By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Prabowo Tegaskan Jangan Bergantung pada Negara Lain, Saatnya Indonesia Berdiri Sendiri
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Prabowo Tegaskan Jangan Bergantung pada Negara Lain, Saatnya Indonesia Berdiri Sendiri

Ekonomi

Prabowo Tegaskan Jangan Bergantung pada Negara Lain, Saatnya Indonesia Berdiri Sendiri

Jack
By
Jack
7 months ago
Share
5 Min Read
Dok. Presiden Prabowo Subianto saat memberikan keterangan pers di Istana Merdeka. (Foto: KSP)
SHARE

INVERSI.ID – Dalam situasi dunia yang makin tidak pasti, Presiden Prabowo Subianto memberikan pesan tegas yang langsung menyentuh inti persoalan: Indonesia tidak boleh bergantung pada negara manapun untuk menjaga masa depan bangsanya. Pesan ini disampaikan dalam pidato di Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2025, sebuah forum besar yang mempertemukan pemerintah, pelaku ekonomi, dan para pemangku kebijakan.

Contents
Pemerintahan yang Rasional, Bersih, dan Pro RakyatEra Eksekusi: Solusi Cepat untuk Rakyat

Pesan tersebut terasa relevan mengingat kondisi geopolitik dan ekonomi global yang belakangan ini makin unpredictable. Perubahan cepat di berbagai kawasan, perang dagang, konflik regional, serta dinamika ekonomi dunia membuat negara-negara berkembang harus berpikir ekstra agar tidak terseret arus. Salah langkah sedikit saja, dampaknya bisa merembet ke harga pangan, energi, investasi, hingga stabilitas ekonomi nasional.

“Kita tidak mau tergantung dengan negara manapun di dunia, kita tidak boleh tergantung. Demi keselamatan masa depan bangsa kita, kita harus percaya pada kekuatan kita sendiri,” kata Presiden.

Kalimat itu bukan sekadar slogan, tapi alarm agar bangsa ini mulai memperkuat pondasi strategisnya dan tidak mudah bergantung pada pihak luar.

Bagi generasi muda, pesan seperti ini sebenarnya dekat dengan realitas sehari-hari. Sama halnya dengan seseorang yang mulai berusaha mandiri secara finansial, negara juga harus bisa mengatur rumah tangganya sendiri. Ketika global supply chain terganggu, atau ketika negara lain menahan ekspor komoditas vital, Indonesia tidak boleh kelimpungan. Kemandirian nasional menjadi tameng pertama untuk menjaga kehidupan masyarakat.

Pemerintahan yang Rasional, Bersih, dan Pro Rakyat

Saat menyoroti langkah-langkah strategis yang harus dilakukan pemerintah, Prabowo menekankan bahwa proses mencapai kemandirian tidak bisa lepas dari prinsip-prinsip pemerintahan yang benar. Ia menyampaikan bahwa kebijakan negara harus dijalankan oleh pemerintah yang niatnya sungguh-sungguh membela kepentingan rakyat.

“Pemerintah yang niatnya benar, pemerintah yang niatnya menegakkan kebenaran-keadilan, menegakkan pemerintahan bersih dengan kebijakan-kebijakan yang menggunakan akal sehat, kebijakan-kebijakan yang pro rakyat, kebijakan yang dilaksanakan dengan ketenangan, kepercayaan diri dan dengan tekad untuk berdiri di atas kaki kita sendiri,” ujarnya.

Dalam konteks generasi muda, yang terbiasa dengan transparansi, logika berpikir terbuka, dan sikap antisuap, pesan Presiden ini punya resonansi tersendiri. Negara tidak akan bisa kuat kalau masih disandera oleh kebijakan yang tidak efisien, birokrasi yang lambat, atau kepentingan-kepentingan sempit. Kemandirian ekonomi, pangan, energi, maupun pertahanan hanya bisa berjalan kalau kebijakan publik ditetapkan berdasarkan data, riset, dan akal sehat.

Prabowo juga percaya bahwa dengan kesungguhan tekad dan arah kebijakan yang tepat, Indonesia mampu mengendalikan ekonomi tanpa harus bergantung pada negara lain. Optimisme seperti ini penting, mengingat banyak negara saat ini sedang bergulat dengan inflasi, resesi, hingga krisis energi. Indonesia membutuhkan keberanian untuk mengambil langkah-langkah besar, termasuk memperkuat industri dalam negeri, meningkatkan produksi dalam berbagai sektor strategis, dan mengurangi defisit impor.

