By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Strategi Dua Jalur Pemerintahan Prabowo Jadikan Desa sebagai Pusat Ekonomi Baru
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Strategi Dua Jalur Pemerintahan Prabowo Jadikan Desa sebagai Pusat Ekonomi Baru

Ekonomi

Strategi Dua Jalur Pemerintahan Prabowo Jadikan Desa sebagai Pusat Ekonomi Baru

Adrian
By
Adrian
8 months ago
Share
4 Min Read
Foto : Presiden Prabowo Subianto saat pemberian gelar pahlawan nasional di Istana Negara, Jakarta, Selasa (11/11/2025).
Foto : Presiden Prabowo Subianto saat pemberian gelar pahlawan nasional di Istana Negara, Jakarta, Selasa (11/11/2025).
SHARE

Inversi. Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto meluncurkan strategi dua jalur untuk mengatasi tingginya pengangguran muda dan mempercepat pemerataan ekonomi: Youth Mobility (Mobilitas Pemuda) Global melalui program SMK Go Global dan penguatan investasi berbasis Desa sebagai Mesin Ekonomi.

Contents
Transformasi Desa sebagai Pusat PertumbuhanMasukan dan Arahan Penting bagi Generasi Muda

Langkah ini tidak hanya berorientasi pada penciptaan lapangan kerja, tetapi juga pada transformasi mindset bahwa kesempatan emas kini tersebar luas, baik di pasar kerja internasional maupun di sektor agro-entrepreneurship yang berakar pada potensi lokal.

Indonesia dihadapkan pada tantangan besar berupa mismatch ketenagakerjaan, terutama di kalangan lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), di mana sekitar 1,5–1,6 juta orang masih menganggur. Program SMK Go Global hadir sebagai solusi cepat dan konkret.

Menko Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, menyatakan program ini lahir dari keprihatinan tersebut dan bertujuan memberdayakan lulusan SMK dan SMA agar terserap di lapangan kerja, termasuk di luar negeri dengan gaji yang kompetitif.

“Program akhir tahun 2025 dan tahun 2026 ini kita menempatkan lulusan SMK dan SMA yang berminat dengan keterampilan khusus… untuk bisa bekerja lebih baik dengan gaji yang bagus di luar negeri,” kata Muhaimin.

Kementerian P2MI (Kementerian Pemberdayaan dan Penempatan Pekerja Migran Indonesia) menunjukkan kesiapan eksekusi dengan menyiapkan 7.600 formasi kerja luar negeri melalui 20 perusahaan penempatan. Wamen P2MI, Christina Aryani, menegaskan bahwa ini adalah langkah nyata memperluas akses kerja luar negeri secara resmi, sekaligus memberikan standar profesionalisme.

Transformasi Desa sebagai Pusat Pertumbuhan

Jalur kedua strategi ini berfokus pada penguatan fondasi ekonomi desa. Menteri Desa, Yandri Susanto, secara tegas menyerukan kepada generasi muda untuk melihat desa bukan sebagai wilayah tertinggal, melainkan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru yang menopang pembangunan nasional.

“Peluang ada di desa. Kita bisa buat desa ayam petelur, desa melon, desa semangka, dan lain-lain. Jangan sampai peluang ini diambil orang lain, hanya karena kita tidak bergerak,” tegas Yandri Susanto.

Pesan ini sangat relevan bagi anak muda: agro-entrepreneurship modern adalah peluang bisnis besar. Desa berperan vital dalam suplai kebutuhan nasional, dan penguatan desa adalah poin kunci (Astacita ke-6) dari visi Presiden Prabowo.

Baca Juga :

Jatuh Cinta Sama Sahabat Sendiri, Harus Ngomong atau Tidak?
4 Tips Puasa Bagi Ibu Menyusui, Bikin Asi Lancar

Desa yang kuat secara ekonomi akan menghasilkan efek domino yang menguatkan perekonomian nasional secara keseluruhan. Transformasi ini memerlukan keberanian anak muda untuk berinvestasi pikiran, teknologi, dan modaldi sektor pertanian dan peternakan lokal.

