By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Reading: Soal Belaja, Gen Z Pilih Influencer, Milenial Tetap Setia pada Brand
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Soal Belaja, Gen Z Pilih Influencer, Milenial Tetap Setia pada Brand

Ekonomi

Soal Belaja, Gen Z Pilih Influencer, Milenial Tetap Setia pada Brand

Jack
By
Jack
12 months ago
Share
3 Min Read
SHARE

INVERSI.ID – Promosi dari mulut ke mulut dulu menjadi kekuatan utama dalam mendongkrak bisnis kecil. Namun, di era digital saat ini, pola konsumsi berubah drastis, terutama di kalangan generasi muda. Survei terbaru dari GoDaddy mengungkapkan bahwa konsumen Gen Z kini lebih mudah dipengaruhi oleh konten influencer ketimbang rekomendasi teman dekat.

Contents
Milenial Masih Percaya Brand LangsungMedia Sosial Masih Jadi Wadah Temukan Produk Baru

Melansir laporan dari AZ, survei terhadap 1.000 konsumen di Amerika Serikat pada September 2025 menunjukkan bahwa Gen Z dan Milenial memiliki pendekatan yang berbeda dalam memutuskan pembelian produk.

Sebanyak 41 persen responden Gen Z menyatakan lebih percaya pada produk atau layanan yang dipromosikan oleh influencer dibandingkan iklan langsung dari bisnis. Menariknya, 57 persen dari mereka terpengaruh oleh konten influencer, disusul oleh postingan dari akun bisnis yang mereka ikuti (54 persen) dan iklan di feed media sosial (49 persen). Rekomendasi teman justru berada di posisi terakhir dengan hanya 40 persen pengaruh.

Milenial Masih Percaya Brand Langsung

Di sisi lain, generasi Milenial menunjukkan kecenderungan yang berbeda. Mereka lebih dipengaruhi oleh brand yang mereka pilih untuk diikuti, dengan 57 persen menyatakan postingan bisnis menjadi pengaruh terbesar. Disusul oleh iklan di media sosial (51 persen), lalu postingan teman (48 persen). Konten influencer hanya memengaruhi 44 persen dari generasi ini.

Alycia Leno, Direktur Pemasaran GoDaddy, mengatakan bahwa perbedaan perilaku ini menjadi informasi penting bagi pelaku bisnis kecil.
“Mengetahui bahwa Gen Z lebih percaya pada iklan media sosial daripada rekomendasi teman bisa menjadi game changer bagi strategi pemasaran,” ujarnya.

Media Sosial Masih Jadi Wadah Temukan Produk Baru

Meskipun cara mereka menyerap informasi berbeda, baik Gen Z maupun Milenial sama-sama memanfaatkan media sosial sebagai sumber utama untuk menemukan produk baru. Sebanyak 55 persen Gen Z dan 47 persen Milenial secara rutin mencari produk di media sosial.

Bahkan, 53 persen Gen Z dan 57 persen Milenial mengatakan mereka mendapatkan iklan yang mendorong mereka untuk melakukan pembelian setidaknya seminggu sekali. Sekitar 28 persen Gen Z dan 32 persen Milenial juga menyatakan bahwa iklan media sosial membantu mereka mengenal produk atau bisnis baru.

Temuan ini menjadi alarm bagi para pelaku UMKM untuk lebih memahami segmentasi pasar yang mereka tuju. Tanpa pemahaman mendalam tentang perilaku konsumen, strategi pemasaran yang diterapkan berisiko tidak efektif dan membuang biaya.

“Dengan memahami preferensi belanja tiap generasi di media sosial, pelaku usaha dapat menargetkan audiens secara lebih tepat dan memperoleh hasil yang maksimal,” pungkas Alycia.***

Baca Juga :

Penjelasan Lengkap SPMB Jalur Domisili SMA dan SMP Jakarta 2025
Raffi Ahmad Peringatkan Anak Muda, Hindari Pinjaman Online yang Bisa Merusak Keuangan

You Might Also Like

INDEF Desak Aturan Ketat BBM Subsidi, Hak Wong Cilik Jangan Dicuri Mafia
Dulu Numpang, Kini Mandiri! BPBL Hadirkan Terang dan Harapan Baru untuk Warga Madiun
Warga Muba Bersyukur, Hasil Sumur Rakyat Kini Legal Pasok Pertamina
Adilkah Lembur Diganti Libur? Kisruh Indomaret Picu Pro-Kontra Nasional
Target 100 GW! PLTS Raksasa di Jawa Disiapkan, Ketergantungan Energi Fosil Mulai Diputus
TAGGED:Belanjagen zmilenial
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Ilmu Komputer Masuk Daftar Jurusan dengan Pengangguran Tertinggi
Next Article Gen Z Lebih Tertarik Jadi Konten Kreator daripada ASN? Ini Alasannya!
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Harga BBM Subsidi Tetap. Pemerintah Tahan Pertalite dan Solar Meski Gejolak Energi Global Berlanjut

16 QR Code dalam 1 Truk! Modus Helikopter Pencurian BBM Subsidi Jepara Bikin Geram

Gaspol Produksi! Sumur Rakyat Kendal Targetkan 25 Ribu Liter per Hari

Buru Penjarah Alam! ESDM Kejar 7 Tambang Ilegal Rp857 Miliar

B50 Harga Mati! Pakar ITB: Ini Benteng RI Lawan Krisis Energi Global

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Ekonomi

Devisa Bocor ke Luar Negeri? RI Surplus Ekspor Tapi Cadangan Devisa Mandek

7 days ago
Ekonomi

“Sikat Penjarah SDA!” Bahlil Tertibkan Tambang Ilegal Rugikan Negara Ratusan Miliar

7 days ago
Ekonomi

Rp7,5 Miliar Raib! Mafia Solar Jatim Menggila, Aturan Batas Wajar BBM Kini Jadi Harga Mati

1 week ago
EkonomiTerkini

Teka-teki Surplus Ekspor RI: Cetak Rekor US$223,9 Miliar, Mengapa Cadangan Devisa Hanya Naik US$15,7 Miliar?

1 week ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index