By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Reading: Pos Indonesia Percepat Penyaluran BLT Kesra di Wilayah Terdampak Bencana Sumatera
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Pos Indonesia Percepat Penyaluran BLT Kesra di Wilayah Terdampak Bencana Sumatera

Ekonomi

Pos Indonesia Percepat Penyaluran BLT Kesra di Wilayah Terdampak Bencana Sumatera

Iqbal Prakoso
By
Iqbal Prakoso
6 months ago
Share
4 Min Read
Pelaksana tugas (Plt) Direktur Utama Pos Indonesia (Persero) Haris memberi keterangan pers usai mengawasi penyaluran BLT di Kantor Pos Premier Rawamangun, Jakarta, Kamis (4/12/2025). (Foto : ANTARA Foto/Aria Ananda)
Pelaksana tugas (Plt) Direktur Utama Pos Indonesia (Persero) Haris memberi keterangan pers usai mengawasi penyaluran BLT di Kantor Pos Premier Rawamangun, Jakarta, Kamis (4/12/2025). (Foto : ANTARA Foto/Aria Ananda)
SHARE

Jakarta – PT Pos Indonesia (Persero) memastikan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat atau BLT Kesra 2025 tetap berlangsung di wilayah-wilayah terdampak bencana di Sumatera, meskipun sejumlah kantor pos sempat tidak dapat beroperasi penuh akibat dampak banjir dan longsor. Perusahaan menyiapkan berbagai skenario layanan untuk memastikan bantuan tetap sampai kepada keluarga penerima manfaat sesuai jadwal yang ditetapkan pemerintah.

Pelaksana tugas Direktur Utama PT Pos Indonesia Haris menjelaskan bahwa beberapa kantor pos di daerah banjir mengalami gangguan operasional, termasuk di Langsa dan Sibolga. Namun, proses pemulihan layanan berjalan cepat sehingga penyaluran BLT kembali dapat dilakukan secara bertahap.

“Memang beberapa kantor kami juga terdampak. Terakhir posisi hari Senin itu Langsa dan Sibolga belum bisa aktif penuh, tetapi sekarang sudah mulai beroperasi dan kami sudah mulai membayarkan,” ujar Haris saat meninjau penyaluran BLT di Kantor Pos Premier Rawamangun, Jakarta.

Untuk memastikan bantuan tetap tersalurkan, PT Pos menerapkan tiga pola mekanisme pembayaran. Pertama, pembayaran langsung di kantor pos. Kedua, pembayaran di komunitas seperti kantor desa, kelurahan, atau sekolah untuk memudahkan jangkauan bagi warga. Ketiga, pengantaran langsung ke tempat tinggal penerima khusus untuk lansia, penyandang disabilitas, dan warga yang dalam kondisi sakit. Pola ini dirancang agar distribusi dapat berjalan adaptif meski infrastruktur di beberapa wilayah masih terdampak bencana.

Penyaluran BLT Kesra 2025 ditargetkan menjangkau 35 juta keluarga penerima manfaat, dengan sekitar 18 juta di antaranya disalurkan melalui PT Pos. Dari total data yang dialokasikan kepada PT Pos, tercatat sekitar 12 juta telah masuk dalam sistem, dan lebih dari 10 juta telah dibayarkan. Capaian ini setara dengan 85,74 persen dari alokasi yang diterima perusahaan, menunjukkan proses penyaluran berlangsung efektif meskipun menghadapi hambatan lapangan.

Haris memaparkan kondisi penyaluran di wilayah Sumatera yang terdampak bencana. Untuk Sibolga, terdapat alokasi 5.537 keluarga penerima manfaat, dan sekitar 1.200 telah menerima bantuan sebelum bencana melanda. Angka ini setara dengan 20 persen dari total alokasi. Sementara di Langsa, dari alokasi sekitar 42.000 penerima, sebanyak 10.595 telah menerima BLT Kesra atau 24,59 persen per 1 Desember 2025. Ia menegaskan bahwa seluruh pembayaran hanya diberikan kepada penerima sah berdasarkan data resmi Kementerian Sosial yang telah divalidasi pemerintah daerah.

Proses verifikasi dilakukan dengan ketat menggunakan surat pemberitahuan berkode QR yang harus dibawa penerima manfaat. Haris menekankan pentingnya prosedur tersebut untuk menjaga ketepatan sasaran sekaligus mempertahankan akuntabilitas penyaluran.

