By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: 800 Ribu Warga Mengungsi, RS Harus Hidup: Balapan Kemenkes Cegah Krisis Kesehatan Di Sumatera
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » 800 Ribu Warga Mengungsi, RS Harus Hidup: Balapan Kemenkes Cegah Krisis Kesehatan Di Sumatera

KesehatanTerkini

800 Ribu Warga Mengungsi, RS Harus Hidup: Balapan Kemenkes Cegah Krisis Kesehatan Di Sumatera

Dede isharuddin
By
Dede isharuddin
6 months ago
Share
2 Min Read
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ketika di Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, (Foto, Biro Pers Sekretariat Presiden)
SHARE

JAKARTA —

Pemulihan rumah sakit dan puskesmas pascabencana di Sumatera kini bukan sekadar urusan memperbaiki bangunan, melainkan perlombaan melawan waktu untuk mencegah krisis kesehatan di tengah lebih dari 800 ribu warga yang masih bertahan di posko pengungsian. Tekanan layanan kesehatan meningkat tajam, sementara ancaman penyakit pascabencana mengintai jika fasilitas kesehatan terlambat kembali beroperasi.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin melaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto bahwa 41 rumah sakit yang sempat lumpuh akibat banjir bandang dan longsor kini sudah kembali beroperasi. “Itu 41 rumah sakit yang sempat tidak beroperasi, sekarang alhamdulillah 100 persen sudah mulai beroperasi walaupun bertahap,” ujar Budi dalam sidang kabinet paripurna di Istana Negara, Senin (15/12/2025).

IGD dan ruang operasi menjadi layanan yang diprioritaskan dibuka lebih dulu, sebagai langkah krusial dalam menjaga upaya penyelamatan para korban bencana agar tetap berjalan di tengah kondisi darurat.

Salah satu contoh pemulihan cepat terjadi di RS Tanjungpura, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, yang sebelumnya terendam banjir cukup parah. “Kemarin banjir, hari ini sudah beroperasi. Memang masih terbatas di IGD dan operasi, tapi akan terus kami tingkatkan sampai layanan penuh bisa berjalan,” kata Budi.

Namun tantangan terbesar justru ada di layanan kesehatan dasar. Dari hampir 1.000 puskesmas terdampak di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, sekitar 500 mengalami kerusakan serius. “Sebanyak 414 unit sudah beroperasi, kita masih ada yang tidak beroperasi sekitar 50-an,” ujarnya. Kemenkes menargetkan seluruh puskesmas kembali melayani masyarakat dalam dua pekan ke depan.

Menurut Budi, percepatan ini mutlak diperlukan karena beban layanan melonjak tajam. Lebih dari 800 ribu warga masih berada di pengungsian, rentan terhadap penyakit infeksi, gangguan pernapasan, hingga masalah sanitasi.

“Hal ini penting untuk melayani kesehatan masyarakat yang masih tinggal di rumah dan juga melayani kesehatan masyarakat 800.000 yang ada di posko pengungsian. Kami butuh bantuan Bapak Presiden supaya ini bisa dijalankan,” kata Budi. Dengan berpacu memulihkan RS dan puskesmas, pemerintah berupaya memastikan negara hadir lebih cepat dari potensi krisis kesehatan lanjutan yang bisa muncul setelah bencana.

You Might Also Like

Bola “Meriam” dan Rahasia Banjir Gol di Piala Dunia 2026
Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan
Dramatis! Aljazair Paksa Yordania Angkat Koper Lebih Cepat
Haaland Menggila, Viking Norwegia Meluncur Mulus ke Fase Gugur
Tak Cuma Mbappe! Trio Maut Prancis Kirim Sinyal Bahaya ke Semua Rival
TAGGED:Budi Gunadi SadikinPuskesmasRumah SakitSidang Kabinet Paripurna
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Presiden Prabowo Tegaskan Negara Ambil Alih Kendali SDA, Setahun Tanpa Izin Tambang dan Hutan
Next Article Ketua Alumni SMAN 3 Jakarta, Boy Thohir Dukung “Ayo Lapor”, Dorong Siswa Berani Lawan Perundungan
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

Bahlil Gelontorkan Rp10 Triliun! Ribuan Desa Siap Keluar dari Gelap

Program BPBL Bahlil Terangi 220 Ribu Rumah, Listrik Gratis Tembus Pelosok

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Argentina Tanpa Messi? Jawabannya Mulai Terlihat dan Bikin Suporter Was-was

5 hours ago
Pildun 2026Terkini

Belgia Terancam Pulang Lagi, Iran Bikin Kejutan! Grup G Piala Dunia Makin Brutal

1 day ago
Pildun 2026Terkini

Cape Verde Tinggal Selangkah Ukir Sejarah ke Babak Gugur Piala Dunia

1 day ago
Pildun 2026Terkini

Mo Salah Antar Mesir Puncaki Grup! Selangkah Lagi ke Babak Gugur Piala Dunia

1 day ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index