INVERSI.ID – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengundang generasi muda dari Republik Fiji untuk menimba ilmu dan pengalaman di Indonesia, termasuk mengikuti pelatihan militer.
Undangan tersebut disampaikan usai pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Fiji, Sitiveni Rabuka, di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis, (24/5).
Dalam pernyataan bersama, Prabowo menyampaikan komitmennya untuk mempererat hubungan bilateral kedua negara melalui kerja sama di berbagai sektor strategis.
“Kami mengundang Fiji untuk mengirimkan pemuda dan pemudinya untuk belajar di lembaga pendidikan kami di Indonesia,” ujar Prabowo.
Ia menjelaskan bahwa undangan tersebut mencakup pendidikan vokasi, teknik, pertanian, hingga lembaga pelatihan militer.
“Selain belajar di sekolah dan kampus, kami juga terbuka untuk melakukan latihan militer bersama, baik di darat, laut, maupun udara,” tambahnya.
Menurut Prabowo, program pelatihan bersama ini bertujuan untuk memperkuat kerja sama pertahanan dan mempererat hubungan persahabatan antara Indonesia dan Fiji.
Kunjungan resmi PM Sitiveni Rabuka ke Istana Merdeka menandai penguatan hubungan bilateral antara Indonesia dan Fiji. Dalam pertemuan tersebut, kedua pemimpin negara berdiskusi mengenai berbagai isu penting dan peluang kerja sama di bidang pendidikan, teknologi, pertanian, dan pertahanan.
Sejumlah pejabat tinggi Indonesia turut hadir dalam pertemuan tersebut, di antaranya Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk.
Pertemuan ini menjadi langkah konkret dalam memperluas kemitraan strategis Indonesia dengan negara-negara di kawasan Pasifik, termasuk dalam pengembangan sumber daya manusia dan kerja sama militer.***