By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Reading: Perjalanan Timothy Ronald Menjadi Raja Kripto Indonesia, Jadi Milyuner Sejak Usia 15 Tahun
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Perjalanan Timothy Ronald Menjadi Raja Kripto Indonesia, Jadi Milyuner Sejak Usia 15 Tahun

Ekonomi

Perjalanan Timothy Ronald Menjadi Raja Kripto Indonesia, Jadi Milyuner Sejak Usia 15 Tahun

Jack
By
Jack
10 months ago
Share
3 Min Read
SHARE

INVERSI.ID – Di tengah fluktuasi harga saham dan ketidakpastian pasar keuangan, nama Timothy Ronald muncul sebagai sosok muda yang berhasil menembus batas-batas kesuksesan konvensional. Lahir di Tangerang Selatan pada 22 September 2000, Timothy dikenal sebagai salah satu triliuner muda Indonesia berkat keberhasilannya dalam investasi kripto, saham, dan bisnis digital.

Contents
Awal Perjalanan: Mulai dari Pomade hingga Cuan dari KriptoBangun Ternak Uang dan Akademi Crypto, Putus Kuliah Jadi Titik BalikTak Hanya Kripto: Ekspansi Bisnis ke Lifestyle dan SahamSosok Dermawan di Balik Triliuner MudaHidup Mewah tapi Tetap Rendah Hati

Awal Perjalanan: Mulai dari Pomade hingga Cuan dari Kripto

Perjalanan bisnis Timothy dimulai sejak usia 15 tahun. Saat remaja lain sibuk sekolah, ia sudah menjual pomade impor secara online. Bukannya dihabiskan, keuntungan dari usaha itu ia kelola menjadi modal untuk membeli saham dan aset kripto.

Terinspirasi oleh sosok Warren Buffett, Timothy muda gemar membaca buku-buku investasi. Kerja kerasnya membuahkan hasil, di usia 19 tahun, ia meraih kekayaan pertamanya sebesar Rp1 miliar dari dunia investasi.

Bangun Ternak Uang dan Akademi Crypto, Putus Kuliah Jadi Titik Balik

Mengusung semangat berbagi pengetahuan finansial, Timothy mendirikan Ternak Uang, platform edukasi finansial untuk generasi muda. Tak berhenti di situ, ia kemudian memilih meninggalkan bangku kuliah saat baru semester satu untuk fokus mengembangkan Akademi Crypto, sebuah komunitas edukasi dan riset kripto yang kini jadi rujukan banyak investor pemula di Indonesia.

Pertemuannya dengan*Changpeng Zhao, pendiri Binance, pada akhir 2022 memperkuat keyakinannya pada masa depan Bitcoin. Ia pun berinvestasi sekitar Rp290 juta, yang kemudian berkembang menjadi lebih dari Rp1,7 miliar.

Tak Hanya Kripto: Ekspansi Bisnis ke Lifestyle dan Saham

Timothy juga aktif sebagai investor di sektor lifestyle. Ia tercatat sebagai pemegang saham termuda di Holywings Group, yang menaungi puluhan outlet hiburan di Indonesia, termasuk Atlas Beach Club dan H Club SCBD.

Dalam dunia saham, ia dikenal sebagai investor agresif. Salah satu langkah strategisnya adalah membeli saham BBRI saat harganya masih rendah dan berhasil menggandakan nilainya hingga puluhan miliar rupiah.

Sosok Dermawan di Balik Triliuner Muda

Dengan kekayaan yang kini ditaksir lebih dari Rp1 triliun, Timothy tetap menunjukkan kepedulian sosial. Melalui yayasan yang ia dirikan, ia membangun sekolah-sekolah di wilayah tertinggal seperti Nusa Tenggara Timur, Blitar, dan Lombok.

“Investasi terbaik adalah pada pendidikan. Anak-anak di pelosok juga berhak mendapatkan kesempatan,” ungkap Timothy dalam salah satu wawancaranya.

Baca Juga :

Peluang Kerja ke Luar Negeri untuk Anak Muda NTB, Gaji Rp10 Juta Skema Zero Cost
10 Calon Anggota Super Hero yang akan Tampil di Avengers Doomsday

Hidup Mewah tapi Tetap Rendah Hati

Timothy juga dikenal sebagai penggemar otomotif. Koleksi mobil mewah seperti McLaren dan Porsche mewarnai garasinya. Namun, yang lebih menonjol adalah semangatnya untuk terus belajar dan berbagi.

Kisah hidupnya menjadi inspirasi bagi banyak anak muda Indonesia bahwa usia bukan penghalang untuk sukses asal punya visi, keberanian mengambil risiko, dan kemauan untuk terus belajar.

Dari berjualan pomade di usia 15 hingga dijuluki “Raja Kripto Indonesia” sebelum usia 25, Timothy Ronald membuktikan bahwa keberanian untuk memulai bisa mengubah segalanya.***

You Might Also Like

INDEF Desak Aturan Ketat BBM Subsidi, Hak Wong Cilik Jangan Dicuri Mafia
Dulu Numpang, Kini Mandiri! BPBL Hadirkan Terang dan Harapan Baru untuk Warga Madiun
Warga Muba Bersyukur, Hasil Sumur Rakyat Kini Legal Pasok Pertamina
Adilkah Lembur Diganti Libur? Kisruh Indomaret Picu Pro-Kontra Nasional
Target 100 GW! PLTS Raksasa di Jawa Disiapkan, Ketergantungan Energi Fosil Mulai Diputus
TAGGED:KriptoTimothy Ronald
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Mahasiswi STIE Widya Praja Wakili Indonesia ke China, Bupati Paser: Semoga Jadi Inspirasi Anak Muda
Next Article Jakarta Poetry Slam Ajak Penyair Muda Nyalakan Kembali Semangat Chairil Anwar
1 Comment
  • Pingback: 'Tinggalkan Mentalitas Pecundang!' Pesan Timothy Ronald

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Harga BBM Subsidi Tetap. Pemerintah Tahan Pertalite dan Solar Meski Gejolak Energi Global Berlanjut

16 QR Code dalam 1 Truk! Modus Helikopter Pencurian BBM Subsidi Jepara Bikin Geram

Gaspol Produksi! Sumur Rakyat Kendal Targetkan 25 Ribu Liter per Hari

Buru Penjarah Alam! ESDM Kejar 7 Tambang Ilegal Rp857 Miliar

B50 Harga Mati! Pakar ITB: Ini Benteng RI Lawan Krisis Energi Global

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Ekonomi

Devisa Bocor ke Luar Negeri? RI Surplus Ekspor Tapi Cadangan Devisa Mandek

7 days ago
Ekonomi

“Sikat Penjarah SDA!” Bahlil Tertibkan Tambang Ilegal Rugikan Negara Ratusan Miliar

7 days ago
Ekonomi

Rp7,5 Miliar Raib! Mafia Solar Jatim Menggila, Aturan Batas Wajar BBM Kini Jadi Harga Mati

1 week ago
EkonomiTerkini

Teka-teki Surplus Ekspor RI: Cetak Rekor US$223,9 Miliar, Mengapa Cadangan Devisa Hanya Naik US$15,7 Miliar?

1 week ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index