“Kami harus memastikan bantuan sampai kepada KPM yang memang tercantum dalam data dan tetap bisa dipertanggungjawabkan, sambil terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk mencari skema terbaik bagi kawasan bencana,” jelasnya.

Terkait usulan penyaluran langsung di lokasi pengungsian, Haris menyampaikan bahwa opsi tersebut masih dikaji bersama pemerintah daerah. Menurutnya, penyaluran di titik pengungsian memerlukan mekanisme yang lebih hati-hati agar tidak menimbulkan potensi kerumunan, ketidaktertiban, atau gesekan sosial, terutama ketika banyak warga terdampak namun tidak seluruhnya tercatat sebagai penerima BLT.

Baca Juga :

Seni Memikat Audiens di Era Digital
Raditya Dika Jadi Juri Jenia Short Movie Competition 2025, Dukung Kreativitas Anak Muda

PT Pos menargetkan seluruh penyaluran untuk data yang telah diterima dapat selesai maksimal pada 11 Desember 2025, dengan catatan proses verifikasi dan konfirmasi data di tingkat lokal berjalan lancar. Perusahaan memastikan tetap siaga melakukan penyesuaian teknis di lapangan agar bantuan yang diamanatkan pemerintah dapat diterima masyarakat tepat waktu.

Dengan langkah-langkah tersebut, PT Pos Indonesia berupaya menjaga kelancaran penyaluran bantuan sosial di tengah kondisi bencana, sekaligus memastikan bahwa hak masyarakat yang terdampak tetap terpenuhi secara akuntabel dan terstruktur.

Baca Juga : https://inversi.id/penyaluran-blt-kesra-capai-262-juta-penerima-pemerintah-pastikan-rampung-pada-desember/

You Might Also Like

INDEF Desak Aturan Ketat BBM Subsidi, Hak Wong Cilik Jangan Dicuri Mafia
Dulu Numpang, Kini Mandiri! BPBL Hadirkan Terang dan Harapan Baru untuk Warga Madiun
Warga Muba Bersyukur, Hasil Sumur Rakyat Kini Legal Pasok Pertamina
Adilkah Lembur Diganti Libur? Kisruh Indomaret Picu Pro-Kontra Nasional
Target 100 GW! PLTS Raksasa di Jawa Disiapkan, Ketergantungan Energi Fosil Mulai Diputus
TAGGED:bencanaBLTPos IndonesiaSumatera
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (4/12/2025). (Foto : ANTARA/Cahya Sari) Menjelang Libur Akhir Tahun, Pemerintah Pastikan Stok BBM Nasional Tetap Terkendali
Next Article Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi alias Titiek Soeharto. Kamis (4/12/2025). (Foto : Screenshot DPR RI) Komisi IV DPR Bentuk Panja Alih Fungsi Lahan sebagai Respons atas Kerusakan Lingkungan Pemicu Bencana di Sumatera
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Harga BBM Subsidi Tetap. Pemerintah Tahan Pertalite dan Solar Meski Gejolak Energi Global Berlanjut

16 QR Code dalam 1 Truk! Modus Helikopter Pencurian BBM Subsidi Jepara Bikin Geram

Gaspol Produksi! Sumur Rakyat Kendal Targetkan 25 Ribu Liter per Hari

Buru Penjarah Alam! ESDM Kejar 7 Tambang Ilegal Rp857 Miliar

B50 Harga Mati! Pakar ITB: Ini Benteng RI Lawan Krisis Energi Global

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Ekonomi

Devisa Bocor ke Luar Negeri? RI Surplus Ekspor Tapi Cadangan Devisa Mandek

7 days ago
Ekonomi

“Sikat Penjarah SDA!” Bahlil Tertibkan Tambang Ilegal Rugikan Negara Ratusan Miliar

7 days ago
Ekonomi

Rp7,5 Miliar Raib! Mafia Solar Jatim Menggila, Aturan Batas Wajar BBM Kini Jadi Harga Mati

1 week ago
EkonomiTerkini

Teka-teki Surplus Ekspor RI: Cetak Rekor US$223,9 Miliar, Mengapa Cadangan Devisa Hanya Naik US$15,7 Miliar?

1 week ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index