By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Bukan 1998! Menkeu Purbaya Tegaskan Ekonomi RI Masih Ekspansi
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Bukan 1998! Menkeu Purbaya Tegaskan Ekonomi RI Masih Ekspansi

Ekonomi

Bukan 1998! Menkeu Purbaya Tegaskan Ekonomi RI Masih Ekspansi

Dede isharuddin
By
Dede isharuddin
13 hours ago
Share
2 Min Read
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan berbagai indikator ekonomi menunjukkan fundamental Indonesia tetap solid, sekaligus membantah anggapan yang menyamakan kondisi saat ini dengan krisis ekonomi yang melanda Indonesia pada 1998. (Foto, Antara/Dhemas R)
SHARE

JAKARTA – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan kondisi ekonomi Indonesia saat ini jauh berbeda dengan situasi menjelang krisis 1998. Di tengah ketidakpastian ekonomi global, Indonesia justru dinilai masih berada dalam fase ekspansi dan akselerasi pertumbuhan.

Dalam acara APBN KiTA di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Purbaya mengungkapkan bahwa hasil analisis JP Morgan menempatkan Indonesia sebagai negara dengan ketahanan ekonomi terkuat kedua di dunia dalam menghadapi potensi krisis global.

“Walau krisis global, kita nomor dua paling kuat dibanding negara-negara lain. Bahkan di atas Amerika, China, Australia dan lain-lain. Ini dari JP Morgan,” ujar Purbaya.

Menurutnya, berbagai indikator ekonomi menunjukkan fundamental Indonesia tetap solid. Karena itu, ia membantah anggapan yang menyamakan kondisi saat ini dengan krisis ekonomi yang melanda Indonesia pada 1998.

“Anda perhatikan, ’98 jatuh pemerintahan setelah ekonomi resesi selama satu tahun penuh. Kita sekarang boro-boro resesi, masih ekspansi, masih akselerasi,” tegasnya.

Optimisme pemerintah juga didukung oleh capaian pertumbuhan ekonomi nasional yang mencapai 5,61 persen secara tahunan (year on year) pada kuartal I-2026. Angka tersebut menjadi pertumbuhan kuartal pertama tertinggi dalam 13 tahun terakhir, lebih tinggi dibandingkan kuartal IV-2025 yang tumbuh 5,39 persen dan kuartal I-2025 sebesar 4,87 persen.

Nilai Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia pada periode Januari-Maret 2026 tercatat mencapai Rp6.187,2 triliun, didorong oleh percepatan belanja pemerintah sejak awal tahun.

Selain JP Morgan, Asian Development Bank (ADB) disebut memiliki penilaian serupa mengenai ketahanan ekonomi Indonesia. Purbaya mengaku mendapat informasi langsung dari pejabat ADB yang menempatkan Indonesia dalam kelompok dua negara paling tangguh menghadapi gejolak ekonomi global.

“Official ADB bilang sama saya kita di atas,” kata Purbaya.

Baca Juga :

Dua Pria Pengedar Obat Keras Terlarang Diamankan Polisi, 259 Butir Barang Bukti Disita
Potensi Koalisi di Pilkada Jateng-Solo, Gerindra: Kita Tidak Anti Ini dan Itu

Dengan pertumbuhan yang terus menguat dan ketahanan ekonomi yang dinilai tinggi oleh lembaga internasional, pemerintah optimistis laju pertumbuhan ekonomi nasional dapat terus meningkat dan mendekati target 6 persen dalam beberapa tahun mendatang.

Perbandingan Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I (yoy):

Tahun Pertumbuhan (%) Status Ekonomi
1Q 2026 5,61% Ekspansi & Akselerasi
4Q 2025 5,39% Stabil
1Q 2025 4,87% Pemulihan
Analisis Global JP Morgan & ADB Top 2 Ketahanan Krisis

You Might Also Like

Mati Listrik Bukan karena Batu Bara, PLN Akui Murni Gangguan Mesin
Ekonom: BBM Subsidi Jangan Diganggu, Jadi Penyangga Daya Beli Masyarakat
Baru Sepekan Bicara Bongkar Gurita MBG, Orang Kepercayaan Sony Langsung Jadi Tersangka
Sejak April, Bahlil Sudah Kasih Kode! Publik Tak Perlu Kaget Jika Pertamax Disesuaikan
Usai Temui Presiden di Istana, Bahlil Pastikan Harga BBM dan LPG Subsidi Tidak Naik
TAGGED:Asian Development Bank (ADB)JP MorganMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Bangkit dari Ketertinggalan, Ana/Trias Melaju ke Final Australian Open 2026
Next Article Mati Listrik Bukan karena Batu Bara, PLN Akui Murni Gangguan Mesin
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Pelaku Tambang Sumringah! Kebijakan Baru ESDM Dinilai Jaga Produksi Tetap Jalan

Prabowo Perintahkan Harga Subsidi Tetap, Bahlil Pasang Badan untuk Rakyat

Fakta Mengejutkan! MBG Hidupkan UMKM, Tapi Dirusak Korupsi Pejabat

Pertalite Aman Sampai Akhir Tahun! Purbaya: BBM Subsidi Tak Akan Naik

Bertemu Prabowo di Istana, Chatib Basri Buka Suara soal Rumor Menteri Keuangan

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Ekonomi

Sentimen Global Positif Dorong IHSG Hijau, Investor Cermati Inflasi AS

5 days ago
Ekonomi

Bapanas Pastikan Stok dan Harga Pangan Tetap Aman di Tengah Tekanan Nilai Tukar Rupiah

5 days ago
EkonomiTerkini

Tak Ada Ubah Aturan! Menteri Bahlil Kunci Regulasi Minerba

5 days ago
EkonomiTerkini

Saat Negara Lain Krisis, Indonesia Justru Jadi Raksasa Energi Baru

6 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index