By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Bahlil-Sherly Kompak! Hilirisasi Nikel Siap Ledakkan Ekonomi Malut
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Bahlil-Sherly Kompak! Hilirisasi Nikel Siap Ledakkan Ekonomi Malut

EkonomiTerkini

Bahlil-Sherly Kompak! Hilirisasi Nikel Siap Ledakkan Ekonomi Malut

Dede isharuddin
By
Dede isharuddin
3 months ago
Share
4 Min Read
Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia (kedua kanan), Sekjen DPP Partai Golkar Muhammad Sarmuji (kiri), Ketua DPD Golkar Maluku Utara Alien Mus (kanan), dan Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda (kedua kiri) saat pembukaan Musyawarah Daerah ke-VI Partai Golkar Provinsi Maluku Utara di Hotel Bela Ternate, Maluku Utara, Minggu (12/4/2026). (Foto, Antara/Andri Saputra).
SHARE

SOFIFI, MALUKU UTARA – Momentum Musyawarah Daerah (Musda) ke-VI Partai Golkar Maluku Utara menjadi panggung penting yang menunjukkan keselarasan visi antara pemerintah pusat dan daerah dalam membangun masa depan industri nasional berbasis hilirisasi.

Di hadapan Menteri ESDM sekaligus Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda menegaskan komitmen daerah untuk mendorong percepatan hilirisasi, khususnya pada komoditas strategis nikel.

Keselarasan antara kebijakan pusat dan visi daerah menjadi kunci dalam membangun ekosistem industri hilirisasi yang utuh, mulai dari hulu hingga hilir.

Sherly menekankan bahwa Maluku Utara tidak ingin hanya menjadi pemasok bahan mentah, tetapi juga menjadi bagian dari rantai industri bernilai tambah tinggi.

“Maluku Utara harus ikut dalam rantai downstreaming, tidak hanya menyuplai bahan mentah, tetapi juga menjadi daerah yang memproduksi,” ujarnya dalam sambutan di Musda Golkar, Minggu (12/4/2026).

Langkah ini sejalan dengan agenda besar pemerintah pusat yang mendorong hilirisasi sumber daya alam untuk menciptakan industri masa depan, termasuk pengembangan baterai kendaraan listrik.

Dari Nikel ke Industri Baterai Global

Maluku Utara selama ini dikenal sebagai salah satu produsen nikel terbesar di Indonesia. Dengan dorongan hilirisasi, komoditas ini tidak lagi berhenti sebagai bahan mentah, tetapi diolah menjadi produk turunan seperti stainless steel hingga bahan baku baterai.

Sherly bahkan mengungkapkan peluang ekspor produk hilir nikel ke pasar global, termasuk India, sebagai bukti bahwa hilirisasi membuka akses ekonomi baru bagi daerah.

Baca Juga :

Climate Hack: Ketika Anak Muda Asia Bersatu Hadapi Krisis Iklim dengan Teknologi
Hacker Incar Cloud dan Manfaatkan AI, Bikin Serangan Siber Semakin Canggih

Sinergi ini memperkuat arah kebijakan nasional yang menempatkan Indonesia sebagai pemain penting dalam rantai pasok industri baterai dunia.

Selain meningkatkan nilai tambah, hilirisasi juga diharapkan mampu menjawab tantangan ketenagakerjaan di Maluku Utara.

Sherly menyoroti bahwa jumlah penduduk usia produktif yang besar harus diimbangi dengan ketersediaan lapangan kerja. “Kondisi ini harus menjadi perhatian bersama, baik pemerintah, dunia usaha, maupun pemangku kepentingan lainnya,” katanya.

Dengan masuknya industri hilir, terutama di sektor pengolahan nikel dan baterai, potensi penyerapan tenaga kerja lokal diperkirakan akan meningkat signifikan.

Terkait hal itu, Menteri Bahlil menekankan pentingnya peran putra daerah, sebagai aktor utama dalam pengelolaan sumber daya alam (SDA) di daerah mereka sendiri.

Akan tetapi ia menyayangkan fakta yang selama ini sektor pertambangan masih didominasi oleh pelaku usaha dari luar daerah.

“Saya merasa prihatin karena mayoritas pelaku usaha di sektor tambang masih berasal dari luar. Ke depan, kita ingin pengusaha lokal bisa menjadi tuan rumah di daerahnya sendiri, “tegas Bahlil.

Dalam kesempatan tersebut, Sherly juga mengingatkan pentingnya keberlanjutan Dana Bagi Hasil (DBH) untuk mendukung pembangunan daerah. “DBH jangan sampai dipangkas, karena itu sangat dibutuhkan untuk pembangunan daerah,” ujarnya.

Namun di tengah dinamika tersebut, arah besar pembangunan tetap mengerucut pada satu tujuan utama, mendorong hilirisasi sebagai fondasi ekonomi masa depan.

Pertemuan antara Bahlil Lahadalia dan Sherly Tjoanda di Musda Golkar Malut mencerminkan sinergi kuat antara pusat dan daerah dalam mewujudkan transformasi ekonomi berbasis sumber daya alam.

Dengan hilirisasi sebagai poros utama, Maluku Utara tidak hanya diposisikan sebagai daerah penghasil, tetapi juga sebagai pusat pertumbuhan industri baru yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kolaborasi ini menjadi sinyal kuat bahwa masa depan Indonesia tidak lagi bergantung pada ekspor bahan mentah, melainkan pada kemampuan mengolah, mencipta, dan memberi nilai tambah di dalam negeri.

You Might Also Like

Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo
Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!
Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat
Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya
Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia
TAGGED:Bahlil LahadaliaGubernur Sherly TjoandaHilirisasi NikelMaluku Utara
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Jaga Stabilitas Pasokan Energi Domestik, Menteri Bahlil Kawal Diplomasi Energi dengan Rusia
Next Article Chat Cabul Guncang Kampus Elite: Krisis Etika Mahasiswa UI Disorot
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

Pat Gulipat Hasil Korupsi? Polri Geledah 12 Lokasi dari Kafe, Money Changer hingga Rumah Mewah

Lolos dari Selat Hormuz! Pertamina Jaga Pasokan 2 Juta Barel Minyak Bagi Ketahanan Energi RI

Korupsi Masuk Jantung Penegak Hukum, Polri Bongkar 3 Mega Kasus

Janji Tinggal Janji? Kepercayaan Warga Karo Tergerus di Tengah Sengketa RSUD Kabanjahe

Ekonom Sebut Gebrakan B50 Akan Perkuat Rupiah, Selamatkan APBN dan Stop Impor Solar

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Argentina Terlalu Tangguh untuk Swiss, Jadi Penyelamat Amerika Latin di Piala Dunia 2026

1 day ago
Pildun 2026Terkini

Inggris Tunjukkan Mental Juara, Singkirkan Norwegia dan Melaju ke Semifinal

1 day ago
Internasional

Konflik AS-Iran Memanas, PBB Ingatkan Ancaman bagi Stabilitas Dunia

3 days ago
Internasional

Cuaca Ekstrem Melanda Korea Selatan, Pemerintah Tetapkan Siaga Gelombang Panas Level Peringatan

3 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index