By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Tekan Perokok Muda, Jogja Siapkan Layanan Gratis Berhenti Merokok
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Tekan Perokok Muda, Jogja Siapkan Layanan Gratis Berhenti Merokok

Kesehatan

Tekan Perokok Muda, Jogja Siapkan Layanan Gratis Berhenti Merokok

Jack
By
Jack
1 year ago
Share
3 Min Read
SHARE

INVERSI.ID – Pemerintah Kota Yogyakarta semakin serius menanggapi masalah tingginya angka perokok anak dan remaja, apalagi dengan maraknya penggunaan rokok elektronik di kalangan muda.

Contents
Tren Perokok Remaja Turun, Tapi Belum Sesuai TargetPaparan Iklan Rokok Dinilai Jadi Masalah Besar

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pada 2024 tercatat 25,18 persen penduduk Jogja berusia 15 tahun ke atas adalah perokok. Artinya, satu dari empat pemuda di Jogja merupakan perokok. Angka ini mengalami kenaikan dibandingkan tahun 2023 yang sebesar 24,82 persen.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, Emma Rahmi Aryani, menegaskan bahwa peningkatan ini harus direspons dengan langkah serius.

“Di Puskesmas, kami sudah membuka klinik konsultasi berhenti merokok. Ada 18 puskesmas di Kota Yogyakarta yang menyediakan layanan gratis ini,” ujarnya dalam acara Diskusi Buku Giant Pack of Lies 2 di Yogyakarta, Sabtu (26/4).

Tren Perokok Remaja Turun, Tapi Belum Sesuai Target

Data Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta menunjukkan, pada 2023, dari 5.862 pelajar berusia 10–18 tahun yang disaring, terdapat 640 pelajar atau sekitar 9,6 persen yang merupakan perokok aktif. Pada 2024, angka tersebut menurun menjadi 249 dari 2.999 responden, atau 7,9 persen.

Meski terjadi penurunan, angka ini masih belum memenuhi target nasional sebesar 7,3 persen.

“Penurunan ini patut diapresiasi, tetapi belum cukup. Kami menargetkan pada 2025 angka perokok muda bisa ditekan hingga 7,3 persen,” kata Emma.

Untuk mencapai target tersebut, Dinas Kesehatan memperkuat edukasi tentang bahaya rokok di sekolah, mengaktifkan kader kesehatan sekolah, memperluas kerja sama dengan puskesmas, serta meningkatkan akses ke layanan konsultasi berhenti merokok.

“Anak-anak perlu mendapatkan informasi yang benar tentang bahaya rokok. Pendekatan yang lebih dekat dengan dunia mereka menjadi kunci,” tambah Emma.

Baca Juga :

Gila Sih! Jakarta Fix Puncaki Klasemen Popnas & Peparpenas 2025, Vibesnya Bikin Bangga!
SIAP WAR! Jadwal Lengkap Timnas Indonesia U-17 di Qatar 2025! Format Gokil 48 Tim

Sebagai langkah lanjutan, Dinas Kesehatan juga berencana mengusulkan agar iuran BPJS Kesehatan kelas 3 bagi perokok tidak lagi ditanggung oleh pemerintah daerah. Kebijakan ini diharapkan menjadi insentif bagi masyarakat untuk berhenti merokok.

Paparan Iklan Rokok Dinilai Jadi Masalah Besar

Dalam diskusi yang sama, Guru Besar Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan UGM, Yayi Suryo Prabandari, menyoroti pengaruh kuat iklan rokok terhadap perilaku merokok di kalangan anak muda.

“Penelitian saya menunjukkan adanya hubungan yang kuat antara paparan iklan rokok dan perilaku merokok di kalangan anak-anak dan remaja. Ini situasi yang sangat mengkhawatirkan,” jelas Yayi.

Menurutnya, meskipun iklan rokok di media utama sudah dibatasi, promosi terselubung masih marak lewat sponsorship acara musik, iklan di media sosial, dan promosi di titik penjualan. Yayi mendorong pemerintah untuk mengambil tindakan lebih tegas terhadap iklan rokok, terutama di media sosial, demi melindungi generasi muda.

Diskusi Buku Giant Pack of Lies 2 yang digelar di Yogyakarta merupakan kolaborasi Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jakarta dan AJI Yogyakarta. Selain diskusi, kegiatan juga diisi dengan aksi jalan bersama pada Minggu, 27 April 2025 di area Car Free Day (CFD) sebagai bentuk kampanye kawasan tanpa rokok untuk anak muda.***

You Might Also Like

Waspada Stroke Iskemik! Intervensi Vaskular Jadi Solusi Minim Sayatan untuk Kurangi Risiko
Seminggu Belum Padam! Ancaman Bahaya Kebakaran TPA Jatiwaringin Kian Meluas
Daftar 12 Obat Herbal Ilegal Temuan BPOM, Mengandung Bahan Kimia yang Berbahaya bagi Kesehatan
Sakit Kepala Terus-Menerus Bisa Jadi Tanda Tumor Otak, Dokter Ungkap Gejala yang Perlu Diwaspadai
Pengunjung Jakarta Fair 2026 Bisa Cek Kesehatan Gratis di Booth Kimia Farma Apotek
TAGGED:Anak MudaPerokokYogyakarta
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article J-Hope Bikin Jakarta Histeris Akhir Pekan Ini, Army Jangan Sampai Ketinggalan Info Penting Tukar Tiket ya
Next Article Kenal Lebih Jauh dengan Padel, Olahraga Kekinian yang Lagi Digandrungi Anak Muda
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo

Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Kesehatan

Psikolog Ungkap Penyebab Pelaku Taufik Hidayat Nekat Menyekap dan Menyiksa Korban

3 weeks ago
Kesehatan

Dokter Ungkap Gejala Stroke yang Sering Tak Disadari, Salah Satunya Vertigo Mendadak

3 weeks ago
Kesehatan

Dokter Ungkap Waktu Terbaik dan Manfaat Olahraga bagi Ibu Hamil

4 weeks ago
Kesehatan

IDAI: Polusi Udara Sebabkan 7 Juta Kematian Dini, Anak Jadi Kelompok Paling Rentan

1 month ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index