By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: ‎Anggota DPRD Sumut Desak Pemerintah Segera Tetapkan Status Bencana Nasional di Sumatra
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » ‎Anggota DPRD Sumut Desak Pemerintah Segera Tetapkan Status Bencana Nasional di Sumatra

Politik

‎Anggota DPRD Sumut Desak Pemerintah Segera Tetapkan Status Bencana Nasional di Sumatra

Alexander
By
Alexander
7 months ago
Share
3 Min Read
Anggota DPRD Sumatra Utara (Sumut) dari Fraksi NasDem Berkat Kurniawan Laoli. (Foto: Instagram/@berkat_k_laoli)
Anggota DPRD Sumatra Utara (Sumut) dari Fraksi NasDem Berkat Kurniawan Laoli. (Foto: Instagram/@berkat_k_laoli)
SHARE

MEDAN, INVERSI – Anggota DPRD Sumatra Utara (Sumut) Berkat Kurniawan Laoli menyatakan saat ini kondisi di Nias dalam keadaan darurat pascabencana banjir dan longsor yang menerjang wilayah Sumut pada 25 November 2025 kemarin.
‎
‎Maka itu, ia mendesak pemerintah pusat untuk sesegera mungkin menetapkan status bencana nasional atas musibah besar yang terjadi di Sumatra.
‎
‎Politisi dari Partai Nasional Demokrat (NasDem) itu pun tidak segan mendorong Nias untuk pisah dari wilayah Provinsi Sumut.
‎
‎“Kondisi di Nias sudah darurat. Jika pemerintah pusat terus lamban dan status bencana nasional tidak segera ditetapkan, maka kami akan mendorong Nias untuk pisah dari Provinsi Sumut, bahkan dari Indonesia,” kata Laoli kepada wartawan dikutip Minggu (14/12/2025).
‎
‎Menurut Laoli, kondisi pascabencana di Nias sudah berada pada titik kritis dan dipandangnya tidak lagi mampu ditangani oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu).
‎
‎”Baik dari sisi anggaran maupun kapasitas penanganan,” tuturnya.
‎
‎Sebelumnya memang sempat beredar pernyataan Laoli di media sosial (medsos), ihwal ancaman politik sebagai bentuk tekanan agar pemerintah pusat segera bertindak.
‎
‎Lebih lanjut Laoli menjelaskan, bencana banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi pada akhir November 2025 telah berdampak luas di 18 kabupaten/kota di Sumut.
‎
‎”Termasuk seluruh wilayah Pulau Nias. Kerusakan meliputi infrastruktur jalan, jembatan, fasilitas pendidikan, fasilitas kesehatan, serta permukiman warga,” ujarnya.
‎
‎Meskipun demikian, sampai pertengahan Desember 2025 ini penanganan masih didominasi oleh penyaluran bantuan darurat, bukan rekonstruksi menyeluruh.
‎
‎Menurut Laoli, seharusnya sekarang sudah masuk tahap rekonstruksi.
‎
‎”Tapi yang terjadi, masyarakat masih bergantung pada bantuan. Ini menandakan negara belum hadir secara maksimal,” tutur Laoli.
‎
‎Ia berpendapat, keterbatasan anggaran Pemprovsu menjadi kendala utama. Sebab, dana yang tersedia dinilainya tidak sebanding dengan skala kerusakan dan luas wilayah terdampak.
‎
‎Laoli pun menyoroti buruknya sistem distribusi logistik ke Pulau Nias. Saat ini, ujar dia, pengiriman logistik harus melalui jalur Medan–Padang terlebih dahulu, baru dilanjutkan ke Nias melalui jalur laut.
‎
‎Ia mengatakan, pengiriman barang ke Nias hanya bisa dilakukan sekitar satu kali dalam seminggu.
‎
‎”Akibatnya, pasokan terbatas dan harga kebutuhan pokok melonjak drastis,” katanya.
‎
‎Menurut Laoli, kondisi itu menjadi bukti bahwa penanganan bencana berskala besar seperti ini tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah daerah, melainkan harus diambil alih oleh pemerintah pusat melalui penetapan status bencana nasional.
‎
‎Laoli secara tegas menyatakan, ancaman pemisahan wilayah bukanlah tujuan utama, melainkan peringatan keras agar pemerintah pusat segera bertindak cepat, terkoordinasi, dan menyeluruh.
‎
‎“Jika negara terus abai, maka jangan salahkan masyarakat Nias jika mengambil sikap politik yang lebih keras,” kata Laoli.

Baca Juga : https://inversi.id/bnpb-korban-meninggal-akibat-bencana-sumatra-tembus-1-006-jiwa-217-masih-dalam-pencarian/

You Might Also Like

Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!
Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP
Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”
Pat Gulipat Hasil Korupsi? Polri Geledah 12 Lokasi dari Kafe, Money Changer hingga Rumah Mewah
Korupsi Masuk Jantung Penegak Hukum, Polri Bongkar 3 Mega Kasus
TAGGED:Bencana NasionalDPRD SumutSumatera
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Ajang Lomba Lari Semarang 10K. (Foto : Istimewa) Agustina Wilujeng Sebut Ajang Semarang 10K Berdampak Positif Bagi Ekonomi
Next Article Gerbang Tol Salatiga, Semarang. (Foto: Tangkapan Layar) PT Trans Marga Jateng Siap Hadapi Mobilitas Nataru 2025/26 di Tol Semarang-Solo
1 Comment
  • Pingback: Wagub Surya Terima Bantuan Rp550 Juta dari Pemprov Jambi untuk Penanganan Bencana di Sumut - inversiid

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

Lolos dari Selat Hormuz! Pertamina Jaga Pasokan 2 Juta Barel Minyak Bagi Ketahanan Energi RI

Janji Tinggal Janji? Kepercayaan Warga Karo Tergerus di Tengah Sengketa RSUD Kabanjahe

Ekonom Sebut Gebrakan B50 Akan Perkuat Rupiah, Selamatkan APBN dan Stop Impor Solar

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

PolitikTerkini

Moncer di Ruang Digital! Riset SSI Sebut Bahlil Jadi Penopang Terkuat Citra Positif Prabowo

1 week ago
HukumTerkini

RUU Pidana LGBT Bisa Langsung Jadi UU? Ini Jalan Panjang yang Harus Ditempuh di DPR

2 weeks ago
HukumTerkini

Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Chromebook

2 weeks ago
Politik

Putusan MK: Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota Tetap Dilakukan Secara Langsung

2 weeks ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index