By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Bahlil Tegaskan Komitmen Cabut Izin Tambang Bermasalah saat Tinjau Korban Banjir Sumatera
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Bahlil Tegaskan Komitmen Cabut Izin Tambang Bermasalah saat Tinjau Korban Banjir Sumatera

Politik

Bahlil Tegaskan Komitmen Cabut Izin Tambang Bermasalah saat Tinjau Korban Banjir Sumatera

Iqbal Prakoso
By
Iqbal Prakoso
7 months ago
Share
4 Min Read
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia saat mengunjungi korban yang terdampak banjir di Sumatera. (Foto : Dokumentasi Kementerian ESDM)
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia saat mengunjungi korban yang terdampak banjir di Sumatera. (Foto : Dokumentasi Kementerian ESDM)
SHARE

Inversi.id – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia menegaskan sikap tegas pemerintah terhadap perusahaan tambang yang tidak mematuhi ketentuan operasional dan merusak lingkungan. Komitmen tersebut disampaikan langsung saat ia meninjau lokasi terdampak banjir dan tanah longsor di Kecamatan Pelembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, pada Rabu 3 Desember 2025.

Dalam kunjungan tersebut, Bahlil menyampaikan bahwa seluruh aktivitas pertambangan, baik legal maupun ilegal, akan dievaluasi secara menyeluruh. Ia membawa jajaran Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara untuk memastikan tindak lanjut atas temuan di lapangan.

“Ini saya bawa Dirjen Minerba, untuk memberikan tindakan bagi semua perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan, yang tidak menaati atau tidak menjalankan sesuai dengan aturan yang ada. Harus sesuai standar proses pertambangan yang sudah disyaratkan dalam aturan,” ujarnya.

Bahlil menegaskan bahwa penegakan hukum tidak akan pandang bulu. Setiap perusahaan yang terbukti melanggar akan dikenai sanksi tegas, termasuk pencabutan izin usaha. Komitmen tersebut juga mencakup tindakan terhadap pertambangan ilegal yang keberadaannya kerap dikaitkan dengan kerusakan lingkungan.

“Kalau seandainya kami mendapatkan dalam evaluasi mereka melanggar, tidak tertib, maka tidak segan-segan kita akan melakukan tindakan sesuai dengan aturan yang berlaku,” tegasnya.

Ia kembali menekankan komitmen itu dengan kalimat yang lebih kuat.

“Saya yakinkan sekali lagi, untuk di pertambangan kalau ada yang menjalankan tidak sesuai dengan aturan dan standar pertambangan, saya tidak segan-segan untuk mencabut.”

Kunjungan Bahlil ke Agam dilakukan pada saat masyarakat Sumatera sedang menghadapi situasi darurat akibat bencana hidrometeorologi yang berdampak luas di sejumlah provinsi. Curah hujan ekstrem memicu banjir besar dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, menyebabkan kerusakan besar pada infrastruktur serta korban jiwa yang tidak sedikit. Hingga Rabu 3 Desember 2025, lebih dari 700 orang dilaporkan meninggal dunia, sementara 551 lainnya masih dinyatakan hilang. Di samping itu, lebih dari 2.600 warga mengalami luka-luka.

Kerusakan material juga tercatat signifikan. Berdasarkan laporan sementara, sedikitnya 3.600 rumah mengalami kerusakan berat, 2.100 rumah rusak sedang, dan 3.700 rumah rusak ringan. Di Sumatera Barat sendiri, terdapat 225 korban meninggal dunia dan 161 orang yang masih belum ditemukan. Kondisi ini menunjukkan dampak bencana yang sangat luas dan memerlukan penanganan lintas sektor.

Baca Juga :

Fakta-fakta Mahasiswa ITB Meninggal Dunia saat Uji Coba Pesawat Tanpa Awak
Link Nonton Drama Korea My Sweet Mobster Sub Indo

Sejumlah pakar lingkungan menilai bahwa selain cuaca ekstrem, kerusakan lingkungan akibat aktivitas manusia turut memperparah situasi. Penebangan pohon secara masif, aktivitas tambang tanpa pengelolaan yang baik, dan berkurangnya daerah resapan air menyebabkan lahan menjadi lebih rentan terhadap banjir bandang serta longsor.

