By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Prabowo Tegaskan Indonesia Punya Opsi Keluar dari Board of Peace
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Prabowo Tegaskan Indonesia Punya Opsi Keluar dari Board of Peace

PolitikTerkini

Prabowo Tegaskan Indonesia Punya Opsi Keluar dari Board of Peace

Jack
By
Jack
5 months ago
Share
3 Min Read
Mantan Wakil Menteri Luar Negeri, Dino Patti Djalal. (Foto: Antaranews)
SHARE

INVERSI.ID – Mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia tetap memiliki opsi untuk keluar dari Board of Peace (BoP) apabila keterlibatan tersebut dinilai bertentangan dengan prinsip dan kepentingan nasional.

Pernyataan itu disampaikan Dino usai mengikuti pertemuan bersama Presiden Prabowo dengan Menteri Luar Negeri, para wakil menteri luar negeri, serta mantan menteri dan mantan wakil menteri luar negeri di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu.

“Yang saya paling suka, dan ini segaris juga dengan posisi core policy luar negeri Indonesia, adalah bahwa kita masuk dengan hati-hati dan terus berpegang pada opsi untuk bisa keluar kalau ini bertentangan dengan prinsip kita dan kepentingan kita,” kata Dino.

“Ini berkali-kali beliau tekankan. Beliau tidak akan ragu, termasuk kalau yang lain tetap masuk. Nah ini yang saya tangkap sebagai suatu penekanan dan penegasan yang kami apresiasi,” imbuhnya.

Dino yang pernah menjabat juru bicara bidang luar negeri pada masa pemerintahan Presiden Susilo Yudhoyono menuturkan bahwa Prabowo memandang BoP secara realistis sebagai opsi yang tersedia di tingkat internasional untuk menghentikan konflik di Gaza. Meski demikian, BoP dinilai bukan solusi yang bersifat menyeluruh dan memiliki risiko kegagalan yang cukup tinggi.

Ia menyebut BoP sebagai sebuah langkah eksperimental yang harus dijalani dengan kehati-hatian, mengingat banyak faktor eksternal yang dapat memengaruhi efektivitasnya, termasuk dinamika politik Amerika Serikat dan Israel.

Dalam diskusi tersebut, Dino mengatakan Prabowo juga menekankan pentingnya menjaga kekompakan dengan negara-negara Islam guna memperkuat posisi serta daya tawar Indonesia dalam forum BoP.

Mantan Wakil Menteri Luar Negeri itu menambahkan bahwa Prabowo meyakini keterbatasan pengaruh Indonesia dapat diimbangi melalui kerja sama dan keselarasan sikap dengan negara-negara Islam yang tergabung dalam BoP.

“Beliau menyatakan ‘kami yakin kami bisa mengimbangi karena segala sesuatu yang kita lakukan, kita jamin harus ada kekompakan dengan negara-negara Islam’,” kata Dino.

Baca Juga :

Server PDN Terganggu, DPR: Segera Tangani
Lazy Girl Jobs, Solusi Gen Z Melawan Burnout Kerja Modern

Lebih lanjut, Dino menyampaikan bahwa dalam pertemuan tersebut Prabowo menerima seluruh masukan, kritik, serta pandangan yang disampaikan para peserta secara terbuka. Diskusi berlangsung dalam format dialog dua arah tanpa pembatasan topik.

“Diskusi ini tidak ada batasannya, tidak ada dibilang kami tidak boleh nanya ini, tidak boleh nanya itu. tapi sangat terbuka dan diskusi ini dua arah, jadi bukan satu arah,” kata dia.

Dalam kesempatan yang sama, Dino menegaskan sikap pribadinya mendukung keterlibatan Indonesia dalam BoP dengan tetap mempertimbangkan risiko yang ada, memegang opsi keluar, serta menjadikan kemerdekaan Palestina sebagai tujuan utama.

Ia menilai proses menuju solusi dua negara masih panjang dan membutuhkan diplomasi, lobi politik, serta pendekatan yang pragmatis dan realistis.

“Jadi kita lihat, ini baru berapa hari kan BoP ya, jadi jalan masih panjang. Kita doakan tujuan paling utamanya yaitu two state solution, Palestina merdeka itu bisa tercapai,” katanya.

You Might Also Like

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat
Bola “Meriam” dan Rahasia Banjir Gol di Piala Dunia 2026
Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan
Dramatis! Aljazair Paksa Yordania Angkat Koper Lebih Cepat
Haaland Menggila, Viking Norwegia Meluncur Mulus ke Fase Gugur
TAGGED:BOPPresiden RI
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Indonesia Turunkan 16 Pembalap di Kejuaraan Asia Jalan Raya 2026 Arab Saudi
Next Article Bukan dari India, Ini Sejarah Penamaan Virus Nipah
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

Bahlil Gelontorkan Rp10 Triliun! Ribuan Desa Siap Keluar dari Gelap

Program BPBL Bahlil Terangi 220 Ribu Rumah, Listrik Gratis Tembus Pelosok

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Tak Cuma Mbappe! Trio Maut Prancis Kirim Sinyal Bahaya ke Semua Rival

16 hours ago
Pildun 2026Terkini

Argentina Tanpa Messi? Jawabannya Mulai Terlihat dan Bikin Suporter Was-was

17 hours ago
Pildun 2026Terkini

Belgia Terancam Pulang Lagi, Iran Bikin Kejutan! Grup G Piala Dunia Makin Brutal

2 days ago
Pildun 2026Terkini

Cape Verde Tinggal Selangkah Ukir Sejarah ke Babak Gugur Piala Dunia

2 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index