By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Sirine Kali Bekasi Berbunyi, Warga Panik Saat Status Siaga 3 Ditetapkan BPBD
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Sirine Kali Bekasi Berbunyi, Warga Panik Saat Status Siaga 3 Ditetapkan BPBD

Terkini

Sirine Kali Bekasi Berbunyi, Warga Panik Saat Status Siaga 3 Ditetapkan BPBD

Iqbal Prakoso
By
Iqbal Prakoso
6 months ago
Share
4 Min Read
Petugas BPBD Kota Bekasi memantau muka air Kali Bekasi yang terus meningkat pada Rabu (28/1/2026) malam. (Foto : Dok. BPBD Kota Bekasi)
Petugas BPBD Kota Bekasi memantau muka air Kali Bekasi yang terus meningkat pada Rabu (28/1/2026) malam. (Foto : Dok. BPBD Kota Bekasi)
SHARE

JAKARTA, INVERSI – Suasana panik sempat terjadi di sejumlah wilayah Kota Bekasi pada Rabu malam 28 Januari 2026 setelah sirine peringatan dini di Kali Bekasi berbunyi.

Bunyi sirine tersebut menandakan penetapan Status Siaga 3 akibat meningkatnya debit air sungai menyusul kenaikan Tinggi Muka Air di wilayah hulu.

Sejumlah warga terlihat berlarian menjauh dari bantaran sungai, sebagaimana terekam dalam video yang beredar luas di media sosial.

Pihak BPBD Kota Bekasi menjelaskan bahwa kepanikan warga terjadi karena belum terbiasanya masyarakat dengan sistem peringatan dini berupa sirine.

Kepala Seksi Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Kota Bekasi, Idham, mengatakan bahwa reaksi spontan warga dipicu rasa kaget saat mendengar sirine pada malam hari.

“Mungkin warga masih baru mendengar sirine, jadi kaget dan langsung panik,” ujar Idham saat dihubungi melalui pesan singkat pada Rabu malam. Ia menegaskan bahwa bunyi sirine bukan berarti banjir sudah terjadi, melainkan sebagai tanda peringatan agar warga meningkatkan kewaspadaan.

Menurut Idham, sirine tersebut berfungsi memberikan informasi awal bahwa debit air di hulu Kali Bekasi mengalami peningkatan signifikan. Dengan adanya peringatan ini, masyarakat diharapkan dapat bersiap melakukan evakuasi mandiri ke lokasi yang lebih aman apabila kondisi memburuk.

“Sirine ini untuk memberi tahu warga agar waspada karena air dari hulu sudah naik, sehingga ada waktu untuk persiapan evakuasi mandiri,” jelasnya. Menindaklanjuti kepanikan warga, petugas BPBD langsung mendatangi kawasan permukiman di sekitar aliran sungai untuk memberikan sosialisasi dan menenangkan masyarakat agar tidak bereaksi berlebihan.

Setelah mendapat penjelasan dari petugas, warga yang sempat berlarian dilaporkan telah kembali ke rumah masing-masing. Hingga Rabu malam, petugas BPBD bersama aparat terkait tetap disiagakan di sejumlah titik rawan di sepanjang aliran sungai, termasuk di Kampung Lebak Teluk Pucung dan Kampung Lengkak.

Baca Juga :

Kolaborasi d4vd, Hyunjin Lahirkan ‘Always Love’ Lagu Cinta Penuh Emosi untuk Remaja
Profil dan Biodata Cawapres Anies Baswedan yang Dapat Restu Surya Paloh hingga SBY

Idham menyampaikan bahwa pengalaman ini menjadi pembelajaran penting bagi masyarakat. Ia berharap pada peringatan berikutnya warga sudah memahami makna bunyi sirine dan dapat bersikap lebih tenang. “Untuk ke depannya, warga sudah paham bahwa jika sirine berbunyi berarti air berpotensi datang, sehingga yang dilakukan adalah bersiap, bukan panik,” ujarnya.

Sebelumnya, BPBD Kota Bekasi secara resmi menetapkan Status Siaga 3 pada Rabu 28 Januari 2026 pukul 20.00 WIB. Penetapan status tersebut dilakukan setelah terpantau adanya kenaikan Tinggi Muka Air di beberapa pos pantau, termasuk Bendung Bekasi dan Pos Pantau P2C di pertemuan Kali Cileungsi dan Kali Cikeas yang bermuara ke Kali Bekasi.

Berdasarkan data pemantauan, di Pos Pantau Kompi 887 Tinggi Muka Air tercatat mencapai 480 sentimeter dan masih menunjukkan tren peningkatan. BPBD juga melaporkan bahwa air mulai memasuki kawasan permukiman di Teluk Pucung, Bekasi Utara, sehingga sebagian warga memilih mengungsi ke mushola setempat sebagai langkah antisipasi.

BPBD Kota Bekasi mengimbau warga di wilayah rawan banjir, khususnya Bekasi Timur dan Bekasi Utara, untuk meningkatkan kewaspadaan. Masyarakat diminta mengamankan barang berharga ke tempat yang lebih tinggi, menyiapkan tas siaga berisi kebutuhan darurat dan dokumen penting, serta menghindari aktivitas di bantaran sungai.

Dengan sistem peringatan dini yang terus disosialisasikan, BPBD berharap masyarakat semakin memahami prosedur kesiapsiagaan bencana. Langkah ini diharapkan dapat meminimalkan risiko dan dampak banjir, sekaligus membangun budaya tanggap bencana yang lebih baik di Kota Bekasi.

You Might Also Like

Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo
Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!
Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia
Argentina Terlalu Tangguh untuk Swiss, Jadi Penyelamat Amerika Latin di Piala Dunia 2026
Inggris Tunjukkan Mental Juara, Singkirkan Norwegia dan Melaju ke Semifinal
TAGGED:BanjirBekasiKali BekasiSiaga 3Sirine
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Musik Indonesia Timur Kian Mendunia, Kemenbud Siap Fasilitasi Musisi
Next Article Tanggul Kali Pecah, Ratusan Rumah Terendam di Rawa Buaya Jakarta Barat
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

Pat Gulipat Hasil Korupsi? Polri Geledah 12 Lokasi dari Kafe, Money Changer hingga Rumah Mewah

Lolos dari Selat Hormuz! Pertamina Jaga Pasokan 2 Juta Barel Minyak Bagi Ketahanan Energi RI

Korupsi Masuk Jantung Penegak Hukum, Polri Bongkar 3 Mega Kasus

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Internasional

Konflik AS-Iran Memanas, PBB Ingatkan Ancaman bagi Stabilitas Dunia

3 days ago
Internasional

Cuaca Ekstrem Melanda Korea Selatan, Pemerintah Tetapkan Siaga Gelombang Panas Level Peringatan

3 days ago
Pildun 2026Terkini

Mbappe Cs Tampil Super Attacking, Les Bleus Makin Difavoritkan Juara

3 days ago
Pildun 2026Terkini

Messi, Mbappe, Haaland atau Kane? Siapa yang Akan Raih Sepatu Emas Piala Dunia 2026

4 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index