Dalam konteks itulah komitmen Bahlil untuk mengambil tindakan tegas terhadap perusahaan tambang menjadi sangat relevan.

Pemerintah menilai evaluasi terhadap izin usaha tambang menjadi langkah penting untuk memastikan keberlanjutan lingkungan dan keselamatan masyarakat di wilayah terdampak. Evaluasi tersebut mencakup kepatuhan terhadap standar operasional, pengelolaan limbah, hingga pengawasan terhadap dampak ekologis di sekitar area konsesi.

Langkah pencabutan izin diprioritaskan bagi perusahaan yang terbukti tidak memenuhi ketentuan dan memberikan dampak negatif yang signifikan.

Selain aspek penegakan hukum, kunjungan Menteri ESDM juga bertujuan memastikan percepatan pemulihan layanan dasar seperti listrik dan energi di wilayah terdampak. Pemerintah menilai pemulihan infrastruktur energi menjadi bagian penting dalam proses rehabilitasi pascabencana untuk mendukung aktivitas masyarakat yang sedang membangun kembali kehidupan mereka.

Kunjungan dan pernyataan Bahlil mencerminkan dorongan pemerintah untuk memperbaiki tata kelola sumber daya alam agar lebih berkelanjutan. Di tengah tantangan bencana yang melanda, penegakan hukum bidang pertambangan menjadi langkah strategis untuk mencegah kerusakan lebih lanjut dan memastikan keselamatan masyarakat di masa mendatang.

Dengan komitmen yang ditegaskan secara langsung di hadapan warga terdampak, pemerintah menyatakan kesiapannya untuk mengambil tindakan konkret demi pemulihan lingkungan dan keseimbangan ekosistem di Sumatera.

You Might Also Like

PLN Ambil Tanggung Jawab Pemadaman di Pulau Jawa! Gangguan Listrik Karena Masalah Internal
Kabar Gembira 1 Juli! B50 Lolos Uji Alat Berat, Impor Solar C48 Siap Diakhiri
PLN Masih Cari 20 Juta Ton Batu Bara, Bahlil Jamin Indonesia Tak Akan Mati Lampu
Perang Reda, BBM Tetap Aman! Jurus Bahlil Ini Tuai Pujian
Isyana Bagoes Oka Sebut Kunjungan Jokowi ke Daerah, Tak Terkait Safari Politik
TAGGED:Bahlil LahadaliaDari Rakyat Untuk EnergitambangTambang Ilegal
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia saat mengunjungi SPBU di Sumataera Utara. (Foto : Dokumentasi Kementerian ESDM) Bahlil Targetkan Pemulihan Listrik di Sumatera Utara hingga Aceh Tuntas pada Sabtu
Next Article Upacara Pengukuhan Tim Indonesia SEA Games 2025. © Foto Kemenpora RI 996 Pejuang Merah Putih Resmi Dilepas, Indonesia Siap Gemparkan SEA Games 2025
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

Bahlil Gelontorkan Rp10 Triliun! Ribuan Desa Siap Keluar dari Gelap

Program BPBL Bahlil Terangi 220 Ribu Rumah, Listrik Gratis Tembus Pelosok

Bahlil Bongkar Faktanya! 87% Batu Bara PLN Sudah Aman, Tak Perlu Panik

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

PendidikanTerkini

Putra Timur Dijegal? Bahlil Pertanyakan Keadilan di Kampus UI

1 week ago
Ekonomi

Bahlil Usulkan Anggaran Rp815 Miliar untuk Program Kompor Listrik pada RAPBN 2027

1 week ago
EkonomiTerkini

Pelaku Tambang Sumringah! Kebijakan Baru ESDM Dinilai Jaga Produksi Tetap Jalan

2 weeks ago
EkonomiTerkini

Prabowo Perintahkan Harga Subsidi Tetap, Bahlil Pasang Badan untuk Rakyat

2 weeks ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index