By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Waspada Superflu, Pemerintah Diminta Tingkatkan Deteksi Dini di Masyarakat
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Waspada Superflu, Pemerintah Diminta Tingkatkan Deteksi Dini di Masyarakat

Kesehatan

Waspada Superflu, Pemerintah Diminta Tingkatkan Deteksi Dini di Masyarakat

Jack
By
Jack
6 months ago
Share
3 Min Read
ilustrasi orang pakai masker. (foto: Antaranews)
SHARE

INVERSI.ID – Ketua Majelis Kehormatan Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), Prof Tjandra Yoga Aditama, mengingatkan pemerintah pusat dan daerah, termasuk DKI Jakarta, untuk meningkatkan pelayanan kesehatan tingkat primer sebagai langkah antisipasi terhadap potensi penyebaran superflu.

Penguatan layanan kesehatan dasar dinilai menjadi kunci dalam mendeteksi dan menekan penularan sejak dini, terutama di lingkungan masyarakat. Upaya tersebut perlu dibarengi dengan peningkatan pemantauan kasus penyakit pernapasan.

“Selalu memperkuat pelayanan kesehatan, mulai dari tingkat primer yang ada di masyarakat, meningkatkan surveilans, yakni klinik dan surveilans genomik,” kata dia saat dihubungi di Jakarta, Sabtu.

Selain peningkatan layanan, pemerintah juga diminta untuk mengintensifkan penyuluhan kesehatan kepada masyarakat. Edukasi terkait penerapan pola hidup bersih dan sehat serta upaya pencegahan penularan dinilai penting untuk menekan risiko penyebaran penyakit.

Masyarakat yang mengalami gejala seperti flu juga diimbau untuk menjaga kondisi tubuh dan menggunakan masker agar tidak menularkan penyakit kepada orang lain. Jika diperlukan, warga disarankan untuk beristirahat dan membatasi aktivitas.

Apabila kondisi sakit semakin berat, masyarakat dianjurkan segera berkonsultasi dengan tenaga kesehatan. Pelaporan juga perlu dilakukan jika ditemukan gejala serupa dalam satu lingkungan, baik di rumah, kantor, maupun sekolah.

“Hal ini lantaran ada beberapa orang dengan gejala yang sama, apalagi kalau berat dan mendadak,” kata Tjandra.

Ia juga meminta pemerintah untuk menyampaikan informasi secara terbuka kepada publik terkait perkembangan superflu atau influenza A (H3N2) sub clade K. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 62 kasus telah ditemukan di Indonesia.

Tjandra menjelaskan bahwa superflu yang disebabkan oleh virus influenza A H3N2 sub clade K bukan merupakan virus baru. Jenis virus ini telah ada sejak beberapa waktu lalu dan menjadi penyebab peningkatan kasus di sejumlah negara seperti Jepang, Kanada, dan Amerika Serikat pada Oktober lalu.

Baca Juga :

Gak Ada Alasan Gak Sekolah! Dana PIP Siap Backup Kalian
Profil dan Biodata Wiwin Komalasari, Kades Ikut Demo di Gedung DPR dengan Gaya Glamor

Sementara itu, Kementerian Kesehatan memastikan bahwa superflu tidak memiliki tingkat fatalitas seperti COVID-19. Penyakit ini tergolong sebagai flu yang dapat menyerang seseorang lebih dari satu kali.

Setiap musim dingin, kasus influenza cenderung meningkat di negara dengan empat musim. Namun, di negara tropis seperti Indonesia, lonjakan kasus umumnya tidak terlalu signifikan.

Meski demikian, Kementerian Kesehatan tetap mengingatkan masyarakat untuk menjaga daya tahan tubuh. Istirahat yang cukup, olahraga secara rutin, serta menjaga pola hidup sehat dinilai penting untuk mencegah penularan penyakit pernapasan.

You Might Also Like

Dokter Ungkap Gejala Stroke yang Sering Tak Disadari, Salah Satunya Vertigo Mendadak
Dokter Ungkap Waktu Terbaik dan Manfaat Olahraga bagi Ibu Hamil
IDAI: Polusi Udara Sebabkan 7 Juta Kematian Dini, Anak Jadi Kelompok Paling Rentan
Rupiah Melemah, Harga Obat Bakal Melambung: Ketahanan Kesehatan RI Diuji
Dokter Ingatkan Bahaya Flu Singapura, Vaksinasi Jadi Perlindungan Penting
TAGGED:Influenza tipe ASuperflu
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Cuaca Buruk Gagalkan Atraksi Drone di Ancol Saat Tahun Baru 2026
Next Article Antisipasi Banjir Rob, DKI Siagakan Pompa dan Bangun Tanggul Darurat
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

Bahlil Gelontorkan Rp10 Triliun! Ribuan Desa Siap Keluar dari Gelap

Program BPBL Bahlil Terangi 220 Ribu Rumah, Listrik Gratis Tembus Pelosok

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Kesehatan

Waspada! Diare Tak Kunjung Sembuh Bisa Jadi Gejala Radang Usus Kronis

4 weeks ago
Kesehatan

Ahli Sebut COVID-19 Masih Ada, Tapi Dampaknya Tak Separah Masa Pandemi

1 month ago
Kesehatan

Warga Mulai Khawatir Hantavirus, DPRD DKI Desak Pemerintah Perkuat Edukasi

1 month ago
Kesehatan

Kemenhut: Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan Terdampak Krisis Iklim

1 month ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index