Halo Inversi! Dalam semangat menyambut Hari Sumpah Pemuda ke-97, Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Jawa Timur menggelar kegiatan inspiratif yang bukan hanya seremonial, tetapi juga sarat makna sosial.
Mengusung tema “Pemuda-Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu,” SPN Polda Jatim bersama Bhayangkari Cabang SPN Polda Jatim membuktikan komitmen mereka untuk turun langsung ke masyarakat dan menebarkan semangat kepedulian.
Salah satu momen paling menyentuh dari peringatan kali ini adalah pemberian apresiasi kepada pelajar berprestasi, yang menjadi simbol dukungan nyata bagi generasi penerus bangsa. Aksi sosial tersebut dipimpin oleh Ketua Bhayangkari Cabang SPN Daerah Jawa Timur, Ny. Anna Agus Wibowo, dan menjadi bagian dari rangkaian Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-73 tahun 2025.
Dalam kesempatan itu, Bhayangkari menyerahkan bantuan simbolis kepada Kayla Afifah Shahirah, siswi SDN Sidomulyo Bangsal, Mojokerto, yang dikenal karena prestasi akademiknya yang gemilang. Meski masih duduk di bangku sekolah dasar, Kayla telah menunjukkan semangat juang dan rasa ingin tahu yang tinggi cerminan nilai Sumpah Pemuda yang sesungguhnya.
“Kegiatan ini adalah bentuk kepedulian kami untuk mendukung anak-anak berprestasi agar terus semangat belajar dan menginspirasi teman-temannya,” ujar Ny. Anna Agus Wibowo dengan penuh bangga.
“Generasi muda seperti Kayla adalah masa depan Indonesia. Tugas kita adalah menumbuhkan semangat positif mereka,” tambahnya.
Sebelum pemberian apresiasi, lapangan Tribrata SPN Bangsal, Mojokerto menjadi saksi upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda yang berlangsung khidmat dan penuh semangat kebangsaan.
Kepala SPN Polda Jatim, Kombes Pol Agus Wibowo, S.I.K., bertindak sebagai inspektur upacara dan memimpin jalannya prosesi yang diikuti oleh seluruh jajaran pejabat utama, ASN, personel SPN dari tingkat Bintara hingga Perwira, serta 247 siswa Batalyon Satria Yana Anucasana Diktukba Polri T.A. 2025.
Dalam amanatnya, Kombes Pol Agus menegaskan bahwa Sumpah Pemuda bukan hanya momen sejarah, tetapi juga pesan moral yang harus terus dihidupkan dalam tindakan nyata. Ia mengajak seluruh jajaran kepolisian dan masyarakat, khususnya para pemuda, untuk menjadikan peringatan ini sebagai momentum memperkuat nilai nasionalisme, empati, dan kolaborasi.
“Semangat perjuangan para pemuda terdahulu harus menjadi inspirasi. Nilai-nilai patriotik, gigih, dan penuh empati itu harus kita teruskan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam tugas kepolisian sebagai pelindung dan pelayan masyarakat,” tegasnya.
Kombes Pol Agus juga menyoroti pentingnya aksi sosial sebagai bentuk konkret pengabdian, bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan. Baginya, membangun bangsa tidak selalu harus lewat perjuangan besar; bahkan langkah kecil, seperti memberikan dukungan kepada pelajar berprestasi, sudah merupakan wujud nyata cinta tanah air.
Acara kemudian ditutup dengan suasana hangat dan penuh harapan. Raut bahagia terlihat di wajah Kayla dan para peserta yang hadir bukti bahwa perhatian sekecil apa pun bisa berdampak besar bagi semangat generasi muda.
“Semoga kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut, karena penghargaan bukan hanya soal hadiah, tapi tentang memberi motivasi agar anak-anak Indonesia percaya diri melangkah menuju masa depan,” tutup Ny. Anna.
Melalui kegiatan ini, SPN Polda Jatim dan Bhayangkari tidak hanya memperingati Sumpah Pemuda secara simbolis, tetapi juga menanamkan pesan penting: Bahwa menjadi pemuda Indonesia berarti berani berbuat baik, peduli pada sesama, dan terus bergerak membawa perubahan positif untuk negeri.