By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Prabowo Soroti Kesenjangan Hunian Nasional saat Akad Massal KPR, 29 Juta Warga Belum Miliki Rumah
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Prabowo Soroti Kesenjangan Hunian Nasional saat Akad Massal KPR, 29 Juta Warga Belum Miliki Rumah

Politik

Prabowo Soroti Kesenjangan Hunian Nasional saat Akad Massal KPR, 29 Juta Warga Belum Miliki Rumah

Iqbal Prakoso
By
Iqbal Prakoso
7 months ago
Share
4 Min Read
Presiden Prabowo Subianto memberi sambutan dalam akad massal 50.030 Kredit Perumahan Rakyat Fasilitas Likuiditas Pembayaran Perumahan (KPR FLPP) di Serang, Banten, Sabtu (20/12/2025). (Foto : ANTARA)
Presiden Prabowo Subianto memberi sambutan dalam akad massal 50.030 Kredit Perumahan Rakyat Fasilitas Likuiditas Pembayaran Perumahan (KPR FLPP) di Serang, Banten, Sabtu (20/12/2025). (Foto : ANTARA)
SHARE

JAKARTA, INVERSI – Presiden Prabowo Subianto menegaskan masih besarnya tantangan pemenuhan kebutuhan hunian nasional, menyusul fakta bahwa sekitar 29 juta warga Indonesia hingga kini belum memiliki rumah. Pernyataan tersebut disampaikan Presiden saat menyaksikan pelaksanaan akad massal 50.030 Kredit Perumahan Rakyat Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan atau KPR FLPP di Serang, Banten, Sabtu.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menekankan bahwa program perumahan rakyat tidak dapat dijalankan secara parsial, melainkan membutuhkan kerja bersama seluruh jajaran pemerintah. Ia secara khusus menyoroti peran Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait dalam mengakselerasi penyediaan rumah layak bagi masyarakat.

“Hari ini saya merasa gembira, walaupun saya sadar perjalanan masih jauh, cita cita kita masih jauh. Dua puluh sembilan juta rakyat kita masih belum punya rumah. Jadi Pak Ara kerja keras, semua menteri kita kompak, kita cari jalannya. Kalau ada kehendak, pasti ada jalan,” ujar Presiden Prabowo.

Presiden menilai pemenuhan kebutuhan dasar seperti hunian memiliki dampak langsung terhadap penguatan ekonomi nasional. Ia sejalan dengan pandangan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman yang menyampaikan bahwa kelompok masyarakat dengan kondisi ekonomi paling lemah justru memiliki potensi besar dalam menggerakkan roda perekonomian apabila diberdayakan secara tepat. Oleh karena itu, Prabowo menegaskan komitmennya untuk menghapus kemiskinan melalui kebijakan yang berpihak kepada rakyat kecil.

Dalam konteks tersebut, Presiden juga menyinggung pentingnya tata kelola pemerintahan yang bersih sebagai fondasi utama pembangunan. Ia menyatakan tekadnya untuk menghentikan praktik penyelewengan, korupsi, serta berbagai bentuk penipuan yang dinilai menghambat upaya negara dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, keberhasilan program perumahan sangat bergantung pada integritas dan komitmen seluruh aparat negara.

Prabowo turut memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan akad massal KPR FLPP tahun 2025 yang melibatkan lebih dari 50 ribu penerima manfaat. Ia menyebut capaian tersebut sebagai prestasi luar biasa yang merupakan hasil kesinambungan kebijakan lintas pemerintahan. Presiden menegaskan bahwa program rumah subsidi telah dimulai sejak era Presiden ke 6 Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono, dilanjutkan pada masa Presiden ke 7 Joko Widodo, dan kini diteruskan serta ditingkatkan pada pemerintahannya.

“Prestasi luar biasa, lima puluh ribu lebih akad massal rumah subsidi. Program ini dimulai dari Presiden SBY, diteruskan oleh Pak Jokowi, saya teruskan, saya tingkatkan. Tidak ada pembangunan bangsa yang tidak dilakukan pada periode yang panjang,” kata Prabowo.

Dalam acara tersebut, Presiden secara simbolis menyerahkan kunci rumah subsidi kepada sepuluh masyarakat berpenghasilan rendah dari berbagai daerah. Para penerima berasal dari latar belakang profesi yang beragam, mulai dari guru honorer, penyandang disabilitas netra, pedagang kecil, pengemudi ojek daring, buruh, nelayan, hingga pekerja sektor informal lainnya. Penyerahan ini menjadi simbol bahwa program perumahan menyasar langsung kelompok masyarakat yang selama ini paling membutuhkan.

Akad massal KPR FLPP turut dihadiri jajaran menteri Kabinet Merah Putih dan pimpinan lembaga negara, termasuk Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, hingga Kepala Badan Pusat Statistik Amalia Adininggar Widyasanti.

Baca Juga :

Nuansa Retro dan Lirik Menyentuh, Ruth Sahanaya Perkenalkan Single Pelangi
Puncak HPN ke-78 Dirayakan pada 20 Februari 2024

Melalui program ini, pemerintah berharap akses kepemilikan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah semakin terbuka, sekaligus menjadi langkah konkret dalam mengurangi kesenjangan sosial dan memperkuat fondasi kesejahteraan nasional secara berkelanjutan.

Baca Juga : https://inversi.id/prabowo-apresiasi-prestasi-atlet-indonesia-91-emas-di-sea-games-2025-catat-sejarah-baru/

You Might Also Like

BBM Nelayan Rp15 Ribu Disahkan! Jurus Bahlil Lindungi Dompet Tanpa Sentuh APBN
Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo
Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!
Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia
Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP
TAGGED:KPRPrabowo SubiantoPresiden Prabowo Subianto
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Mantan Pelatih timnas Kanada John Herdman. (Foto : Reuters) John Herdman Segera Resmi Nahkodai Timnas Indonesia, PSSI Siap Umumkan Akhir Desember
Next Article 2.867 Perusahaan Jasa Tambang Lalai Lapor, Kementerian ESDM Beri Sanksi
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Jakarta Darurat Judol. Ribuan Warga Pilih Jalan Spekulasi demi Bertahan Hidup

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Hadapi Musim Kemarau, Pemerintah Pastikan Stok Pangan Nasional Tetap Aman

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

Pat Gulipat Hasil Korupsi? Polri Geledah 12 Lokasi dari Kafe, Money Changer hingga Rumah Mewah

Lolos dari Selat Hormuz! Pertamina Jaga Pasokan 2 Juta Barel Minyak Bagi Ketahanan Energi RI

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

HukumTerkini

Korupsi Masuk Jantung Penegak Hukum, Polri Bongkar 3 Mega Kasus

6 days ago
HukumTerkini

Janji Tinggal Janji? Kepercayaan Warga Karo Tergerus di Tengah Sengketa RSUD Kabanjahe

1 week ago
PolitikTerkini

Moncer di Ruang Digital! Riset SSI Sebut Bahlil Jadi Penopang Terkuat Citra Positif Prabowo

1 week ago
HukumTerkini

RUU Pidana LGBT Bisa Langsung Jadi UU? Ini Jalan Panjang yang Harus Ditempuh di DPR

2 weeks ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index