By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Tak Mau Longsor Susulan, BMKG Gencar Modifikasi Cuaca di Cisarua
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Tak Mau Longsor Susulan, BMKG Gencar Modifikasi Cuaca di Cisarua

Terkini

Tak Mau Longsor Susulan, BMKG Gencar Modifikasi Cuaca di Cisarua

Dede isharuddin
By
Dede isharuddin
6 months ago
Share
2 Min Read
Kepala BMKG Bandung Teguh Rahayu diwawancara media di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Kamis (29/1/2026). (Foto, Antara/Ilham Nugraha
SHARE

BANDUNG

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bersama BNPB dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat menggencarkan operasi modifikasi cuaca di sekitar lokasi longsor Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, sebagai langkah darurat menekan potensi hujan lebat susulan.

Kepala BMKG Bandung Teguh Rahayu menyatakan, operasi modifikasi cuaca telah berlangsung sejak 24 Januari 2026 dan masih terus dilanjutkan hingga beberapa waktu ke depan, seiring tingginya ancaman cuaca ekstrem di wilayah Jawa Barat.

“Sejak 24 Januari BMKG bersama BNPB dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat sudah melakukan modifikasi cuaca dan sampai hari ini masih terus berjalan. Hari ini kita sudah tiga kali di sekitar Gunung Burangrang,” ujar Teguh, Kamis (29/1/2026).

Sejak dimulai pada 24 Januari, total penerbangan untuk operasi modifikasi cuaca tercatat lebih dari 10 kali. Intensitas operasi sengaja ditingkatkan karena Jawa Barat sedang berada di puncak musim hujan, dengan potensi pertumbuhan awan hujan yang sangat tinggi.

Teguh mengungkapkan, wilayah Cisarua mengalami curah hujan ekstrem tepat sebelum bencana longsor terjadi. “Sehari sebelum kejadian, tercatat curah hujan ekstrem di atas **200 milimeter. Kejadiannya ekstrem pada tanggal 23,” jelasnya.

Ia menambahkan, jumlah curah hujan tersebut setara dengan akumulasi hujan selama satu bulan, namun turun hanya dalam waktu satu hari. “Ibaratnya, intensitas curah hujan yang seharusnya tumpah sebulan itu tumpah dalam satu hari,” katanya.

BMKG menegaskan, operasi modifikasi cuaca ini merupakan bagian dari upaya mitigasi bencana untuk menekan potensi hujan lebat yang dapat memperparah kondisi wilayah rawan longsor, khususnya di Kabupaten Bandung Barat.

Langkah ini diharapkan dapat membantu proses penanganan bencana, evakuasi, serta mengurangi risiko longsor susulan di tengah cuaca ekstrem yang masih mengancam.

Baca Juga :

Menanti Ketegasan Pimpinan KPK soal Seminggu Tangkap Harun Masiku hingga Respons Pukat UGM
KPK Geledah Rumdis Anggota Komisi IV DPR Fraksi PDIP Vita Ervina, Sejumlah Barang Bukti Diamankan

You Might Also Like

Jakarta Darurat Judol. Ribuan Warga Pilih Jalan Spekulasi demi Bertahan Hidup
LRT Velodrome–Manggarai Segera Beroperasi, Tapi Siapkah Manggarai Tampung Lonjakan Penumpang
PT Timah Bantu Bangun Sumur Bor, SMPN 3 Simpang Katis Segera Nikmati Akses Air Bersih
Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo
Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!
TAGGED:Bandung BaratKepala BMKG BandungLongsor CisaruaModifikasi cuacaTeguh Rahayu
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Banjir menggenangi ruas Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat, Kamis (29/1/2026). (Foto : SonoraFM92) Banjir Lumpuhkan Lalu Lintas Jalan Daan Mogot, Polisi Imbau Pengendara Gunakan Jalur Alternatif
Next Article IHSG Anjlok Parah Sampai Direm Mendadak, Ternyata Ini Biang Keroknya
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia

Hadapi Musim Kemarau, Pemerintah Pastikan Stok Pangan Nasional Tetap Aman

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

Pat Gulipat Hasil Korupsi? Polri Geledah 12 Lokasi dari Kafe, Money Changer hingga Rumah Mewah

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Argentina Terlalu Tangguh untuk Swiss, Jadi Penyelamat Amerika Latin di Piala Dunia 2026

2 days ago
Pildun 2026Terkini

Inggris Tunjukkan Mental Juara, Singkirkan Norwegia dan Melaju ke Semifinal

2 days ago
Internasional

Konflik AS-Iran Memanas, PBB Ingatkan Ancaman bagi Stabilitas Dunia

4 days ago
Internasional

Cuaca Ekstrem Melanda Korea Selatan, Pemerintah Tetapkan Siaga Gelombang Panas Level Peringatan

4 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index