By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Thrifting, Gaya Belanja Hemat yang Makin Digemari Anak Muda
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Thrifting, Gaya Belanja Hemat yang Makin Digemari Anak Muda

LifeStyle

Thrifting, Gaya Belanja Hemat yang Makin Digemari Anak Muda

Jack
By
Jack
1 year ago
Share
3 Min Read
SHARE

INVERSI.ID – Di tengah cepatnya tren fashion berganti dan naiknya harga barang baru, gaya belanja thrifting justru semakin populer, terutama di kalangan generasi muda. Thrifting menawarkan cara tampil modis dengan biaya yang lebih terjangkau, sekaligus menjadi alternatif yang lebih ramah lingkungan.

Contents
Apa Itu Thrifting?Keuntungan Berbelanja ThriftingKekurangan Thrifting yang Perlu Diperhatikan

Apa Itu Thrifting?

Istilah thrifting berasal dari bahasa Inggris “thrift” yang berarti hemat atau penghematan. Dalam praktiknya, thrifting merujuk pada kegiatan membeli barang bekas yang masih layak pakai. Barang-barang tersebut dijual dengan harga yang jauh lebih murah dibanding produk baru.

Thrifting biasanya dilakukan di toko khusus bernama thrift shop. Tempat ini bisa berupa toko fisik di pasar tradisional, bazar, maupun toko online di platform e-commerce dan media sosial.

Keuntungan Berbelanja Thrifting

Salah satu daya tarik utama thrifting adalah harganya yang ramah di kantong. Mulai dari pakaian, sepatu, jaket, hingga aksesori bisa ditemukan dengan harga mulai dari Rp10.000. Tak jarang, pembeli menemukan barang bermerek seperti Zara, H&M, Uniqlo, atau Levi’s dengan kondisi yang masih sangat bagus.

Selain murah, thrifting juga memungkinkan pembeli tampil dengan gaya unik dan berbeda. Barang-barang yang dijual seringkali merupakan model lama atau bahkan edisi terbatas yang sudah tidak diproduksi lagi. Ini memberikan kesempatan untuk tampil lebih personal dan orisinal dalam bergaya.

Lebih dari itu, belanja thrifting juga punya dampak positif terhadap lingkungan. Dengan membeli barang bekas, secara tidak langsung konsumen membantu mengurangi limbah tekstil, emisi karbon, dan pencemaran air. Konsep ini sejalan dengan gaya hidup berkelanjutan yang kini banyak dianut generasi muda.

Kekurangan Thrifting yang Perlu Diperhatikan

Meski memiliki banyak kelebihan, thrifting juga memiliki beberapa kekurangan yang perlu dipertimbangkan. Salah satunya adalah keterbatasan stok. Barang thrift umumnya hanya tersedia satuan, sehingga jika tidak segera dibeli, bisa hilang begitu saja. Proses belanja pun cenderung memakan waktu lebih lama karena perlu mencari secara teliti.

Kondisi barang juga tidak selalu sempurna. Beberapa item mungkin memiliki noda, sobekan kecil, atau perlu perbaikan sebelum digunakan. Karena itulah, ketelitian sangat penting saat memilih barang di thrift shop. Pembeli juga harus siap menerima bahwa sebagian besar toko tidak menyediakan garansi atau layanan pengembalian.

Aspek kebersihan juga menjadi hal penting dalam thrifting. Karena merupakan barang bekas, terutama pakaian, ada risiko penularan penyakit kulit apabila barang tidak dicuci atau disterilkan dengan benar. Oleh sebab itu, sangat disarankan untuk mencuci atau membersihkan setiap barang thrift sebelum digunakan.

Baca Juga :

SALATIGA LEVEL UP: Malam Anugerah Wirausaha Cetak Juragan BEDA
SDN Beji 6 Depok Pecah Banget! Bazar UMKM & Pentas Seni Bikin Rapotan Seru Abis

Thrifting menjadi pilihan menarik untuk berbelanja secara hemat, tampil unik, dan mendukung gaya hidup ramah lingkungan. Namun, di balik keuntungannya, pembeli juga perlu cermat dan teliti agar pengalaman berbelanja tetap aman dan menyenangkan.***

You Might Also Like

Target Wisman Naik Tajam, Kemenpar Optimistis Indonesia Dikunjungi 19,1 Juta Turis Asing pada 2027
Bandara Soekarno-Hatta Tambah Rute Baru ke Tiongkok, Spring Airlines Resmi Terbang ke Jakarta
Pamer Liburan, Tapi Keluhkan Pertamax? Fenomena yang Memicu Perdebatan di Medsos
Harga Avtur Melonjak, Kemenpar dan Kemenhub Cari Cara Jaga Tiket Pesawat Tetap Terjangkau
Tak Hanya Bali, Kemenpar Genjot 10 Destinasi Prioritas untuk Tarik Wisatawan Mancanegara
TAGGED:Anak MudaPakaianThrifting
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Wih! Telkom Lagi-Lagi Jadi Tempat Ngebangun Karir Paling Oke versi LinkedIn
Next Article Prabowo Ajak Pemuda Fiji Belajar dan Latihan Militer di Indonesia
1 Comment
  • Pingback: 7 Kawasan Thrifting di Tokyo Jepang yang Wajib Dikunjungi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

Bahlil Gelontorkan Rp10 Triliun! Ribuan Desa Siap Keluar dari Gelap

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Travel

Beda dengan Wisata Kuliner, Gastronomi Tawarkan Cerita dan Warisan Budaya Nusantara

1 week ago
Travel

Tak Mau Tertinggal dari Vietnam, Indonesia Siapkan Jurus Baru Dongkrak Pariwisata

1 week ago
Travel

Instalasi Sunflower Angel Jadi Magnet Baru di Candi Prambanan, Pengunjung Membludak

2 weeks ago
Travel

Libur Panjang Idul Adha 2026, KAI Layani Lebih dari 1,2 Juta Penumpang

3 weeks ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index