By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Reading: Bukan Cuma Gali Lalu Pergi! Cara PT Timah “Hidupkan Kembali” Laut Sampur, Bangka Tengah
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Bukan Cuma Gali Lalu Pergi! Cara PT Timah “Hidupkan Kembali” Laut Sampur, Bangka Tengah

Ekonomi

Bukan Cuma Gali Lalu Pergi! Cara PT Timah “Hidupkan Kembali” Laut Sampur, Bangka Tengah

Dede isharuddin
By
Dede isharuddin
4 months ago
Share
4 Min Read
(Ilustrasi) Salah satu kegiatan penambangan PT Timah di laut lepas Indonesia bagian barat. (Foto, MIND.ID)
SHARE

BANGKA –

Ketika kata ‘tambang’ disebut, bayangan lahan kritis dan laut yang rusak seringkali muncul di benak kita. Namun, narasi berbeda datang dari perairan Laut Sampur dan Tanjung Berikat di Bangka Tengah. Di lokasi ini, PT Timah Tbk bukan hanya hadir untuk menambang, tetapi juga menjalankan misi yang disebut komitmen inti, menambang untuk menghidupkan kembali.

Di tengah dinamika Izin Usaha Pertambangan (IUP) yang berjalan, perusahaan plat merah ini secara tegas memposisikan program reklamasi pasca-tambang bukan hanya formalitas atau kewajiban semata. Sebaliknya, ini menjadi bagian integral dari DNA perusahaan, sebuah siklus yang tak terpisahkan dari operasional tambang, dari awal hingga akhir.

PT Timah membuktikan kegiatan penambangan di dekat Desa Beriga itu bisa berjalan selaras dengan upaya pemulihan lingkungan yang terencana dan berkelanjutan. Bagi PT Timah, reklamasi menjadi filosofi. Jauh sebelum alat berat mulai beroperasi, rencana untuk memulihkan dan bahkan meningkatkan nilai ekologis sebuah area sudah dirancang. Hal ini menjadi wujud tanggung jawab Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang tidak hanya mengejar profit, tetapi juga memastikan keberlanjutan untuk generasi mendatang.

“Upaya perusahaan menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan adalah kunci untuk keberlanjutan perusahaan,” tegas Anggi Siahaan, Departement Head Corporate Communication PT Timah dalam rilis resmi yang diterima redaksi inversi.id. Ini sinyal kuat setiap aktivitas operasional PT Timah sudah diperhitungkan dampaknya, dan langkah-langkah mitigasi serta pemulihan telah disiapkan.

“PT Timah terus meningkatkan standar operasional agar lebih ramah lingkungan serta memberikan dampak positif bagi alam dan masyarakat,” tambah Anggi. Komitmen ini, menurut perusahaan, merupakan investasi jangka panjang untuk keberlanjutan ekosistem dan kesejahteraan masyarakat di lingkar tambang.

Data menunjukkan keseriusan mereka menjalankan program pemulihan lingkungan yang masif. Di wilayah perairan seperti Laut Sampur, PT Timah secara proaktif menjalankan berbagai inisiatif untuk memulihkan kembali denyut kehidupan bawah laut.

Beberapa program unggulan yang telah dan terus berjalan meliputi, program “Rumah Ikan” yakni sebanyak ribuan unit terumbu karang buatan (artificial reef) dan fish shelter ditenggelamkan untuk menciptakan habitat baru bagi ikan dan biota laut lainnya, mempercepat pemulihan ekosistem.

Lalu program restocking “Biota Laut” dengan melakukan pengembangbiakan secara aktif dan pelepasan kembali (restocking) cumi-cumi dan kepiting untuk menjaga populasi dan keseimbangan rantai makanan di laut. Kemudian,rehabilitasi pesisir berupa program transplantasi karang dan penanaman mangrove digalakkan untuk memulihkan ekosistem pesisir yang vital bagi perlindungan pantai dan sebagai area pemijahan ikan.

Baca Juga :

Prabowo Janji Siapkan Teknologi untuk Penyandang Disabilitas
Gen Z dan Krisis Kesehatan Mental di Era Media Sosial

Tak hanya di laut, di darat pun jejak pemulihan terlihat jelas. Selama periode 2015-2023, PT Timah telah berhasil mereklamasi lahan seluas 3.166,37 hektar di Bangka Belitung. Lahan-lahan yang tadinya dianggap kritis, kini bertransformasi menjadi area produktif seperti kebun buah dan agrowisata yang bermanfaat langsung bagi masyarakat.

Dengan memegang teguh komitmen terhadap reklamasi pasca-tambang, PT Timah berupaya menyeimbangkan operasionalnya dengan tanggung jawab sosial dan lingkungan. Upaya-upaya ini menjadi fondasi terwujudnya pembangunan yang harmonis, dengan aktivitas ekonomi dapat berjalan beriringan dengan kelestarian alam.

Kisah dari Laut Sampur ini menjadi bukti di tangan yang tepat, aktivitas pertambangan bisa menjadi awal dari sebuah kehidupan baru, bukan akhir dari segalanya.

You Might Also Like

INDEF Desak Aturan Ketat BBM Subsidi, Hak Wong Cilik Jangan Dicuri Mafia
Dulu Numpang, Kini Mandiri! BPBL Hadirkan Terang dan Harapan Baru untuk Warga Madiun
Warga Muba Bersyukur, Hasil Sumur Rakyat Kini Legal Pasok Pertamina
Adilkah Lembur Diganti Libur? Kisruh Indomaret Picu Pro-Kontra Nasional
Target 100 GW! PLTS Raksasa di Jawa Disiapkan, Ketergantungan Energi Fosil Mulai Diputus
TAGGED:Anggi SiahaanBangka TengahBUMNDesa BerigaIUP PT TimahLaut Sampurpemulihan lingkunganreklamasiTanjung Beriket
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Efek Domino Guncang Pasar Modal! Usai Bos Bursa, Kini 3 Petinggi OJK Angkat Kaki
Next Article 3.166 Hektar Lahan Hijau Baru, Cara PT Timah Membuktikan Tambang Bisa Ramah Lingkungan
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Harga BBM Subsidi Tetap. Pemerintah Tahan Pertalite dan Solar Meski Gejolak Energi Global Berlanjut

16 QR Code dalam 1 Truk! Modus Helikopter Pencurian BBM Subsidi Jepara Bikin Geram

Gaspol Produksi! Sumur Rakyat Kendal Targetkan 25 Ribu Liter per Hari

Buru Penjarah Alam! ESDM Kejar 7 Tambang Ilegal Rp857 Miliar

B50 Harga Mati! Pakar ITB: Ini Benteng RI Lawan Krisis Energi Global

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Ekonomi

Devisa Bocor ke Luar Negeri? RI Surplus Ekspor Tapi Cadangan Devisa Mandek

7 days ago
Ekonomi

“Sikat Penjarah SDA!” Bahlil Tertibkan Tambang Ilegal Rugikan Negara Ratusan Miliar

7 days ago
Ekonomi

Rp7,5 Miliar Raib! Mafia Solar Jatim Menggila, Aturan Batas Wajar BBM Kini Jadi Harga Mati

1 week ago
EkonomiTerkini

Teka-teki Surplus Ekspor RI: Cetak Rekor US$223,9 Miliar, Mengapa Cadangan Devisa Hanya Naik US$15,7 Miliar?

1 week ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index