By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Ribuan WNI Korban Penipuan Daring Datangi KBRI Phnom Penh
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Ribuan WNI Korban Penipuan Daring Datangi KBRI Phnom Penh

Internasional

Ribuan WNI Korban Penipuan Daring Datangi KBRI Phnom Penh

Iqbal Prakoso
By
Iqbal Prakoso
6 months ago
Share
KBRI Phnom Penh menerima kedatangan WNI yang keluar dari sindikat penipuan online di Kamboja. (Foto : Dok. Kemlu)
KBRI Phnom Penh menerima kedatangan WNI yang keluar dari sindikat penipuan online di Kamboja. (Foto : Dok. Kemlu)
SHARE

JAKARTA, INVERSI – Kedutaan Besar Republik Indonesia KBRI Phnom Penh mencatat lonjakan signifikan kedatangan warga negara Indonesia yang menjadi korban sindikat penipuan daring di Kamboja.

Hingga Selasa malam 20 Januari 2026, sebanyak 1.440 WNI telah mendatangi KBRI Phnom Penh untuk melaporkan diri dan meminta bantuan kekonsuleran setelah berhasil keluar dari jaringan kejahatan tersebut.

Dalam keterangan resminya, KBRI Phnom Penh menyebut gelombang kedatangan WNI meningkat tajam dalam waktu singkat. Puncak laporan terjadi pada Senin 19 Januari 2026 ketika 520 WNI datang dalam satu hari. Angka tersebut dinilai sangat tinggi jika dibandingkan dengan total penanganan kasus sepanjang tahun sebelumnya.

“Selama periode 16 hingga 20 Januari 2026, KBRI Phnom Penh menerima 1.440 aduan WNI. Gelombang terbesar terjadi pada Senin dengan 520 WNI dalam satu hari. Jumlah ini cukup fantastis bila dibandingkan dengan total 5.008 kasus yang ditangani sepanjang tahun 2025,” demikian pernyataan resmi KBRI yang dikutip dari laman Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia.

KBRI memperkirakan arus kedatangan WNI masih akan terus berlanjut. Hal ini seiring dengan semakin intensifnya operasi aparat setempat dalam memberantas praktik penipuan online di berbagai wilayah Kamboja. Banyak WNI yang selama ini terjebak dalam sindikat tersebut akhirnya berhasil melarikan diri dan mencari perlindungan ke perwakilan Indonesia.

Permasalahan utama yang dihadapi para WNI tersebut adalah ketiadaan dokumen perjalanan dan status keimigrasian yang tidak sah. Sebagian besar korban tidak memegang paspor karena ditahan oleh pihak sindikat, sehingga mereka berada di wilayah Kamboja tanpa izin tinggal yang valid. Kondisi ini membuat proses pemulangan memerlukan penanganan administratif yang cermat dan terkoordinasi.

Saat ini, KBRI Phnom Penh tengah melakukan pendataan dan asesmen secara intensif terhadap seluruh WNI yang melapor. Proses penerbitan Surat Perjalanan Laksana Paspor telah dimulai secara massal bagi mereka yang telah melengkapi seluruh tahapan pendataan. Langkah ini dilakukan untuk mempercepat kepulangan para korban ke Indonesia.

“Proses pendataan dan asesmen terus berjalan. Pembuatan Surat Perjalanan Laksana Paspor telah dimulai secara masif bagi WNI yang telah memenuhi persyaratan. Bagi WNI yang sakit, kami telah memfasilitasi perawatan di fasilitas kesehatan setempat,” jelas pihak KBRI. Disebutkan pula bahwa pada Selasa pagi 20 Januari 2026, empat WNI telah berhasil kembali ke Tanah Air secara mandiri.

Selain upaya internal, KBRI Phnom Penh terus menjalin koordinasi dengan otoritas pemerintah Kamboja, termasuk kepolisian dan imigrasi. Koordinasi ini bertujuan mempercepat proses deportasi serta memastikan pemulangan berjalan sesuai prosedur hukum setempat. Saat ini, mekanisme keringanan denda overstay dan percepatan penerbitan exit permit oleh Imigrasi Kamboja tengah difinalisasi.

Baca Juga :

Kota Solo Jadi Tuan Rumah HUT ke-44 Dekranas, Ini Rangkaian Acara Meriah Pekan Depan
Bukti Serius Bersih-bersih PSSI, Erick Thohir: Audit Ini Krusial

KBRI Phnom Penh mengimbau seluruh WNI yang telah berhasil keluar dari lokasi penipuan daring dan masih berada di wilayah Kamboja untuk segera melapor. Pelaporan dinilai penting agar WNI dapat memperoleh perlindungan serta fasilitasi resmi dari negara.

Selain itu, KBRI mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap berbagai bentuk penipuan yang mengatasnamakan perwakilan Indonesia di luar negeri. Pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus memprioritaskan keselamatan dan pemulangan WNI, serta memastikan proses kepulangan berlangsung aman, tertib, dan secepat mungkin.

You Might Also Like

Konflik AS-Iran Memanas, PBB Ingatkan Ancaman bagi Stabilitas Dunia
Cuaca Ekstrem Melanda Korea Selatan, Pemerintah Tetapkan Siaga Gelombang Panas Level Peringatan
Dampak Perang Timur Tengah Kian Terasa, Ekonomi Jerman Kehilangan Momentum
Bahlil Pasang Rem! Ekspor Listrik ke Singapura Belum Deal, RI Tak Mau Jual Murah
Malaysia Terancam Krisis BBM, ASN Resmi WFH Mulai Agustus!
TAGGED:KambojaPenipuanPhnom PenhScamWNI
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Presiden Prabowo Subianto (kiri) berbincang dengan Duta Inggris untuk Pendidikan Internasional Sir Steve Smith (kedua kanan) usai menggelar pertemuan dengan Russell Group di Lancaster House di London, Inggris, Selasa (20/1/2026). (Foto : ANTARA) Prabowo Canangkan Pembangunan 10 Universitas Kedokteran Berstandar Inggris untuk Menjawab Krisis Dokter Nasional
Next Article Warga etnis Rohingya yang bermukim di Pekanbaru menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor International Organization for Migration (IOM), Senin (19/1/2026). (Foto : Ist) Pengungsi Rohingya di Pekanbaru Sampaikan Tuntutan Hidup Layak, Soroti Penurunan Bantuan Biaya Kebutuhan
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo

Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Internasional

Diduga Ada Bom Perang Dunia II, Operasional Bandara Labuan Malaysia Dihentikan

2 weeks ago
Internasional

Dmitry Peskov Sebut Nuklir Satu-satunya Faktor yang Menahan Perang Global

3 weeks ago
EkonomiInternasionalTerkini

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

3 weeks ago
Internasional

PBB: Hampir 1.000 Warga Palestina Tewas Sejak Gencatan Senjata Gaza Diumumkan

4 weeks ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index