By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Transmart Buahbatu Bandung Disegel Banser NU
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Transmart Buahbatu Bandung Disegel Banser NU

Terkini

Transmart Buahbatu Bandung Disegel Banser NU

Iqbal Prakoso
By
Iqbal Prakoso
8 months ago
Share
3 Min Read
Istimewa
SHARE

Insiden penyegelan simbolik terhadap pusat perbelanjaan Transmart Buahbatu, Kabupaten Bandung, pada Jumat, 17 Oktober 2025, menjadi sorotan publik nasional. Aksi ini dilakukan oleh ratusan anggota Barisan Ansor Serbaguna Nahdlatul Ulama (Banser NU) sebagai bentuk protes terhadap tayangan program televisi “Xpose Uncensored” yang dinilai melecehkan marwah pesantren, ulama, dan santri. Transmart, yang berada dalam satu grup media dengan stasiun televisi tersebut, menjadi simbol sasaran demonstrasi.

Aksi dimulai sejak pagi hari di area Transmart Buahbatu, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung. Massa Banser NU dan warga Nahdlatul Ulama melakukan orasi, membentangkan spanduk, dan menutup pintu masuk mal dengan lakban. Mereka juga menuliskan kata “Segel” menggunakan cat semprot di area pintu utama sebagai simbol protes.

Aksi berlangsung kondusif dan damai, tanpa bentrokan atau kericuhan. Setelah beberapa jam, segel dibuka kembali dan aktivitas mal kembali normal. Namun, pesan moral dari aksi tersebut telah menggema luas di media sosial dan pemberitaan nasional.

Program “Xpose Uncensored” yang ditayangkan oleh Trans7 menjadi pemicu utama aksi penyegelan. Dalam salah satu episodenya, tayangan tersebut menampilkan narasi yang dianggap merendahkan martabat kiai dan institusi pesantren. Tayangan tersebut menyebut pesantren sebagai simbol feodalisme yang tidak relevan dengan perkembangan zaman.

GP Ansor dan Banser NU menilai bahwa konten tersebut tidak hanya menyinggung perasaan umat Islam, tetapi juga berpotensi merusak citra pendidikan pesantren yang selama ini menjadi benteng moral bangsa. Mereka menuntut evaluasi menyeluruh terhadap konten dan kebijakan editorial media tersebut.

Reaksi keras dari Banser NU dan masyarakat Kabupaten Bandung tidak lepas dari posisi pesantren dan kiai sebagai simbol penting dalam kehidupan sosial keagamaan di Indonesia. Beberapa alasan di balik kemarahan publik:

  • Pesantren sebagai institusi pendidikan dan moral
  • Kiai sebagai figur panutan dan pemimpin spiritual
  • Media sebagai agen pembentuk opini publik

Ketika simbol-simbol tersebut digambarkan secara negatif, masyarakat merasa identitas dan nilai-nilai mereka direndahkan. Banser NU sebagai garda terdepan penjaga marwah Nahdlatul Ulama merasa perlu bertindak tegas.

Transmart, sebagai bagian dari grup media yang sama dengan stasiun televisi pemicu kontroversi, kini menghadapi tantangan reputasi. Beberapa dampak yang mungkin terjadi:

  • Penurunan kepercayaan konsumen di wilayah tertentu
  • Evaluasi internal terhadap afiliasi media dan konten
  • Potensi boikot lokal atau nasional
  • Tuntutan transparansi dan tanggung jawab sosial perusahaan

Penyegelan Transmart Buahbatu oleh Banser NU Kabupaten Bandung menjadi pengingat penting bahwa media dan korporasi harus lebih sensitif terhadap nilai-nilai sosial dan keagamaan. Di era digital yang serba cepat, satu tayangan bisa memicu gelombang protes jika dianggap merendahkan identitas kolektif masyarakat.

Baca Juga :

Bahaya Makanan Manis dan Asin Saat Puasa
Daftar Partai Politik yang Diprediksi Tidak Lolos ke DPR RI

Solusi terbaik adalah dialog terbuka antara pihak media, korporasi, dan masyarakat. Evaluasi konten, transparansi editorial, dan komitmen terhadap keberagaman nilai menjadi langkah penting untuk mencegah konflik serupa di masa depan.

You Might Also Like

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat
Bola “Meriam” dan Rahasia Banjir Gol di Piala Dunia 2026
Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan
Dramatis! Aljazair Paksa Yordania Angkat Koper Lebih Cepat
Haaland Menggila, Viking Norwegia Meluncur Mulus ke Fase Gugur
TAGGED:2025BAndungBanserNUSegelTransmart
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article ‘Das Crazy’ Bahasa Gaul yang Jadi Cermin Budaya Anak Muda Jerman
Next Article Main Character Energy, Hidup ala Tokoh Utama yang Lagi Jadi Gaya Hidup Gen Z
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

Bahlil Gelontorkan Rp10 Triliun! Ribuan Desa Siap Keluar dari Gelap

Program BPBL Bahlil Terangi 220 Ribu Rumah, Listrik Gratis Tembus Pelosok

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Tak Cuma Mbappe! Trio Maut Prancis Kirim Sinyal Bahaya ke Semua Rival

7 hours ago
Pildun 2026Terkini

Argentina Tanpa Messi? Jawabannya Mulai Terlihat dan Bikin Suporter Was-was

8 hours ago
Pildun 2026Terkini

Belgia Terancam Pulang Lagi, Iran Bikin Kejutan! Grup G Piala Dunia Makin Brutal

1 day ago
Pildun 2026Terkini

Cape Verde Tinggal Selangkah Ukir Sejarah ke Babak Gugur Piala Dunia

1 day ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index