INVERSI.ID – Bank Indonesia (BI) menambah kuota sekaligus memajukan jadwal pemesanan penukaran uang rupiah tahap kedua melalui aplikasi PINTAR untuk wilayah Pulau Jawa. Kebijakan ini diambil menyusul tingginya minat masyarakat dalam program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2026.
Kepala Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, menjelaskan bahwa penyesuaian tersebut merupakan respons atas antusiasme publik yang sangat besar terhadap layanan penukaran uang jelang Ramadan dan Idulfitri.
Dengan perubahan ini, masyarakat di wilayah Jawa sudah dapat melakukan pemesanan penukaran uang mulai 24 Februari 2026 pukul 08.00 WIB hingga kuota terpenuhi. Sebelumnya, jadwal tahap kedua direncanakan dibuka pada 26 Februari 2026 pukul 08.00 WIB.
Sementara itu, untuk wilayah luar Jawa, jadwal pemesanan tetap dimulai pada 27 Februari 2026 pukul 08.00 WIB dan berlangsung sampai kuota habis.
Tahap pertama pemesanan sebelumnya telah dibuka pada 13 Februari 2026 untuk Pulau Jawa dan 14 Februari 2026 bagi wilayah luar Jawa.
Dalam rangka mendukung kebutuhan masyarakat selama periode SERAMBI 2026 yang berlangsung hingga 15 Maret 2026, BI menyiapkan total uang tunai layak edar sebesar Rp185,6 triliun. Dari angka tersebut, Rp177 triliun dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan perbankan, termasuk layanan penarikan tunai melalui ATM dan kantor cabang.
Adapun khusus untuk layanan penukaran uang kepada masyarakat, BI menyediakan dana sebesar Rp8,6 triliun. Setiap paket penukaran ditetapkan dengan nominal Rp5,3 juta.
Layanan penukaran uang rupiah dapat diakses di 2.883 lokasi dengan total 8.755 titik layanan yang dioperasikan oleh BI bersama perbankan di seluruh Indonesia. Masyarakat dapat memanfaatkan berbagai kanal, mulai dari kas keliling, kantor bank umum, hingga layanan terpadu di lokasi strategis seperti rumah ibadah dan pusat kegiatan masyarakat.
Khusus di wilayah DKI Jakarta, layanan penukaran terpadu dijadwalkan berlangsung pada 12-15 Maret 2026 di GBK Basketball Hall, Senayan.
Dengan penambahan kuota dan percepatan jadwal ini, BI berharap kebutuhan uang tunai masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri 2026 dapat terpenuhi secara optimal dan tertib melalui sistem pemesanan digital PINTAR.