By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Respons Dinamika AS, Kementerian ESDM Tinjau Ulang Impor Minyak dan LPG demi Keuntungan Rakyat
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Respons Dinamika AS, Kementerian ESDM Tinjau Ulang Impor Minyak dan LPG demi Keuntungan Rakyat

EkonomiTerkini

Respons Dinamika AS, Kementerian ESDM Tinjau Ulang Impor Minyak dan LPG demi Keuntungan Rakyat

Dede isharuddin
By
Dede isharuddin
4 months ago
Share
4 Min Read
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyatakan pemerintah telah menyiapkan kuda-kuda menyusul putusan penting Mahkamah Agung Amerika Serikat (SCOTUS) pada 20 Februari 2026 yang membatalkan tarif global Presiden Donald Trump. (Foto, Antara/Hafiz Mubarak)
SHARE

JAKARTA – Dinamika kebijakan perdagangan di Amerika Serikat memaksa pemerintah Indonesia melakukan kalkulasi ulang secara menyeluruh. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di bawah kepemimpinan Bahlil Lahadalia mengambil langkah cepat dengan “memasang kuda-kuda” meninjau ulang rencana impor minyak mentah dan LPG dari AS, menyusul putusan penting Mahkamah Agung Amerika Serikat (SCOTUS) pada 20 Februari 2026.

Putusan tersebut membatalkan penggunaan International Emergency Economic Powers Act (IEEPA) 1977 sebagai dasar hukum kebijakan tarif global Presiden Donald Trump. Keputusan ini secara fundamental mengubah lanskap perdagangan global dan otomatis membuat asumsi analisis sebelumnya—yang berbasis pada tarif 19 persen dan komitmen impor energi senilai USD 15 miliar per tahun—menjadi tidak relevan.

Menteri Bahlil menegaskan bahwa perubahan kebijakan di AS harus dibaca sebagai peluang strategis, bukan ancaman. Menurutnya, kedaulatan energi tidak hanya soal pasokan, tetapi juga keberanian untuk adaptif terhadap perubahan geopolitik.

“Kita tidak boleh kaku. Kalau landscape berubah, strategi juga harus berubah. Yang paling utama adalah memastikan rakyat mendapatkan energi dengan harga paling efisien,” ujar Bahlil dalam keterangannya, Senin (2/3/2026).

Keputusan SCOTUS membuat status Perjanjian Perdagangan Resiprokal (ART) antara Indonesia dan AS berada dalam area abu-abu hukum. ART sebelumnya dinegosiasikan dalam konteks tarif 19 persen dan memuat komitmen impor energi Indonesia hingga USD 15 miliar per tahun.

Dengan dasar hukum tarif global dibatalkan, peluang ratifikasi perjanjian tersebut oleh parlemen kedua negara menjadi sangat kecil. Artinya, Indonesia secara hukum berpotensi tidak lagi terikat pada komitmen impor energi tersebut.

Kementerian ESDM bersama tim lintas kementerian kini menyusun ulang proyeksi neraca perdagangan dan strategi energi berdasarkan tiga skenario realistis. Pertama, skenario A (optimis), Indonesia berhasil mempertahankan tarif 0 persen untuk 1.819 produk ekspor unggulan, dan komitmen impor energi USD 15 miliar batal karena ART tidak diratifikasi. Dalam kondisi ini, surplus perdagangan Indonesia tetap sehat dan bahkan berpotensi meningkat.

Kedua, skenario B (moderat), AS menerapkan tarif umum 15 persen melalui Section 122 Trade Act selama 150 hari, namun Indonesia tetap memperoleh tarif 0 persen untuk produk unggulan. Komitmen impor energi dibatalkan. Surplus perdagangan tetap terjaga meski mengalami tekanan moderat.

Lalu ketiga, skenario C (pesimis), AS memberlakukan tarif agresif 15–25 persen melalui Section 232 atau 301, sementara Indonesia tetap terikat pada komitmen impor energi USD 15 miliar. Dalam skenario ini, surplus perdagangan Indonesia diproyeksikan anjlok hingga USD 18,45 miliar pada 2026, berpotensi menciptakan defisit signifikan.

Baca Juga :

24 Tim Adu Skill di Grassroots Football Festival Turunminum 2025, Ini Daftar Juara dan Top Skor!
Pesta Olahraga Pelajar Dimulai! O2SN Bulukumba 2025 Resmi Digelar: 247 Siswa SD-SMP Siap Berkompetisi, Cetak Atlet Muda Berprestasi!

Temuan utama menunjukkan bahwa masa depan neraca dagang Indonesia sangat ditentukan oleh hasil diplomasi dan arah kebijakan lanjutan di Washington.

Langkah ESDM meninjau ulang impor minyak mentah dan LPG dari AS dibingkai sebagai strategi memperkuat posisi tawar Indonesia. Dengan ketidakpastian tarif, pemerintah tidak ingin terjebak dalam komitmen jangka panjang yang berpotensi merugikan fiskal dan neraca perdagangan.

Pendekatan ini juga membuka ruang diversifikasi sumber pasokan energi dari kawasan lain dengan harga lebih kompetitif. Bagi ESDM, fleksibilitas adalah instrumen kedaulatan.

“Kedaulatan energi berarti kita berani menyesuaikan strategi ketika kondisi global berubah. Jangan sampai keputusan di luar negeri membebani APBN dan rakyat,” tegas Bahlil.

You Might Also Like

Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo
Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!
Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat
Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya
Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia
TAGGED:Amerika SerikatArtBahlil LahadaliaDonald TrumpKementerian ESDM
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Foto : Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyampaikan keterangan pers di hadapan awak media di lingkungan Istana Kepresidenan Jakarta (Sumber : setkab.go.id) Presiden Prabowo Naikkan Insentif Honorer dan Tunjangan Non-ASN
Next Article Foto : Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyampaikan keterangan pers di hadapan awak media di lingkungan Istana Kepresidenan Jakarta (Sumber : setkab.go.id) Anggaran Pendidikan 2026 Tetap Prioritas & Meluas di Era MBG
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

Pat Gulipat Hasil Korupsi? Polri Geledah 12 Lokasi dari Kafe, Money Changer hingga Rumah Mewah

Lolos dari Selat Hormuz! Pertamina Jaga Pasokan 2 Juta Barel Minyak Bagi Ketahanan Energi RI

Korupsi Masuk Jantung Penegak Hukum, Polri Bongkar 3 Mega Kasus

Janji Tinggal Janji? Kepercayaan Warga Karo Tergerus di Tengah Sengketa RSUD Kabanjahe

Ekonom Sebut Gebrakan B50 Akan Perkuat Rupiah, Selamatkan APBN dan Stop Impor Solar

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Argentina Terlalu Tangguh untuk Swiss, Jadi Penyelamat Amerika Latin di Piala Dunia 2026

22 hours ago
Pildun 2026Terkini

Inggris Tunjukkan Mental Juara, Singkirkan Norwegia dan Melaju ke Semifinal

22 hours ago
Internasional

Konflik AS-Iran Memanas, PBB Ingatkan Ancaman bagi Stabilitas Dunia

3 days ago
Internasional

Cuaca Ekstrem Melanda Korea Selatan, Pemerintah Tetapkan Siaga Gelombang Panas Level Peringatan

3 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index