan pesan tegas bahwa Indonesia menolak kekacauan dan konflik sebagai jalan menuju kemajuan.

Pidato Presiden Prabowo disampaikan di Congress Hall, lokasi utama perhelatan WEF Davos 2026, yang menjadi panggung strategis bagi para pemimpin dunia untuk menyampaikan visi global. Dalam forum bergengsi tersebut, Presiden Prabowo menempatkan Indonesia sebagai negara yang menjunjung tinggi nilai persahabatan, tanggung jawab internasional, serta kerja sama lintas bangsa.

“Jika Anda ingin mengambil satu hal dari pidato saya hari ini, inilah pesannya: Indonesia memilih perdamaian daripada kekacauan,” ujar Presiden Prabowo dengan nada tegas. Pernyataan tersebut disambut perhatian penuh para hadirin yang berasal dari berbagai latar belakang negara dan kepentingan global.

Presiden menekankan bahwa sikap tersebut bukan sekadar retorika diplomatik, melainkan prinsip dasar yang menjadi fondasi kebijakan luar negeri Indonesia. Menurutnya, Indonesia ingin menjadi mitra yang dapat dipercaya oleh semua pihak, tanpa memosisikan diri sebagai ancaman bagi negara mana pun.

“Kami ingin menjadi sahabat bagi semua. Tidak menjadi musuh bagi siapa pun. Seribu sahabat masih terlalu sedikit bagi kami, sementara satu musuh sudah terlalu banyak,” lanjut Presiden Prabowo, menegaskan filosofi diplomasi Indonesia yang mengedepankan dialog dan kolaborasi.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo menjelaskan bahwa komitmen terhadap perdamaian global sejalan dengan visi Indonesia sebagai negara yang bertanggung jawab terhadap lingkungan dan keberlanjutan. Dalam pidatonya, ia menyinggung pentingnya menjaga keseimbangan antara pembangunan ekonomi dan kelestarian alam.

“Kami ingin menjadi tetangga yang baik, warga dunia yang baik dan bertanggung jawab, melindungi lingkungan serta menjaga alam. Kita tidak boleh merusak alam. Kita harus hidup berdampingan dengan alam dan menjadi bagian dari masa depan yang penuh harapan,” ujar Presiden.

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa harapan akan masa depan yang lebih baik harus dibangun di atas tata kelola pemerintahan yang kredibel dan kebijakan publik yang sehat. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi tidak boleh dilepaskan dari prinsip keadilan dan keberlanjutan.

Baca Juga :

Jadwal Tayang dan Sinopsis Drama China Peacock in Wonderland
Dukung Konektivitas Masyarakat, Kemenhub Sebut Penerbangan Perintis di Waingapu Sangat Ditunggu

“Harapan harus didasarkan pada kredibilitas, tata kelola kebijakan publik yang sehat, serta pertumbuhan yang berkelanjutan dan berkeadilan,” tegasnya. Pernyataan ini mencerminkan upaya pemerintah Indonesia untuk menggabungkan stabilitas politik, pertumbuhan ekonomi, dan kesejahteraan sosial dalam satu kerangka pembangunan nasional.

Pada bagian akhir pidatonya, Presiden Prabowo mengajak para pemimpin dunia dan pemangku kepentingan global untuk bersama-sama membangun tatanan dunia yang lebih damai dan inklusif. Ia menegaskan bahwa tantangan global saat ini—mulai dari konflik geopolitik, krisis iklim, hingga ketimpangan ekonomi—hanya dapat diatasi melalui kerja sama lintas negara.

“Mari kita membangun dunia yang ingin kita tinggali bersama. Mari kita melanjutkan perjalanan untuk meningkatkan kualitas hidup bagi semua, hidup dalam damai, kebebasan, persahabatan, toleransi, hidup berdampingan, dan kerja sama bagi semua ras, semua etnis, dan semua agama,” kata Presiden Prabowo menutup pidatonya.

Pidato khusus Presiden Prabowo di WEF Davos 2026 ini menempatkan Indonesia sejajar dengan negara-negara besar yang turut menyampaikan pandangan globalnya di panggung yang sama. Pada forum tersebut, sejumlah pemimpin dunia lain juga memberikan pidato khusus, di antaranya Presiden Amerika Serikat Donald J. Trump dan Presiden Prancis Emmanuel Macron.

Selain menegaskan sikap politik luar negeri, Presiden Prabowo juga memaparkan visi pembangunan nasional, capaian awal pemerintahannya, serta strategi ekonomi Indonesia yang oleh sejumlah kalangan disebut sebagai “Prabowonomics”.

Konsep ini menekankan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, industrialisasi berbasis nilai tambah, serta peran aktif negara dalam menjaga keseimbangan sosial dan ekonomi. Sejumlah menteri dan pejabat tinggi negara turut hadir dan menyimak pidato Presiden Prabowo di Congress Hall.

Mereka antara lain Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Danantara Rosan Perkasa Roeslani, serta Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid.

Turut hadir pula Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono, Wakil Ketua Komisi I DPR RI Budisatrio Djiwandono, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Novyan Bakrie, serta Ketua Dewan Pertimbangan Kadin Indonesia Arsjad Rasjid.

Kehadiran Presiden Prabowo di WEF Davos 2026 sekaligus menegaskan posisi Indonesia sebagai aktor penting dalam percaturan global. Dengan pesan perdamaian, stabilitas, dan keberlanjutan, Indonesia menunjukkan komitmennya untuk berkontribusi aktif dalam membangun masa depan dunia yang lebih adil dan sejahtera.

You Might Also Like

Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo
Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!
Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia
Argentina Terlalu Tangguh untuk Swiss, Jadi Penyelamat Amerika Latin di Piala Dunia 2026
Inggris Tunjukkan Mental Juara, Singkirkan Norwegia dan Melaju ke Semifinal
TAGGED:ForumForum WEF DavosindonesiaPerdamaianPrabowoTegas
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Foto : Suasana saat para penumpang menunggu keberangkatan Kereta Api di Stasiun Probolinggo (Sumber : probolinggo.times.co.id) KAI Mulai Jual Tiket Lebaran Lebih Awal!
Next Article UT Jadi Kampus dengan Lulusan CPNS Terbanyak di Indonesia, Ini Rahasianya
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

Pat Gulipat Hasil Korupsi? Polri Geledah 12 Lokasi dari Kafe, Money Changer hingga Rumah Mewah

Lolos dari Selat Hormuz! Pertamina Jaga Pasokan 2 Juta Barel Minyak Bagi Ketahanan Energi RI

Korupsi Masuk Jantung Penegak Hukum, Polri Bongkar 3 Mega Kasus

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Internasional

Konflik AS-Iran Memanas, PBB Ingatkan Ancaman bagi Stabilitas Dunia

3 days ago
Internasional

Cuaca Ekstrem Melanda Korea Selatan, Pemerintah Tetapkan Siaga Gelombang Panas Level Peringatan

3 days ago
Pildun 2026Terkini

Mbappe Cs Tampil Super Attacking, Les Bleus Makin Difavoritkan Juara

3 days ago
Pildun 2026Terkini

Messi, Mbappe, Haaland atau Kane? Siapa yang Akan Raih Sepatu Emas Piala Dunia 2026

4 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index