By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Viral Aplikasi Madsaz, Penerjemah Tangisan Bayi Ciptaan Dosen IPB
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Viral Aplikasi Madsaz, Penerjemah Tangisan Bayi Ciptaan Dosen IPB

Terkini

Viral Aplikasi Madsaz, Penerjemah Tangisan Bayi Ciptaan Dosen IPB

Natio
By
Natio
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Follow:
1 year ago
Share
2 Min Read
SHARE

Dosen Manajemen Informatika Skolah Vokasi IPB, Medhanita membuat sebuah aplikai yang digadang-gadang dapat menerjemahkan tangisan bayi.

Contents
Aplikasi Viral Bisa Terjemahkan Tangisan BayiMemiliki Tingkat Akurasi Tinggi

Seperti yang diketahui tangisan bayi hingga saat ini masih menjadi hal yang sulit dimengerti. Hal ini juga membuat orang-orang sekitar, hingga orangtuanya menduga-duga apa yang diinginkan oleh sang bayi ketika dia menangis.

Oleh karena itu, Medhanita pun mencoba menerjemahkannya melalui sebuah aplikasi yang bernama Madsaz.

Apa itu Madsaz dan bagaimana cara menggunakannya? Simak ulasannya berikut ini.

Aplikasi Viral Bisa Terjemahkan Tangisan Bayi

Viral dan cukup populer, aplikasi Madsaz hingga saat ini sudah diunduh lebih dari 180 ribu orang. Hebatnya, pengunduh aplikasi unik ini tidak hanya berasal dari Indonesia namun juga 109 negara lainnya di seluruh dunia.

Rata-rata penggunanya adalah orangtua yang memiliki anak atau baru memiliki anak. Aplikasi ini bisa digunakan bagi bayu usia 0 sampei 3 bulan.

Medhanita mengatakan bahwa aplikasi ini sangan membantu para orangtua baru yang tengah memiliki anak.

“Manfaat dari aplikasi ini algamdullilah sudah banyak membantu ibu-ibu, utamanya yang baru punya anak untuk menerjemahkan tangisan bayinya” katanya pada Selasa, 2 Mei 2023.

Aplikasi ini dikembangkan awalnya dalam bentuk desktop pada tahun 2013 dan mengembangkannya dalam versi Android pada tahun 2015.

Baca Juga :

Makna Penolakan Mahfud MD saat Ditawari Jadi Cawapres Anies, Singgung Pernyataan Denny Indrayana
Pemulihan Jaringan Telekomunikasi Aceh Tembus 80 Persen, Pemerintah Percepat Akses Komunikasi Pascabencana

Sementara itu, aplikasi Madsaz akhirnya luncur pada tahun 2018 di Playstore dan dapay diunduh diberbagai negara.

Memiliki Tingkat Akurasi Tinggi

Jika dibayangkan, apakah tangisan bisa diterjemahkan?

Tak diragukan lagi, Medhanita mengatakan bahwa aplikasi ini bisa membuat orangtua lebih percaya diri karena memili tingkat akurasi sebesar 94 persen. Dengan ini, orangtua bisa mengambil keputusan untuk merespon tangisan anaknya.

Dosen IPB ini mengatakan bahwa aplikasi ini bahkan pernah menjadi trending.

Ide dari dibuatnya aplikasi ini sudah tercipta sejak tahun 201 yang lalu. Medhanita mengatakan bahwa saat itu dia tengah mengandung dan mengikuti sebuah seminar dengan tema tumbuh kembang anak.

Baginya, bayi memiliki bahasa tersendiri yang dapat dimaknai oleh orang dewasa.

“Memang saat itu belum ada software yang berbasis Android untuk menerjemahkan tangisan bayi,” katanya.

You Might Also Like

Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo
Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!
Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia
Argentina Terlalu Tangguh untuk Swiss, Jadi Penyelamat Amerika Latin di Piala Dunia 2026
Inggris Tunjukkan Mental Juara, Singkirkan Norwegia dan Melaju ke Semifinal
Share This Article
Facebook Email Print
Share
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Follow:
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Previous Article Berharap KIB Tetap Dukung Ganjar, PPP: Ada Konsekuensi Politik
Next Article 4 Tips Kembali Beraktivitas Usai Libur Panjang Idul Fitri
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

Pat Gulipat Hasil Korupsi? Polri Geledah 12 Lokasi dari Kafe, Money Changer hingga Rumah Mewah

Lolos dari Selat Hormuz! Pertamina Jaga Pasokan 2 Juta Barel Minyak Bagi Ketahanan Energi RI

Korupsi Masuk Jantung Penegak Hukum, Polri Bongkar 3 Mega Kasus

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Internasional

Konflik AS-Iran Memanas, PBB Ingatkan Ancaman bagi Stabilitas Dunia

3 days ago
Internasional

Cuaca Ekstrem Melanda Korea Selatan, Pemerintah Tetapkan Siaga Gelombang Panas Level Peringatan

3 days ago
Pildun 2026Terkini

Mbappe Cs Tampil Super Attacking, Les Bleus Makin Difavoritkan Juara

4 days ago
Pildun 2026Terkini

Messi, Mbappe, Haaland atau Kane? Siapa yang Akan Raih Sepatu Emas Piala Dunia 2026

4 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index