Masukan dan Arahan Penting bagi Generasi Muda

Dua jalur kebijakan ini memberikan orientasi yang jelas bagi Gen Z dan Milenial. Berikut adalah pesan dan arahan penting untuk memanfaatkan peluang ini:

  1. Hapus Stigma Kesenjangan Keterampilan: Jika Anda lulusan SMK, seriusi program Go Global. Jangan hanya mengandalkan ijazah, tetapi kuasai keterampilan teknis spesifik (pengelasan, perawatan, hospitality) hingga standar internasional. Mobilitas global adalah cara tercepat untuk membangun modal finansial dan pengalaman profesional.
  2. Jadilah Agro-Entrepreneur Berbasis Teknologi: Jika Anda memilih beraksi di desa, jangan lakukan cara lama. Terapkan teknologi (Precision Farming, IoT, e-commerce) untuk menciptakan desa-desa komoditas unggulan. Ubah citra desa dari tradisional menjadi pusat inovasi yang menyediakan suplai modern untuk kebutuhan nasional.
  3. Manfaatkan Triple Helix di Desa: Cari peluang kolaborasi dengan dana desa, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), dan Lembaga Keuangan Mikro Desa. Pemerintah telah menyediakan fondasi (Astacita), tugas anak muda adalah menyuntikkan inovasi dan eksekusi.
  4. Mindset Shifting Lokalisasi dan Globalisasi: Pahami dua strategi ini saling melengkapi. Bekerja di luar negeri (global) dapat memberikan modal dan pengalaman; sementara berwirausaha di desa (lokal) dapat memberikan dampak sosial dan kontribusi nyata pada ketahanan pangan nasional.
  5. Ambil Peran Kunci: Sadari bahwa Anda adalah “pemain kunci.” Jangan menunggu kebijakan turun; aktiflah mencari peluang di desa atau di bursa kerja internasional. Keberanian untuk “tidak bergerak” adalah risiko terbesar yang harus dihindari.

You Might Also Like

Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo
Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat
Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya
Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia
Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih
TAGGED:BarudesaJalur PemerintahanPemerintahanPusatPusat EkonomiStrategi
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Dok. FIFA FIFA Players’ Voice Panel Gelar Pertemuan di Maroko, Serukan Aksi Nyata Lawan Rasisme dalam Sepak Bola Dunia
Next Article Film Abadi Nan Jaya (The Elixir) Dibalik Mendunianya Film Zombie Indonesia “The Elixir”. Dari Netflix hingga Bioskop Tanah Air, Cerita Baru Sinema Lokal
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

Pat Gulipat Hasil Korupsi? Polri Geledah 12 Lokasi dari Kafe, Money Changer hingga Rumah Mewah

Lolos dari Selat Hormuz! Pertamina Jaga Pasokan 2 Juta Barel Minyak Bagi Ketahanan Energi RI

Korupsi Masuk Jantung Penegak Hukum, Polri Bongkar 3 Mega Kasus

Janji Tinggal Janji? Kepercayaan Warga Karo Tergerus di Tengah Sengketa RSUD Kabanjahe

Ekonom Sebut Gebrakan B50 Akan Perkuat Rupiah, Selamatkan APBN dan Stop Impor Solar

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

EkonomiTerkini

Gas CNG Merah Putih Hadir! Hemat 40%, Kompor Lama Tetap Bisa Dipakai

7 days ago
EkonomiTerkini

Bahlil Desak PLN Gerak Cepat Atasi Kegelapan Warga Kalimantan dan Sumatera

7 days ago
EkonomiTerkini

Purbaya Bantah Tuduhan Obligasi Patriot Danantara Jadi Sarana Pencucian Uang

1 week ago
EkonomiTerkini

Gas Murah, PHK Mereda! Jurus Bahlil Selamatkan Industri, Buruh Bernapas Lega

1 week ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index