By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Reading: Utamakan Rakyat, Bahlil Tahan Ekspor Batu Bara ke Eropa Demi Listrik Warga Tetap Nyala
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Utamakan Rakyat, Bahlil Tahan Ekspor Batu Bara ke Eropa Demi Listrik Warga Tetap Nyala

EkonomiTerkini

Utamakan Rakyat, Bahlil Tahan Ekspor Batu Bara ke Eropa Demi Listrik Warga Tetap Nyala

Dede isharuddin
By
Dede isharuddin
1 month ago
Share
3 Min Read
Menteri ESDM RI, Bahlil Lahadalia saat menghadiri acara Himpunan Alumni IPB di Jakarta, Sabtu, 2 Mei 2026 menjamin akan memprioritaskan energi bagi rakyat Indonesia. (Foto, Antara/Shofi A)
SHARE

JAKARTA – Di tengah tekanan krisis energi global yang semakin tidak menentu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengambil langkah tegas, memastikan listrik rakyat tetap aman, meski harus mengesampingkan peluang ekspor besar ke luar negeri.

Dalam situasi yang ia sebut sebagai “survival mode”, Bahlil menegaskan, kepentingan domestik tidak boleh dikorbankan demi keuntungan ekspor, termasuk permintaan besar dari negara-negara Eropa.

“Saya putuskan, saya bilang batu bara jalan aja dulu. Ini bicara tentang survival mode. Kita bicara tentang efisiensi. Jangan kita korbankan rakyat kita dengan harga listrik yang besar,” tegas Bahlil, Minggu (3/5/2026).

Permintaan batu bara global saat ini meningkat tajam, bahkan negara-negara Eropa disebut meminta pasokan hingga 20 juta ton per tahun dari Indonesia. Namun, pemerintah memilih menahan diri.

Langkah ini bukan tanpa alasan. Di tengah gejolak geopolitik dan ketidakpastian pasokan energi dunia, pemerintah justru memperkuat fondasi dalam negeri agar tidak terjadi lonjakan tarif listrik maupun gangguan pasokan.

“Sekarang Amerika buka opsi batu bara. Di Eropa membuka opsi batu bara, ada minta ke kita untuk 20 juta ton per tahun,” ungkap Bahlil.

Namun alih-alih tergiur devisa besar, pemerintah memprioritaskan stabilitas listrik nasional—sebuah keputusan yang mempertegas posisi negara sebagai pelindung kebutuhan dasar rakyat.

Data Kementerian ESDM mencatat, produksi batu bara nasional pada 2025 mencapai 790 juta ton, dengan kebutuhan domestik sekitar 254 juta ton. Sisanya memang diekspor, namun dalam kondisi saat ini, distribusi dalam negeri menjadi fokus utama.

Batu bara sendiri masih menjadi tulang punggung pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) di Indonesia. Karena itu, menjaga pasokan berarti menjaga stabilitas listrik jutaan rumah tangga.

Baca Juga :

Jadwal Tayang, Sinopsis dan Daftar Pemain Blossoms in Adversity
Kabar Gembira, Pembeli BYD Bakal Terima Mobil di Awal Pertama 2024

Langkah ini juga menjadi bagian dari strategi besar pemerintah untuk menahan gejolak harga energi agar tidak membebani masyarakat.

Tak hanya batu bara, pemerintah juga memastikan pasokan energi lain tetap terkendali. Bahlil mengungkapkan bahwa impor minyak mentah dari Rusia akan segera masuk untuk memperkuat stok nasional. “Bagi saya yang paling penting adalah semua stok kita ada. Dan untuk (minyak mentah) Rusia sebentar lagi masuk ya,” ujarnya.

Selain itu, stok LPG nasional juga dilaporkan berada di atas batas minimum, memastikan kebutuhan rumah tangga tetap aman. Dalam kondisi global yang penuh tekanan, langkah pemerintah ini menjadi sinyal kuat bahwa ketahanan energi bukan sekadar angka, tetapi soal keberpihakan.

Alih-alih mengejar keuntungan jangka pendek dari ekspor, pemerintah memilih memastikan satu hal paling mendasar, listrik tetap menyala di rumah rakyat. Kebijakan ini mempertegas bahwa di tengah krisis global, Indonesia memilih jalannya sendiri—menempatkan kebutuhan rakyat di atas segalanya.

You Might Also Like

INDEF Desak Aturan Ketat BBM Subsidi, Hak Wong Cilik Jangan Dicuri Mafia
Dulu Numpang, Kini Mandiri! BPBL Hadirkan Terang dan Harapan Baru untuk Warga Madiun
Warga Muba Bersyukur, Hasil Sumur Rakyat Kini Legal Pasok Pertamina
Indonesia Makin Terang! Program Listrik Desa Tembus 92,5 Persen
Adilkah Lembur Diganti Libur? Kisruh Indomaret Picu Pro-Kontra Nasional
TAGGED:Bahlil LahadaliaKrisis energiMenteri ESDM
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Pemprov DKI Gandeng LPDP Pusat, Program Beasiswa Jakarta Segera Diluncurkan
Next Article Hemat Besar di Dapur! Berkat Gas CNG, Biaya Masak Bisa Turun Hingga 40%
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Target 100 GW! PLTS Raksasa di Jawa Disiapkan, Ketergantungan Energi Fosil Mulai Diputus

Harga BBM Subsidi Tetap. Pemerintah Tahan Pertalite dan Solar Meski Gejolak Energi Global Berlanjut

16 QR Code dalam 1 Truk! Modus Helikopter Pencurian BBM Subsidi Jepara Bikin Geram

Gaspol Produksi! Sumur Rakyat Kendal Targetkan 25 Ribu Liter per Hari

Buru Penjarah Alam! ESDM Kejar 7 Tambang Ilegal Rp857 Miliar

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Terkini

Jutaan Jemaah Padati Masjidil Haram untuk Tawaf Wada Sebelum Tinggalkan Makkah

4 days ago
Internasional

Negosiasi Memanas, Trump Ajukan Draf Perdamaian Baru untuk Iran

4 days ago
Foto : Bahlil Lahadalia (Sumber : https://esdm.go.id/id)
Terkini

Bahlil Lahadalia Bangga Terhadap Lagu Satir Netizen Medsos

5 days ago
Terkini

Disambut Upacara Militer, Prabowo Pulang ke Jakarta Usai Lawatan di Prancis

5 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index