Baca Juga :

Pemerintah Lewat Menteri Bahlil Siapkan Mandatori Bioetanol dalam Bensin Paling Lambat 2028
Hasil Final Liga 2: PSBS Biak Juara di Padang hingga Kericuhan Suporter

Pesan Presiden ini juga bisa menjadi dorongan bagi anak muda untuk lebih peduli pada isu-isu nasional. Kemandirian tidak hanya urusan pemerintah, tetapi juga generasi penerus bangsa. Baik lewat inovasi, wirausaha, pendidikan, maupun kontribusi kecil dalam kehidupan sehari-hari, semua bagian itu menjadi mozaik besar menuju Indonesia yang tidak mudah ditundukkan oleh kondisi global.

Era Eksekusi: Solusi Cepat untuk Rakyat

Dalam bagian akhir pidatonya, Prabowo memberi penekanan yang cukup keras mengenai pentingnya eksekusi. Baginya, perumusan kebijakan sudah cukup dilakukan, sekarang saatnya bergerak cepat.

“Saya ingatkan, sekarang adalah pelaksanaannya. Sekarang adalah eksekusi, sekarang adalah how to solve the problem, how to bring solution, as fast as possible to the people,” ujarnya.

Pesan ini menggambarkan bahwa pemerintah tidak ingin terjebak dalam wacana panjang atau perdebatan yang tidak produktif. Masyarakat membutuhkan perubahan konkret, dan generasi muda sangat peka terhadap hal ini. Di era sekarang, semua bergerak cepat, dan ekspektasi publik terhadap kecepatan solusi juga semakin tinggi.

Eksekusi cepat bukan berarti asal-asalan. Yang dimaksud adalah implementasi kebijakan yang tepat sasaran, efisien, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat. Mulai dari stabilitas harga pangan, pemerataan pembangunan, penguatan UMKM, sampai transformasi digital nasional, semuanya membutuhkan langkah nyata yang bisa dirasakan masyarakat.

Jika pemerintah mampu memberikan solusi cepat dan efektif, maka kepercayaan publik akan semakin kuat. Kepercayaan ini penting untuk menciptakan sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, akademisi, dan tentunya generasi muda sebagai agen perubahan.

Pada akhirnya, pesan Prabowo tentang kemandirian nasional, pemerintahan yang bersih, dan pentingnya eksekusi cepat menyentuh tiga pilar penting: kekuatan internal bangsa, kualitas kepemimpinan, dan kecepatan adaptasi. Dalam dunia yang bergerak cepat, Indonesia perlu memastikan bahwa setiap kebijakan tidak hanya bagus di atas kertas, tapi benar-benar bisa berdampak nyata di lapangan.

You Might Also Like

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan
Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN
Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat
Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite
Bahlil Gelontorkan Rp10 Triliun! Ribuan Desa Siap Keluar dari Gelap
TAGGED:indonesiaPrabowoPresiden
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Pemerataan Kuota Haji 2026: Masa Tunggu Kini Sama di Seluruh Indonesia
Next Article BI Siapkan Langkah Berani untuk Jaga Rupiah dan Dorong Kredit di 2026
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Program BPBL Bahlil Terangi 220 Ribu Rumah, Listrik Gratis Tembus Pelosok

Bahlil Bongkar Faktanya! 87% Batu Bara PLN Sudah Aman, Tak Perlu Panik

PLN Ambil Tanggung Jawab Pemadaman di Pulau Jawa! Gangguan Listrik Karena Masalah Internal

Inflasi Stabil, Ekonomi Indonesia Tumbuh Solid dan Tahan Guncangan Global

Kabar Gembira 1 Juli! B50 Lolos Uji Alat Berat, Impor Solar C48 Siap Diakhiri

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Olahraga

Siapkan Generasi Emas, Pemerintah Dorong Pembinaan Atlet Sejak Usia 8 Tahun

4 days ago
Olahraga

Erick Thohir Akui Kurang Tidur Demi Nonton Piala Dunia 2026, Jagokan Argentina

4 days ago
Foto : Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia (Sumber : https://www.dpr.go.id/)
Olahraga

Prabowo Minta Erick Thohir Benahi Kompetisi Domestik Demi Mimpi Timnas ke Piala Dunia

4 days ago
Olahraga

Erick Thohir: Presiden Prabowo Dukung Penuh Naturalisasi untuk Timnas Indonesia

4 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index