By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Anak Muda Wajib Tahu, Nyeri Dada Bisa Jadi Alarm Serangan Jantung
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Anak Muda Wajib Tahu, Nyeri Dada Bisa Jadi Alarm Serangan Jantung

Kesehatan

Anak Muda Wajib Tahu, Nyeri Dada Bisa Jadi Alarm Serangan Jantung

Jack
By
Jack
10 months ago
Share
5 Min Read
SHARE

INVERSI.ID – Nyeri dada pada usia muda sering dianggap sepele oleh banyak orang. Banyak anak muda mengira bahwa nyeri dada hanya disebabkan oleh masalah otot atau sendi. Padahal, nyeri dada pada usia muda bisa menjadi gejala awal gangguan jantung, bahkan ketika seseorang masih berusia 20–30 tahun. Jika diabaikan, kondisi ini dapat berakibat fatal dan mengancam jiwa. Selain karena masalah musculoskeletal (otot dan tulang dada), nyeri dada juga dapat dipicu oleh gangguan pencernaan, masalah paru-paru, kelainan irama jantung, hingga penyakit jantung bawaan.

Contents
Deteksi Dini Melalui Chest Pain UnitLayanan Jantung Terpadu dan Teknologi Modern

Fakta bahwa nyeri dada pada usia muda bisa menandakan gangguan serius membuat masyarakat harus lebih waspada. Risiko akan semakin tinggi jika seseorang memiliki kebiasaan merokok, menderita obesitas, mengalami kolesterol atau tekanan darah tinggi, serta memiliki riwayat penyakit jantung dalam keluarga. Faktor-faktor tersebut bisa mempercepat kerusakan pembuluh darah, meski usia masih tergolong muda.

Lebih lanjut, nyeri dada pada usia muda sering kali menjadi alasan pasien datang ke rumah sakit. Menurut Dr dr Pudjo Rahasto, SpJP (K), FIHA, FSCAI, Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Konsultan Jantung Intervensi Mayapada Hospital Tangerang, keluhan nyeri dada di usia muda bukanlah hal yang bisa dianggap enteng.

“Tak jarang pasien muda datang dengan keluhan nyeri dada, jantung berdebar, atau sesak napas. Hasil evaluasi sering menunjukkan ada kelainan irama jantung atau gangguan pembuluh darah yang cukup serius,” ujarnya dalam keterangan pers, Senin (29/9/2025).


Deteksi Dini Melalui Chest Pain Unit

Untuk mencegah risiko lebih lanjut, setiap orang yang mengalami nyeri dada dianjurkan segera memeriksakan diri. Mayapada Hospital menyediakan layanan Chest Pain Unit yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat untuk melakukan evaluasi cepat. Unit ini melakukan pemeriksaan menyeluruh, mulai dari pengecekan tanda vital, rekam jantung (EKG), hingga konsultasi dengan dokter.

Menariknya, layanan ini diberikan secara gratis jika hasil evaluasi awal tidak menunjukkan adanya gangguan jantung. Namun, jika terindikasi ada masalah serius, pasien akan langsung mendapatkan rujukan cepat ke dokter spesialis atau subspesialis untuk penanganan lebih lanjut sesuai standar medis.

Chest Pain Unit merupakan bagian dari Cardiovascular Center Mayapada Hospital, yang sudah terintegrasi dengan layanan Cardiac Emergency 24 jam. Jika hasil pemeriksaan mengarah pada serangan jantung, tim medis siap melakukan tindakan darurat berupa Primary PCI (pemasangan ring) dengan standar door-to-balloon time di bawah 90 menit. Protokol ini merupakan standar emas internasional dalam penanganan serangan jantung, yang bertujuan menyelamatkan nyawa pasien dengan mempercepat pemulihan aliran darah ke jantung.


Layanan Jantung Terpadu dan Teknologi Modern

Selain layanan darurat, Cardiovascular Center Mayapada Hospital juga menangani pasien jantung secara komprehensif. Layanan yang tersedia mencakup pencegahan, deteksi dini, diagnosis, intervensi, hingga tindakan bedah dan rehabilitasi. Semua proses ini didukung oleh tim dokter multidisiplin berpengalaman serta teknologi medis mutakhir yang mengikuti standar internasional.

Untuk memudahkan akses masyarakat, Mayapada Hospital juga menghadirkan aplikasi MyCare. Aplikasi ini memungkinkan pasien membuat janji konsultasi langsung melalui smartphone. Selain itu, MyCare menyediakan artikel kesehatan seputar jantung, tips gaya hidup sehat, hingga fitur pemantauan kesehatan personal. Aplikasi ini juga dapat terhubung dengan Health Access dan Google Fit, sehingga pengguna bisa memantau langkah harian, kalori terbakar, detak jantung, hingga indeks massa tubuh (BMI).

Baca Juga :

Tarif Impor EV China ke AS Melonjak hinga 100 Persen, Ini Daftar Harga Komponen Lainnya
Penurunan Stunting 5,8 Persen, Jawa Barat Jadi Contoh Nasional

Dengan adanya layanan terpadu seperti ini, masyarakat diharapkan tidak lagi menunda pemeriksaan ketika mengalami nyeri dada, terutama di usia muda. Deteksi dini menjadi langkah penting untuk mencegah komplikasi lebih serius, sekaligus melindungi kualitas hidup di masa depan.

Nyeri dada pada usia muda bukan sekadar keluhan biasa, melainkan bisa menjadi gejala awal dari penyakit jantung. Risiko semakin tinggi jika ada faktor gaya hidup tidak sehat dan riwayat keluarga. Oleh karena itu, masyarakat dianjurkan lebih peduli terhadap gejala ini dengan melakukan pemeriksaan di fasilitas kesehatan, salah satunya melalui layanan Chest Pain Unit di Mayapada Hospital. Dengan deteksi dini dan penanganan cepat, risiko komplikasi berbahaya dapat ditekan, dan peluang hidup sehat lebih lama akan semakin besar.

You Might Also Like

Waspada Stroke Iskemik! Intervensi Vaskular Jadi Solusi Minim Sayatan untuk Kurangi Risiko
Seminggu Belum Padam! Ancaman Bahaya Kebakaran TPA Jatiwaringin Kian Meluas
Daftar 12 Obat Herbal Ilegal Temuan BPOM, Mengandung Bahan Kimia yang Berbahaya bagi Kesehatan
Sakit Kepala Terus-Menerus Bisa Jadi Tanda Tumor Otak, Dokter Ungkap Gejala yang Perlu Diwaspadai
Pengunjung Jakarta Fair 2026 Bisa Cek Kesehatan Gratis di Booth Kimia Farma Apotek
TAGGED:Anak MudaSerangan Jantung
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Fenomena Hipdut di Indonesia, Musik Jalanan yang Mendunia
Next Article MotoGP Indonesia 2025 di Mandalika: Aksi Balap Dunia Kembali Mengguncang Tanah Air
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo

Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Kesehatan

Psikolog Ungkap Penyebab Pelaku Taufik Hidayat Nekat Menyekap dan Menyiksa Korban

3 weeks ago
Kesehatan

Dokter Ungkap Gejala Stroke yang Sering Tak Disadari, Salah Satunya Vertigo Mendadak

3 weeks ago
Kesehatan

Dokter Ungkap Waktu Terbaik dan Manfaat Olahraga bagi Ibu Hamil

4 weeks ago
Kesehatan

IDAI: Polusi Udara Sebabkan 7 Juta Kematian Dini, Anak Jadi Kelompok Paling Rentan

1 month ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index